
Maaf semua author baru sempet update lagi. semoga kalian suka.
HAPPY READING!!
satu jam diperjalanan menempuh jalan jakarta yg cukup padat. Cinta tertidur dengan sangat nyenyak, Dimas tidak tega membangunkan Cinta. Dia pun menggendong tubuh Cinta.
Tok Tok Tok
Dimas: "Ana, buka cepett." teriak Dimas dari luar rumah.
Ana: "Iyaa, sebentar" jawab Ana. Ana pun langsung membuka pintu. Dimas pun langsung menorobos masuk ke dalam rumah.
Dimas: "Lo lama banget si buka pintunya, lumayan berat nii" sewot Dimas.
Ana: "Iya sorry, busett si kebo tidurr. Gatau tempat banger anjirr"
Dimas: "Haha.., Na tolong buka pintu kamar nya" tolong Dimas kepada Cinta.
Ana: "Siapp.."
Setelah selesai tugas Dimas sebagai pacar Cinta. Dimas memutuskan untuk ke kantor Papa nya untuk menggantikan Papa nya sementara. Karena Papa nya sedang keluar kota selama satu minggu.
Dimas pun mengendarai mobil nya dengan kecepatan normal, mobil mewah nya terparkir di toko bunga yg cukup terkenal di jakarta. Dimas keluar dari mobil dengan cool nya, sehingga menarik perhatian cewek-cewek yg berada di sana.
Dimas membeli bucket bunga mawar merah dan putih. Dia tau Cinta sangat suka sekali dengan aroma bunga mawar jadi dia membelikan bunga untuk Cinta, lebih tepat nya permintaan maaf nya kepada Cinta.
Setelah membeli bunga, Dimas mengendarai mobil nya menuju toko boneka. Dia juga ingat bahwa cinta sangat suka sekali dengan boneka, lebih tepat nya boneka panda.
*FLASHBACK ON*
1 tahun yg lalu..
Cinta: "Dimas ngapain tutup mata Cinta??"
Dimas: "Stt, nanti juga tau"
Cinta: "Sumpah aku penasaran tau ga."
Dimas: "Iyaa maaf"
__ADS_1
Dimas: "Dah, sekarang kamu boleh buka mata kamu, tapi pelan-pelan buka nya"
Cinta: "Okay, kalo usil aku tonjok ya kamu aku jadiin perkedel"
Dimas: "Sadisss anjirr"
Cinta: "Haha.."
Cinta mengikuti perkataan Dimas, dia membuka penutup mata nya dengan pelan-pelan. saat mata nya terbuka dengan sempurna Cinta langsung memancarkan senyum manis nya.
Cinta: "Boneka panda?? Demi apa??" Ucap Cinta dengan senyum mengembang di wajah nya.
Dimas: "Iyalahh, masa boneka buaya?? aku dong."
Cinta: "Ih ngaku"
Dimas: "Suka ga?"
Cinta: "Banget, makasi Dimas Mahendra" Ucap Cinta. Cinta pun langsung memeluk tubuh Dimas erat.
Dimas: "Iya, Masama Baby" Jawab Dimas, langsung membalas pelukan Cinta.
Cinta: "Love you"
*FLASHBACK OFF*
Dimas: "Argg, ***** banget gua bisa di jebak si maudy" Geram Dimas, Dimas mengacak-ngacak rambut nya kasar.
Dimas: "****** ****** ******."
Dring Dring Dring
Dering telfon terdengar dari ponsel Dimas dengan cepat Dimas mengeluarkan ponsel nya yg berada di saku celana nya.
Terlihat nama Cinta di layar ponsel nya dengan cepat Dimas mengangkat telfon dari Cinta.
Panggilan Tersambung
Dimas: "Halo?? kenapa?"
__ADS_1
Cinta: "Kamu kenapa ga bangunin aku?"
Dimas: "kenapa? kamu kangen aku yaa"
Cinta: "Es kelapa aku di mobil kamu."
Dimas: "Astagfirullah. Aku kira apaan"
Cinta: "Balik lagii!"
Dimas: "Aku gabisa, harus ke kantor Papa"
Cinta: "Ih, yaudah."
Dimas: "Aku suruh asisten aku kirim ke rumah kamu ya? biar beli baru ini udah ga terlalu dingin" bujuk Dimas
Cinta: "Yaudah cepet!"
Dimas: "Hmm.."
Cinta: "Awas aja lama"
Tut Tut Tut
Cinta langsung memutuskan telfonnya.
***
Ana: "Lo kenapa si Cin? marah marah mulu heran gue."
Cinta: "Es kelapa gue ketinggalan."
Ana: "Es kelapa doang juga"
Cinta: "Itu tuh ada sejarah nya"
Ana: "Sejarah apaan?"
Cinta: "Gara-gara Dimas beli es kelapa buat gue. ada dua cowok yg godain aja. hampir aja dia cium pipi gua yg mulus ini" Jawaban Cinta membuat Ana menganga.
__ADS_1
Ana: "Demi naon?? lo harus ngejelasin dari awal. Gue mau denger Dimas jadi pahlawan"
Cinta menjelaskan semua kejadian tadi kepada Ana. Ana hanya bengong saat mendengar cerita dari Cinta. Dia sangat senang Cinta kembali bersama Dimas, Dari masa SMA juga Ana sangat mendukung mereka berdua.