
HAPPY READING!!
Dimas pergi meninggalkan caffe milik Mama nya dengan wajah yg sudah merah padam. Ia sangat muak dengan sikap Maudy yg selalu memaksa dirinya untuk bersama Dengannya.
Dimas: "Sialan maudy, gua ga akan tinggal diam kalo lu sampe berbuat yg tidak-tidak sama Cinta gue." ucapnya sambil berjalan menuju parkiran caffe
Dimas yg mengetahui niat busuk Maudy mencoba menghubungi kekasihnya itu untuk mengetahui keberadaan Cinta karena sejak tadi dia selalu memikirkanya sampai membuatnya tidak fokus mengendarai mobilnya itu.
Dimas sudah menelfon Cinta berkali-kali namun hasilnya nihil Cinta tidak mengangkat telfon dari Dimas dan berhasil membuat Dimas hampir gila karenanya.
Dimas: "Aahh..Cinta kau hampir membuatku gila!." teriak dimas frustasi sambil mengacak-ngacak rambutnya.
🍃🍃🍃🍃
Cinta yg sehabis membereskan kamarnya merasa tubuhnya sudah sangat lengket karena keringatnya yg sudah mengguyur tubuhnya langsung saja dia berjalan ke arah kamar mandi ingin berendam cantik untuk merilexkan tubuhnya.
__ADS_1
Cinta yg kelelahan sampai tertidur di bathup selama berjam-jam, Dia yg kaget karena bingung bisa-bisanya dirinya sampai tertidur di bathup. cepat-cepat langsung mengambil handuknya dan segera menggunakannya. Dengan tergesa-gesa dia berlari untuk mengenakan pakaiannya. Cinta yg sudah menggunakan piyama tidurnya yg bergambar we bare bears kesukaannya membuat dirinya sangat lucu dan menggemaskan.
Baru saja ia membaringkan tubuhnya ke ranjang nyaman miliknya namun tiba-tiba ponselnya berbunyi dengan sangat malas Cinta meraih ponselnya yg berada di bawah kaki nya. Cinta yg menatap layar ponselnya sedikit terkejut dengan berpuluh-puluh panggilan tak terjawab dari Dimas, langsung saja dia mengangkat panggilan masuk dari Dimasnya itu.
Cinta: "Astagaa!! mmpus gueee" ucapnya yg sangat yakin bahwa Dimas akan berubah menjadi tetangganya selama beberapa menit kedepan.
Cinta: "Ha---" baru saja cinta ingin mengucapkan Hallo tapi ucapan nya terpotong oleh Dimas.
Dimas: "Baguss dari mana saja kamuu? sampai-sampai mengabaikanku seperti ini, puas kamu hampir saja membuat pacarmu ini gila!" ucapnya sedikit meninggi.
Cinta: "Ituuu..anuu" jawab cinta yg sudah sangat panik sampai-sampai bingung harus menjawab apa padahal Cinta hanya tinggal menjawab kalau Dia habis mandi dan ketiduran saat berendam tapi mana sempat keburu jantungan.
Dimas: "Apa?! yg jelass bukan itu, anu" ucapnya dengan nada sangat dingin namun masih terdengar lembut di telinga Cinta.
Cinta yg sudah sangat lelah mencoba memejamkan mata nya dan menuju ke alam mimpi nya, di tambah lagi dengan ocehan Dimas tadi yg hampir membuat cinta terkena serangan jantung mendadak.
Tidak membutuhkan waktu lama Cinta sudah masuk ke dalam mimpi indahnya saat ini.
Dimas: "huftt..Dasar anak itu suka sekali buat gua khawatir" Gumam Dimas sambil menjalankan mobilnya yg sempat menepi di tepi jalan.
Suasana jalan saat ini sangat sepi karena sudah menunjukkan pukul 23:30 Dimas mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai rumah.
__ADS_1
Baru saja dia membuka pintu rumahnya sudah di serang banyak pertanyaan oleh mama nya yg menunggu kepulangannya.
Mama Dimas: "Dari mana kamu Dimas? jam segini kenapa baru pulang? tadi siapa yg menelfon? sampai-sampai meninggalkan makanan mu!" tanya mama nya yg sedang duduk di ruang tengah
Dimas: "Dari caffe ma, nanti Dimas jelasin sekarang Dimas ke kamar dulu ya ma udah ga betah banget nih gerah" tanpa mendengar jawaban dari Mama nya Dimas langsung berjalan menaiki tangga menuju kamar nya yg berada di lantai 2, meninggalkan Mama nya di ruang tengah sendiri yg sedang menonton tv.
Mama Dimas: "Habis mandi turun lagi nak, kamu baru makan sedikit tadi mama sudah siapkan makanan untuk kamu" Teriak Mama Dimas kepada Dimas yg sedang fokus menaiki tangga
Dimas: "Iyaa maa" sambil mengacungkan jempolnya tanda setuju
Dimas memang sudah dewasa tetapi Mama nya tetap menganggap Dimas adalah Putra kecilnya Dimas yg tidak masalah di perlakukan seperti itu oleh Mama nya membuat Mama nya senang pikir Dimas kalo Dimas menolak pasti akan membuat Mama nya kecewa kepadanya, Sifat Dimas yg sangat patuh kepada ucapan kedua orang tua nya membuat Papa dan Mama nya bangga kepada anak semata wayang nya, walaupun kadang dimas keras kepala dan membantah tetapi akhirnya dimas akan mendengarkan ucapan orang tua nya.
Dimas yg baru saja masuk ke dalam kamar langsung membantingkan tubuhnya ke ranjang sambil memandangi foto cinta yg berada di dinding kamar mewah nya.
Tanpa dia sadari saat memandang foto Cinta senyum manis mengembang di wajah tampannya dan bahkan Dimas tertawa kecil membayangkan Cinta yg kadang membuatnya gemas dengan sifat manja Cinta yg seperti anak kecil.
Dimas: "Kenapa gua jadi ketawa' sendiri kaya gini yahh gila beneran nih guaa" Dimas terkekeh sambil menggaruk kepala nya yg tak gatal
Setelah beberapa jam Dimas mandi dan makan sekarang waktunya untuk tidur dan menyusul Cinta ke alam mimpi indahnya.
HAII SEMUA MAAF BANGET NI YA AUTHOR BARU UP KARENA KENDALA JUGA AUTHOR MASIH SEKOLAH JADI BANYAK TUGAS NUMPUK, OH YA KALO BANYAK YG TYPO MAAF BANGET YAA!!
__ADS_1
Oh iya maaf banget kalo ceritanya ngebosenin kalian author bakal berusaha semaksimal mungkin jangan lupa like, komen manteman SEE YOU GUYS