Perjodohan Yang Ku Hindari

Perjodohan Yang Ku Hindari
Episode Ke-7


__ADS_3

Dua minggu berlalu, hari ini adalah hari pertama untuk Melida dan Natasyah bekerja. akan tetapi mereka berdua bekerja di perkebunan yang berbeda tapi PT yang sama. Yaitu PT. Town Ganda Grup yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia.


Hampir disetiap provinsi PT. Town Ganda Grup ini memiliki cabang dari Cabang sampai Merauke.


Orang-orang yang bekerja di PT ini sering mengatakan bahwa arti dari nama Ganda itu adalah Masuk gadis keluar Janda.


Entah apa maksud mereka mengatakan itu.


Natasyah bekerja di perkebunan yang sama dengan ayah Melida. karena Melida tidak bisa tinggal di perkebunan yang sama dengan ayah nya. jarak perkebunan Melida dan Natasyah sekitar kurang lebih tujuh jam perjalanan menggunakan sepeda motor.


Akan tetapi meskipun tinggal di satu perkebunan dengan ayah Melida, Natasyah dan Ayah Melida berbeda unit juga. Ayah Melida memimpin di perkantoran khusus perkebunan itu sendiri. sementara Natasyah bekerja di unit khusus pembangunan pabrik PMKS ( pabrik minyak kelapa sawit).


Perumahan perkantoran dengan perumahan PKS di bedakan, jarak rumah mereka sekitar dua jam lebih jika menggunakan sepeda motor.


Hari ini adalah hari pertama bagi Natasyah bekerja, dia di tempat kan di bagian personalia sebagai administrasi Proyek.


Anggota administrasi proyek ada tiga orang, dua laki-laki dan satu perempuan.


kedua laki-laki itu bertugas mengawasi karyawan di lapangan. sementara Natasyah menangani khusus yang berkaitan dengan gaji karyawan.


Salah satu teman Natasyah memberikan sebuah amplop kepada Natasyah. Natasyah melihat bahwa itu adalah SK penempatan kerja nya.


Dia melihat daftar gaji bulanan nya, dia hanya memperoleh gaji lima juta perbulan nya, sementara dulu itu hanya biaya nya satu minggu saja.


Natasyah menutup mulutnya tidak percaya, sepertinya dia memang harus benar-benar menghemat.


Natasyah pun bertanya kepada teman nya.


" ini gaji bulanan maksudnya sudah bersih yah?? " kata Natasyah


" iya... tanpa potongan.. " kata Julius


" terus makan kita gimana?? apa ditanggung?? perusahaan?? " kata Natasyah


" tidak.... "

__ADS_1


" biaya makan tanggung sendiri. " kata Julius, Natasyah pun terdiam sejenak.


sementara jika itu di perusahaan nya, makan siang karyawan ditanggung oleh perusahaan.


" terus rumah bagaimana?? " kata Natasyah


" Rumah, air, listrik itu yang di tanggung perusahaan. " kata Julius


" begitu yah?? " kata Natasyah


" iya... " kata Julius


" terus apakah ada disini berupa kantin? " kata Natasyah


" tidak.... "


" memang nya kenapa? " kata Julius


" jadi kalian memasak sendiri?? " kata Natasyah


" ada kok ibu-ibu perumahan yang masak, kita hanya bayar bulanan saja padanya. " kata Julius


" oh... ".


" begitu yah?? "


" terus kira-kira perbulannya berapa? " kata Natasyah


" untuk biaya makan saja 1 juta, dan jika nyucikan pakaian sekali gus jadi 1 juta 300 ribu "


" kenapa??"


" apa kamu mau aku bawa kesana??" kata Julius


" iya... "

__ADS_1


" tolong yah" kata Natasyah


" iya... "


" nanti saja pas jam istrahat "


" oh ya dari tadi kita belum berkenalan." kata Julius


" namaku Pratiwi " kata Natasyah


" aku Julius, " kata Julius


" terus kampung kamu dimana?? " kata Julius lagi.


" maksudnya Kampung apa??? " kata Natasyah bingung


" masa kampung pun tidak tahu, asal loh... "


" asal kamu. " kata Julius


" owh.... "


" aku dari jakarta " kata Natasyah tersenyum


" pantasan.... "


" aku pun melihat mu ada yang berbeda seperti bukan orang Sumatera. " kata Julius


Natasyah pun hanya tersenyum.


" kenapa merantau kesini?? "


" padahal orang-orang dari sini malah banyak yang merantau kesana. " kata Julius


" cari suasana saja " kata Natasyah.

__ADS_1


__ADS_2