
HAPPY READING!!
Mereka berjalan ke arah taman perumahan cinta yg tidak jauh dari rumah cinta kebetulan di taman itu ada khusus tempat olahraga.
Ana: "cin,sil kenapa gk ajak dimas sama yg lain?"
Cinta: "hm gimana yaa" ucap cinta seakan memikir
Sisil: "udah lah gausah mikir mikir kelamaan tau gk, udah lo telfon varel na, gue telfon rangga dan lo telfon dimas" menunjuk kearah cinta
Mareka duduk di bangku taman dan masing masing menelfon.
-kediaman dimas-
Dimas tertidur sangat lelap dan tiba'
drttt drttt drttt
panggilan masuk di layar ponsel dimas
Dimas menyipitkan mata nya dan melihat ke layar ponsel
Dimas: "cinta! ngapain dia nelfon pagi pagi gini" gumamnya sendiri
Dimas: "ya kenapa?" ucapnya serak khas baru bangun tidur
Cinta: "aku ganggu kamu gk?"
Dimas: "engga ko" kambali memejamkan matanya
Cinta: "okelah, aku mau ajak kamu olahraga bareng mau ikut gk?" ajak cinta
Dimas: "oke, aku siap siap dulu" ucap dimas langsung bersemangat
Cinta: "semangat banget"
Dimas: "iya dong mau ketemu kamuu"
tut tut tut
__ADS_1
panggilan berakhir
Dimas: "aghh, langsung di matiin ajaa" teriak dimas kesal
Dimas langsung bergegas ke kamar mandi untuk bersiap siap
Seusai mandi dll dimas pun berjalan menuruni tangga ingin langsung menyusul cintaa
Bi sari: "nak dimas, gk sarapan dulu?" ucap bi sari menghentikan langkah kaki dimas
Dimas: "eh bibi, gausah bi dimas mau sarapan bareng cintaa diluar"
Bi sari: "yaudah nak dimas hati hati ya, salam juga buat non cinta"
Dimas: "oke bi nanti dimas sampaikan ke cinta"
Bi sari : "terimakasih nak dimas" hanya diangguki dimas
Bi sari memang hanya pelayan dirumah dimas tapi dimas sudah menganggap bi sari seperti neneknya sendiri karena sudah membantu mamanya mengurus dimas sejak kecil.
Dimas mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, setibanya dimas di taman perumah rumah cinta diman melihat keberadaan cinta yg sedang melambai lambaikan tangannya ke arah dimas.
Dimas langsung merenggangkan pelukan nya dan menangkap tubuh cinta
Jantung dimas berdetak sangat kencang dia sangat panik
Dimas: "cinta, cinta sayang bangun jangan bercandaa" memukul mukul wajah cinta pelan
Dimas: "cintaa bangunn!" ucap dimas yg semakin panik dia menjambak' rambutnya sendiri
Dimas: "aghh, begoo lo dimass!"
Dimas: "cintaa maaf, maafin aku" ucap dimas bergetar
Dimas: "cintaa bangunn" dimas mulai menangis terisak' karena takut kehilangan wanita yg dia sayang untuk kedua kalinya
Cinta: "ko menangis?" tanya cinta sedih melihat dimas menunduk dan menangis
Dimas: "kamu udah sadar? maafin aku" langsung memeluk tubuh cinta
__ADS_1
Cinta: "hahaha" cinta tertawa sangat ngakak membuat dimas bingung sendiri
Dimas: "kenapa ketawa? kamu mengerjaiku ya" ucap dimah memasang wajah flat nya
Cinta: "hehe iyaa, abis kamu sii untung aku gk mati beneran" ucap cinta memasang wajah sinisnya karena tidak kau kalah dengan dimas
Dimas: "dasar singkong goreng" ucap dimas menarik hidung cinta gemas
Cinta: "dasar fakboy" teriak cinta menjulurkan lidahnya ke dimas, dimas yg melihat wajah cinta sangat imut pikirnya
Dimas berlari mengejar cintaa, cinta yg melihat ke arah dimas pun menabrak seseorang dan terjatuh.
Bruggh
(cinta dan seorang wanita terjatuh)
Dimas yg melihat cinta terjatuh pun langsung berlari ke arah cinta dan membantu cinta berdiri tapi cinta langsung di dorong wanita itu hingga terjatuh dimas yg kehilangan keseimbangan tidak sempat menangkap cinta.
Bruggh
Cinta: "awww" teriak cinta
Dimas: "maksud anda apa dorong dorong pacar saya?"
"dia sudah menabrak saya trus kamu malah membantu dia bukan saya" ucap wanita itu dengan sangat percaya diri
Dimas: "memangnya anda siapa?" ucap dimas emosi
"hahah, sombong sekali lihat nanti kamu akan memohon mohon kepada saya" ucapnya sangat sombong membuat dimas muak
Dimas: "cihhh, percaya diri sekali anda"
Dimas langsung menarik tangan cinta dan meminggalkan wanita gila itu.
Dimas: "kamu gpph kan?"
Cinta: "aku gpph ko"
"cintaa!!"
__ADS_1