Perjodohan Rahasiaa

Perjodohan Rahasiaa
BAB ~ 24


__ADS_3

"Makasih" ujar Kila sambil menangis di bahu Alaska. Sungguh bagi kila ini adalah mimpi. Ia tak menyangka Justin dan sahabatnya berselingkuh di belakangnya.


Alaska tak menjawab apapun ia mulai menghidupi mobilnya dan berjalan meninggalkan mall.


Hening.....


Kila selesai menangisnya dan menatap jalan dengan tatapan kosong.


"Langsung pulang??" tanya Alaska ke Kila.


"Nggak mau" jawab Kila pelan. Kila benar - benar tidak mau ingin pulang saat ini ia ingin menenangkan pikirannya.


Alaska tidak menjawab apapun ia langsung membawa kila ke tempat ia biasanya dapat masalah.


Kila heran Alaska tidak menjawab apapun tetapi Alaska tidak berjalan pulang ataupun jalan ke taman - taman lainnya.


"Mau ke mana" tanya Kila.


"Ke tempat aku biasanya" jawab Alaska singkat.


"Hmm" kila hanya berdeham saja.


Tak lama dari itu mobil Alaska sampai di tepi sungai yang cantik.


Alaska dan gila pun turun dari mobil.


#sungai


"Wah cantik sekali" puji Kila melihat sungai yang cantik di bawah - bawah pohon.


"Tentu" jawab Alaska.


Alaska duduk di papan yang berada di samping pohon di tepi sungai cantik itu.


"Sini duduk" ajak Alaska ke Kila yang masih berdiri.

__ADS_1


Kila pun mengikuti langkah duduk Alaska.


"Kamu biasanya ke sini kalau lagi ada masalah" tanya kila ke Alaska yang menatap kecantikan sama itu.


Alaska hanya menganggukkan kepalanya.


"Cantik ya sungainya" puji Kila lagi.


"Iya kayak kamu" ujar Alaska sambil menggoda kila.


Blusss


Pipi kila merah merona.


"isss apaansih" ketus Kila malu ke Alaska.


"Jangan menemui pacarmu itu lagi dan hapus semua kontak yang ada di HP kamu yang bersangkutan dengan dia" ujar Alaska panjang lebar.


"Iya" jawab Kila masih sedih dan menunduk.


"Hmm, bantu aku" ujar kila menunduk.


"Tentu, aku akan buat kamu menjadi satu satu nya dan hanya aku Yang ada di pikiran kamu Aqila azka putri" batin Alaska.


Alaska tidak menjawab apapun Ia hanya diam.


hari pun sudah seperti ini malam.


Sungai itu semakin cantik karna lampu lampu di jalan.


"Ternyata malam lebih cantik" ujar alaska sambil memandang lampu lampu itu.


"Kamu baru liat??" Tanya Kila.


Alaska hanya mengangguk kepala nya.

__ADS_1


Dan kedua nya pun kembali diam.


.........


Hening


"Aku ga nyangka kalo yang jadi suami aku itu kamu" ujar Kila sambil memandang lampu dan sungai.


"Aku juga" jawab Alaska.


"Apa kamu ingin kembali di batalkan pernikahan nya??" Tanya Kila ke Alaska.


"Tentu tidak Kila, itu yang ku mau, kalo bisa aku ingin sekarang juga menikahi kamu" batin Alaska.


"Klo kamu??" Tanya Alaska balik.


Alaska tidak menjawab pertanyaan Kila. Malahan dia bertanya kembali ke Kila.


"Percuma kalo aku menolak, papa mama bakal tetep nikahin aku ke kamu" jawab Kila sedikit sedih.


"Apa kamu sedih menikah dengan ku?" Tanya Alaska.


"Hmm aku tidak tahu" jawab Kila. Benar yang Kila rasakan Sekarang adalah ia tidak tahu lagi, ia hanya pasrah.


"Ayo plng, besok harus pagi bgun nya" anjak Alaska sesambil meningkatkan mereka akan menikah besok pagi.


"Apa kita masuk sekolah??" Tanya Kila dulu.


"Mungkin" jawab Alaska dingin.


"Bagaimana kalo sahabat aku tau" ujar Kila sedikit takut.


"Rahasia, anggap saja kita berdua pacaran" ujar Alaska.


"Apa kamu ingin berpacaran dengan ku??" Tanya Kila.

__ADS_1


__ADS_2