
Kini Natasyah baru saja tiba di rumahnya, namun belum apa-apa Charles sudah langsung melemparkan pertanyaan kepada nya.
" bagaimana?? " kata Charles
" bagaimana apa nya??" kata Natasyah
" apa kamu bertemu dengan dia?? " kata Charles
" iya.... " kata Natasyah
" terus apa pembicaraan kalian lancar, tidak? " kata Charles
" lancar apanya??"
" aku bahkan belum berbicara, tetapi dia sudah langsung pergi kabur saat melihat ku. "
" dan aku rasa ini tidak akan berhasil, dan setelah ini ayah jangan pernah memaksa ku untuk berkencan lagi. " kata Natasyah pergi ke dalam kamarnya.
*****
Sementara di tempat lain, Max dan Gunawan baru saja tiba di rumahnya. saat dia masuk dia melihat James duduk di kursi tamu menunggu nya.
" bagai mana??? "
" apa dia sesui dengan kriteria mu?? " kata James.
" sebenarnya bukan sesui kriteria ku, tapi itu sesui dengan kriteria papah " kata Max
" setidaknya cobalah dulu lebih dekat lagi dengan nya, mungkin saja kalian berdua bisa cocok nanti. " kata James
" aku tidak punya waktu untuk bermain-main pah, '
" aku ingin menikahi nya. " kata Max
" apa??. "
" pak presidir " kata Gunawan kaget
" benarkah??? "
" baiklah, papah akan menghubungi keluarga Vatinson besok" kata James bahagia.
*****
Ke esokan harinya, Natasyah ingin berangkat kekantor untuk bekerja, namun dia melihat Carles duduk di kursi tamu menunggu nya.
" ayah sedang apa disana, apa ayah tidak bekerja?? " kata Natasyah
" dia ingin menikahi mu" kata Charles
" siapa?? " kata Natasyah
" pria yang kamu temui tadi malam ingin menikahi mu" Charles
" apa???? " kata Natasyah tercengang
" apa dia sudah gila, bagaimana mungkin dia ingin menikahi ku yang seperti itu. " kata Natasyah
" itu yang namanya cinta pandangan pertama. " kata Charles.
" tidak.... "
__ADS_1
" pokoknya aku tidak mau menikah, lagi pula dia bukan pria yang sesuai dengan kriteria ku. " kata Natasyah
" tidak boleh,,, pokoknya kamu harus menikah titik. " kata Charles
" ayah kok memaksa ku sih, yang menjalani pernikahan itu nantinya aku bukan ayah. ayah tidak boleh memaksa ku begini dong.. " kata Natasyah
" ayah hanya melakukan yang terbaik pada mu. " kata Charles
" terbaik apanya?? "
" bahkan ayah memaksa ku menikah dengan pria yang bahkan tidak aku cintai sama sekali. " kata Natasyah
" cinta..... cinta.... "
" apa itu cinta, didalam bisnis cinta itu tidak berlaku. " kata Charles
" apa ayah ingin pernikahan ku berujung dengan pernikahan ayah dan mamah... '
" kalian menikah dengan perjodohan tapi ujung-ujungnya bercerai karena tidak ada kecocokan. "
" aku tidak ingin mengalami hal seperti itu. " kata Natasyah
" kamu membantah ayah?? " Kata Charles
" iya.... " kata Natasyah
" kamu sudah merasa hebat sekarang, kamu nerasa sudah tak membutuhkan ayah lagi sekarang " kata Charles
" bukan tak membutuhkan ayah, hanya saja ayah egois. "
" ayah tidak pernah memikirkan perasaan ku. "
" ayah hanya menjadikan aku sebagai pertukaran bisnis mu. "
" bahkan ayah tidak pantas disebut dengan ayah" kata Natasyah marah.
" kamu berani melawan ku?? " kata Charles
" aku tidak melawan ayah, aku hanya berkata benar. " kata Natasyah
" jika kamu tidak mau menikah pergi kamu dari rumah ini. " kata Charles
" oke... "
" aku akan pergi... " kata Natasyah pergi ke dalam kamarnya untuk memasukkan beberapa pakaiannya kedalam koper.
Tidak banyak yang dia bawa, hanya satu koper pakaian, akan terapi dia membawa kartu yang berhubungan dengan uang.
Setelah Natasyah selesai mengemasi barangnya, dia pun turun kebawah. Namun Charles masih menunggu nya disana.
Natasyah melewati Charles begitu saja tanpa pamit.
" tunggu dulu" kata Charles
Natasyah pun berhenti dan berbalik.
" ada apa lagi sih?? " kata Natasyah
" kamu mau kemana " kata Charles
" bukan kah ayah sudah mengusir ku? " kata Natasyah
__ADS_1
" kamu benar-benar tidak ingin menikah dan memilih meninggalkan rumah ini?? " kata Charles
" iya... " kata Natasyah
" baik pergi saja"
" tinggal kan kartu Kredit, kartu ATM yang aku berikan padamu, beserta mobil. " kata Charles
" apa??? " kata Natasyah
" mulai sekarang kamu harus hidup dengan pencarian mu sendiri. " kata Charles
" oke.... "
" aku akan buktikan pada ayah, tanpa ayah aku bisa. " kata Natasyah
" dan jangan bekerja di kantor ku, keluar kamu dari kantor ku. " kata Charles
" apa??? "
" ayah juga memecat ku secara tidak resmi begini?? "
" aku tidak mau keluar dari sana, jika ayah tidak memecat ku dengan resmi. " kata Natasyah
" baik... " kata Charles mengambil ponsel nya kemudian dia menghubungi seseorang.
" keluarkan surat Pemutusan Hubungan Kerja atas nama Natasyah Pratiwi Vatinson sekarang. " kata Charles
" hm.... " Natasyah tersenyum kecut
" sangat kekanak-kanakan sekali. "
" baik... "
" karena ayah sudah memecat ku, maka aku akan menuntut gajiku satu bulan ini beserta pasangon ku selama lima tahun ini bekerja di perusahaan mu. " kata Natasyah
" tidak bisa.... " kata Charles
" aku akan menuntut ayah sebagai karyawan dan bos. " kata Natasyah
" kamu memang benar-benar anak yang keras kepala. " kata Charles mengambil ponsel nya dan kembali menghubungi seseorang.
" itu salah ayah sendiri, aku keturunan siapa dan didikan siapa??? "
" jadi jangan menyalahkan aku. " kata Natasyah
" anak ini.... " kata Charles namun dia berhenti berbicara karena telepon sudah tersambung.
" keluarkan gaji beserta pasangon nya selama dia bekerja disana. " kata Charles
" baiklah.... "
" aku akan pergi, urusan kita sudah selesai. " kata Natasyah
"kemana kamu akan pergi, urusan kita belum selesai. " kata Charles
" apa lagi sih?? " kata Natasyah
" kunci apartemen mana?? " kata Charles menyodorkan tangan nya.
" ayah sungguh-sungguh benar membuatku hidup dari pencarian ku sendiri. " kata Natasyah memberikan kunci itu.
__ADS_1
Setelah itu Natasyah pun pergi menuju tempat kos nya Melida.