
Alaska pun tidak menjawab apa pun. Setelah Kila berterima kasih, Alaska langsung keluar uks dan kembali ke kelas nya. Karna upacara sudah selesai.
Kila yang melihat Alaska pergi itu pun menggumang "cowo aneh"
Tetapi kila tidak menghirau apa pun itu.
****
# kelas Alaska
" Tuh dia" kata rifiki yang melihat Alaska masuk ke kelas.
Alaska pun langsung duduk tanpa menghirau kan sahabat nya.
"Eh ka kami mau nanya ni Ama lu" kata Dio ke Alaska.
"Tanya aja" jawab Alaska singkat.
"Kok lu tiba - tiba peduli sih sama cewe??" Tanya Dio penasaran. Karna baru kali ini Alaska seperti ini.
"Iya kok tiba - tiba banget sih, apa lagi lngsung gendong gitu" ujar rifki ke Alaska.
"Suka" jawab Alaska singkat.
"HAAAAAA APAA LO SUKA" kaget Dio dan Rifki serentak. Semua anak yang di kelas menoleh ke mereka ber3. Karna ke2 sahabat Alaska ini tau bagaimana Alaska ia tidak pernah berbohong. Tetapi ke2 sahabat Alaska ini kaget Karna seorang Alaska yang tak pernah bercerita tentang cewe mana pun. dan belum ada yang membuat watak dingin Alaska cair.
Alaska yang mendengar kagetan sahabat nya ia hanya mengangguk kepala.
Alaska berani jujur karena ia tau ke2 sahabat nya ini tidak akan membocorkan ke siapa pun kecuali cewe itu.
__ADS_1
"Srius Lo udah suka cewe ka" tanya Dio yang memastikan apa yang di kata kan Alaska tadi.
"Srius" jawab Alaska singkat dengan wajah datar.
"Ahhh gue kayak mimpi ga sih denger lu bilang suka cewe" ujar rifki histeris.
"Norak lu" ketus Dio. Karna Rifki terlalu heboh.
"Terserah gue nyet" kesel Rifki ke Dio.
"Berisik" kata Alaska singkat padat jelas. Dan itu sukses membuat ke2 sahabat nya diam.
****
#uks
di lain tempat...
"Berisik monyet, ini UKS bukan hutan" ketus tia ke Fifi. Yaps Fifi dan Tia adalah sahabat karip Kila.
"Terserah aku la monyet" kesal Fifi ke Tia.
"Nyenyenye, mending masuk" anjak Tia untuk masuk ke dalam uks. Fifi pun mengikuti langkah berjalan Tia untuk masuk.
"Yaaa itu kilaa" tunjuk Fifi heboh.
"Heboh banget sih" ketus tia ke Fifi karna Fifi selalu berisik.
"Ehh kalian ber2" ujar Kila yang sedang duduk me makan roti yang di berikan Alaska tadi.
__ADS_1
"Ututuuu kilaaa kamu kenapa pingsan tadi" tanya Fifi lebay ke Kila. Tia yang mendengar nya pun ingin segera muntah saat itu juga.
"Aku ga sarapan, maka nya makan roti sekarang" jawab Kila di sela sela ia mengunyah roti yang di berikan Alaska.
"Yaudah makan kil" ujar Tia ke Kila.
Kila hanya mengangguk kan kepala nya pelan.
"Eh kamu tau gaa kilaa" tanya Fifi ke Kila.
"Engga, kan belom di kasi tau" jawab Kila polos.
"Maka nya kasi tau dulu monyet" ujar Tia sambil nyengol nya.
"Iyaa ini aku kasih tau" ucap Fifi sambil menarik nafas nya.
"Hmm" Kila hanya mendehem
"Kamu bakal di incer ceril kil, gimana nih" kata Fifi dengan sedikit sedih. Karna mereka tau ceril seperti apa. Ceril seangkatan dengan mereka, beda nya ceril sering membuat onar dan membuly orang orang. Itu la yang di takut kan Fifi sekarang.
"Emng aku ada salah sama dia??" Tanya Kila yang tidak tau apa apa.
"Kamu ga salah sih sebener nya, tapi ceril ngamuk karna Alaska tadi" jelas Tia. Karna ceril sangat suka dengan Alaska. Siapa pun yang berani deketin Alaska, harus siap menanggung resiko nya. Bagi ceril Alaska adalah pujaan hati nya. Tetapi tidak pernah di perduli kan Alaska.
"Iyaa kilaa, kamu tu beruntung banget hari ni tau gak, aku juga iri sih" ujar Fifi sedih.
"Kenapa" tanya Kila mengerutkan ke2 alis nya, menandakan bahwa dia tidak mengerti
"Kamu tau kan Alaska. Cowo ter favorit di sekolah ini. Dan kamu tau kan Alaska sifat nya gimna??" Tanya Fifi dengan lebay.
__ADS_1
"Engga" jawab Kila enteng dengan menggeleng geleng kan kepala nya.