
"Udah ganteng, cuek sama orang, sama aku manja, Baik, selalu ada buat aku, kamu ga ada kurang nya ka bagi aku, dengan cepat aku melupakan Justin Karna kehadiran kamu di hidup ku, aku minta maaf ya kalo aku belom bisa jadi istri yang bai buat kamu, apa lagi soal melayani, aku belum bisa sepenuh nya. Maaf" batin Kila seduh.
Hari sudah mulai sore.
Mungkin sekitaran jam 4.
Kila mematikan tv nya.
"Kaaa bangun pindah ke kamar aja, kita pindah ke kasur aja yaa" ujar Kila membangun Alaska yang masih tidur pulas.
"Ayoo kaaa bangunn pindah ke kamar ajaa" bujuk Kila membangunkan Alaska. Dengan cepat Alaska membuka ke dua mata nya.
"Kenapa sayang??" Tanya Alaska yang nyawa nya belum sepenuh nya penuh.
"Pindah ke kamar aja, aku juga mau baring" ujar Kila ke alaska yang sedikit ngelag.
"Ngpain ke kamar??" Tanya Alaska ngelag.
"Baring nya di kamar ajaaaa aja" ujar Kila geregetan dengan Alaska.
"Ohh hm ya udah yuk" ujar Alaska lalu
berdiri dan berjalan ke arah kamar.
"Akaaa, aku nya belom bisa jalan masih sakit" rengek kila yang melihat alaska meninggalkan nya di sofa. Alaska menoleh ke Kila lagi.
"Oh iyaaa, maaf Sayangg" ujar Alaska berjalan lagi ke Kila untuk menggendong Kila.
__ADS_1
"Pasti nyawa nya belom penuh" ketus Kila kesal.
"Nama nya juga baru bangun sayang" ujar Alaska hendak menggendong Kila. Lalu Alaska berjalan menggendong Kila ke kamar. Saat Alaska ingin melepaskan gendongan, Kila menahan nya.
"Kenapa sayang??" Tanya Alaska karna di tahan Kila.
"Aku mau ke WC, mau kencing" jawab Kila. Dengan sigap Alaska menggendong Kila ke WC. Lalu melepaskan Kila di closet.
"Kamu keluar dulu, aku mau kencing" suruh Kila.
"Di sini aja sayang" ujar Alaska.
"Engga, nanti kamu malah liat" ketus Kila.
"Kan emng udah" jawab Alaska sambil terus menggoda Kila.
"Iya iya" ujar Alaska lalu keluar dari WC.
"Kalo udah selesai teriak aja" ujar Alaska hendak keluar.
"Iyaa" ujar Kila. Lalu Alaska menutup pintu WC.
..........
"Akaaaaaaa" pekik Kila di kamar mandi.
"Udahhh ya??" Tanya Alaska di balik pintu.
__ADS_1
"Udahhh" mendengar yang di kata kan Kila Alaska segera membuka pintu nya. Saat Alaska ingin menggendong Kila, Kila malah menepis tangan Alaska.
"Kenapa sayang??" Tanya Alaska heran.
"Coba aku jalan sendiri, siapa tau udah ga sakit" jawab Kila lalu berdiri di depan alaska.
"Ya udah coba jalan, tapi pelan pelan" ujar Alaska.
"ihh bisa kok ini jalan nya" pekik Kila yang bisa melangkah.
"tadi di pakein salep??" Tanya Alaska.
Kila hanya menggeleng geleng kan kepala nya.
"Bagus deh kalo udh bisa jalan, berati boleh lagi dong hi hi hi" ujar Alaska cengengesan menggoda Kila. Kila menatap Alaska tajam.
"Engga ya" ujar Kila sinis.
"Iyaa sayang becanda kok" ujar Alaska cengengesan mengusap rambut Kila lembut.
"Ya udah yuk keluar" ajak Alaska ke Kila untuk keluar dari kamar mandi. Lalu Alaska menuntun tangan Kila untuk keluar.
"Nih duduk di sini" tuntun Alaska menyuruh Kila duduk di kasur empuk.
"Emang mau ngpain??" Tanya Kila bingung.
"Aku mau tidur lagi he he, sambil nunggu malem sayang" ujar Alaska cengengesan.
__ADS_1