
HAPPY READING!!
Pagi hari kembali bersinar cinta pun bergegas ke kamar mandi untuk mengawali aktivitasnya. Cinta sudah bangun lebih pagi lebih awal dari biasanya.
Cinta menggunakan dress hitam yg sangat simple. Dia terlihat sangat feminim.
Ana: "Dih?? mau kemana lo"
Cinta: "Kepo!"
Ana: "Gapapa kali kepo sama temen sendiri."
Cinta: "Ciee kepo. Gue mau jalan sama Dimas, kemaren kan gajadi"
Ana: "Oalah. Kemana?"
Cinta: "Gatau gue juga. Kata lo kemana?" Cinta berbalik nanya
Ana: "Gila lo? Gua nanya balik nanya."
Cinta: "Hehe, peace"
Ana: "Yaudah turun yu, laper ni gue"
Cinta: "Oke.."
Mereka berdua berjalan beriringan menuruni tangga.
Hening
Mereka makan dengan sangat tenang hanya ada piring dan sendok yg beradu.
Seusai makan cinta bergegas kembali ke kamar nya. Dia mengambil ponsel yg berada di nakas dan berjalan menuju balkon kamar nya.
Ting Ting Ting
Pesan masuk
Dimas: Nanti aku jemput jam 10
__ADS_1
07:50
Read
Typing..
Cinta: Oke..
07:51
Read
Typing..
Dimas❤: Yaudah
***
Dimas sedang berada di balkon kamarnya manatap langit-langit yg begitu cerah. Wajah cinta yg selalu muncul di pikirannya.
Pukul 10:00 tepat. Dimas pun segera bergegas ke rumah Cinta. Dimas melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi, tidak membutuhkan waktu bagi Dimas untuk sampai di rumah Cinta.
Klakson mobil
Satpam rumah Cinta pun membuka gerbang karena mendengar klakson dari mobil Dimas. Dimas tersenyum ramah kepada satpam yg bernama Hasan.
Dimas masuk ke dalam gerbang dan langsung memarkirkan mobil nya.
Tok Tok Tok
Ketukan yg ke lima kali nya.
"Oh iya kan ada bel ya" batin Dimas
Dimas memencet bel beberapa kali.
Pintu terbuka. Dimas terdiam di tempat, hari ini Cinta sangat cantik pikir nya.
Cinta hanya senyum melihat tingkah Dimas.
__ADS_1
Cinta: "Heii, bengong aja" ucap Cinta menghamburkan lamunan Dimas
Dimas: "Eh.., Sumpah kamu cantik banget" ucap Dimas spontan.
Cinta: "Gombal ah." Cinta mencubit perut Dimas
Dimas: "Aw. Aku serius sumpah"
Cinta: "Bodo ah, mau jalan kemana?"
Dimas: "Ada dehh"
Cinta: "Yaudah ayok!"
Dimas menarik tangan Cinta masuk ke dalam mobil, Cinta hanya mengikuti Dimas. Jujur dia sangat penasaran.
Dimas mulai melajukan mobil nya, sunyi di dalam mobil hanya ada suara musik yg mengisi kesunyian saat ini. Dimas fokus menyetir sedangkan Cinta fokus dengan ponsel di tangannya.
Mereka sesekali saling menatap tapi hanya beberapa detik. Sepanjang perjalanan Cinta hanya memikirkan kemana Dimas ingin membawa nya pergi.
Mereka berdua sampai di tempat tujuan nya. Cinta terdiam. Dia sangat akrab dengan tempat ini, dulu Dimas sering mengajak nya pergi ke tempat ini.
Tanpa Cinta sadari kini Dimas sudah berada di sebelah nya, Dimas menarik tangan Cinta keluar dari mobil. Cinta hanya menurut, Dimas hanya tersenyum melihat respon Cinta.
Cinta: "Taman Ini??" Cinta membuka percakapan.
Dimas: "Kamu inget?"
Cinta: "Inget ihh, Kamu ko ga bilang mau ajak aku kesini" ucap Cinta, mata nya sudah berkaca-kaca.
Dimas: "Ihh ko nangis, jangan nangis dong" ucap Dimas panik.
Cinta: "Hiks.., maafin aku" Cinta menghamburkan tubuhnya ke pelukan Dimas.
Dimas: "Iya gapapa, Kamu kan ga salah."
Dimas: "Cup, jangan nangis." tambah Dimas mengacak-ngacak rambut Cinta.
Cinta mengangguk, Dimas mengucap air mata Cinta lembut. Dimas langsung menarik tangan Cinta.
__ADS_1