Perjodohan Rahasiaa

Perjodohan Rahasiaa
BAB ~ 5


__ADS_3

"Astgaaaaa kilaa kamu selama ini kemanaa" kesal Fifi ke Kila. Benar Kila tidak tau apa apa tentang Alaska dan ke2 sahabat nya itu. Yang Kila tau hanya lah sebatas nama. Yang Kila tau hanya Justin kekasih hati nya.


"Di mars" ketus Kila. Karna pembahasan nya semakin ia tidak mengerti.


"Srius Kila" ujar Tia.


"Iya aku srius, aku ga tau apa apa tentang Alaska" jawab Kila jujur ke Fifi dan Tia.


"Oke, Sekarang aku jelasin" ujar Fifi.


Kila hanya mendehem.


"Jadi alaska itu es batu kilaa cantikk, dia tu ga pernah sekali pun memperhatikan cewe - cewe di sekolah ini, dengan wajah nya yang tampan di tambah cool di tambah berbicara irit, Pokok nya idaman cewe - cewe di SMA dirgantara bangsa. Dan ceril yang mengamuk tadi itu karna kamu itu di gendong Alaska, di gendong sama cowo yang tidak pernah peduli dengan cewe, tetapi dengan kamu dia peduli, jadi kamu hati - hati sama ceril" jelas Fifi panjang lebar.


Dan Kila hanya mengangguk kan kepala nya seolah - olah ia mengerti. Kila sedikit kaget ternyata Alaska yang menemani nya tadi ternyata dia juga yang menggendong Kila.


Lama mereka ber3 bercerita cerita di UKS itu.


Dan Kila pun akhir nya memutuskan untuk ke kelas.


****


#kantin


Jam sudah menunjuk kan jam istirahat.

__ADS_1


Dan ke3 cewe itu pun tidak ke kelas melainkan ke Kantin. Karna ajakkan Fifi.


"Kita duduk di tempat biasa aja" ujar Kila ke sahabat nya. Ke2 sahabat nya itu hanya mengangguk saja. Dan meraka ber3 pun duduk di tempat yang biasa.


"Uhh panes banget ya nih bumi" ucap Fifi yang ke panasan.


"Pindah aja ke mars" jawab Tia asal ke Fifi.


"Makin panas bego" kesal Fifi ke Tia.


"Udah ih kalian ber2 berantem Mulu kayak kucing sama tikus, fi pesen gih aku yang traktir" suruh kila ke Fifi, karna kalo Deket - Deket Tia bisa berantem Mulu.


"Okehh deh" Fifi pun langsung berdiri untuk pergi memesan kan makanan.


****


Alaska dan ke3 sahabat sudah berada di kantin.


"Ini kita duduk di mana, udh full gini" tanya rifki ke Alaska dan Dio.


"Itu ada kosong" tunjuk Dio kearah yang kosong.


Dio pun berjalan duluan. Dan di ikut oleh Rifki dan Alaska.


Mereka pun duduk di tempat yang di tujukan do tadi. Alaska yang membenarkan duduk tak sengaja melihat Kila di depan nya. Ada rasa senang di hati Alaska.

__ADS_1


"Pesen gih" tunjuk Dio ke Rifki.


"Tpi lo yang bayar" ujar rifki.


Dio hanya mengangguk kan kepala nya.


Rifki pun langsung bergegas memesan makanan mereka.


Dio yang dari tadi memperhatikan Alaska. Yaps Alaska sedang memperhatikan Kila.


"Ekhmm" gumang Dio sukses membuat Alaska sadar. Alaska pun langsung seperti tidak tau apa apa.


"Kalo naksir tu samperin, bukan ngeliat" olok Dio ke Alaska. Alaska yang merasa nya sedang di sindir pun langsung menjawab.


"Malu" jawab Alaska singkat.


Dio yang mendengar nya itu pun tertawa.


"Ha ha ha ha gi mana mau dapetin kalo nyamperin aja malu" ejek Dio sambil ter tawa ke Alaska. Alaska tak menghiraukan sahabat nya yang satu ini.


" Aduh ini ada apa nih ketawa - tawa" ucap Rifki sambil membawa makan mereka tadi.


"Nih temen Lo, deketin cewek aja malu" ejek Dio yang masih Ter tawa.


Rifki yang mendengar hal itu pun ikut ter tawa.

__ADS_1


Dan Rifki langsung duduk untuk makan yang ia bawa tadi.


"Kalo lagi suka sama orang itu harus berani" ujar Dio ke Alaska. Tetapi Alaska tidak menghiraukan nya. Alaska memilih untuk makan saja.


__ADS_2