
Sambil tersenyum Long Mian berjalan menuju kearah Emeranda.
"Apa kamu lupa akan janji kita?"tanya Long Mian sambil menolak ketepi mata pedang yang tajam itu.
"Sudah semestinya tidak.Tapi sekarang kita berada di situasi dan pihak yang berbeda.Aku berada di pihak Yang Mulia Kaisar Xiang Jiang dan Kamu berada di pihak pemberontak.Jadi tolong jangan membuat kacau keadaan"kata Emeranda.
"Sudah saya agak kamu akan berkata begitu jadi baiklah ayuh berkerjasama"kata Long Mian sambil menepuk bahu Emeranda.
"Tapi kakak!..."kedengaran adik Long Mian tidak berpuas hati.
"Rancangan in sebenarnya saya buat kerana ingin membebaskanmu.Dahulu kamu selalu berkata ingin menikahi Kaisar Xiang Jiang tapi selepas kamu masuk ke istana.Kita tak pernah bersua dan berbual.Saya mendengar desas desus bahwa kamu sengsara disana jadi selama 6 tahun.Maafkan aku kerana membuat pasukan ini hanya untuk menarik perhatian kamu.Jadi apa kita boleh berdamai?"terang Long Mian panjang.
__ADS_1
"Tidak.Kakakku begitu mencintaimu,dia sudah berjuang antara hidup dan mati selama ini hanya untuk menyelamatkan kamu.Apakah kamu ingin usahanya selama ini menjadi sia sia dan hanya untuk membiarkan kamu menolong buah hatimu manakala dia harus mati menjalani hukuman?"kata adik Long Mian.Emeranda menangis samahu-mahunya.
Apakah ini perasaan Permaisuri?Perasaan sakit ini belum pernah kulalui.Apakah ini rasanya sakit apabila kita tidak disayangi tapi tanpa kita sadar sebenarnya orang yang paling dekat lah yang banyak mengorbankan diri hanya demi kita?Kenapa rasa sakit ini tak mahu berhenti?Sungguh rasa yang sakit mati dan malu kerana kecewa.Kecewa melihat diri sendiri yang pentingkan diri.
"Ayuh kita duel.Kalau kamu menang aku akan membiarkan kamu dan abangku meneruskan rancangan kalian.Tapi kalau aku menang kamu harus membiarkan malam ini seperti tidak terjadi apa apa."kata adik Long Mian sambil mengeluarkan senjatanya.
"Baiklah.Ayuh siapa takut"kata Emeranda mengelap air matanya sambil memasang kekuda.
Semua yang melihat terkejut.Mana mungkin Permaisuri Emeranda akan menang hanya menggunakan tangan kosong manakala pihak lawan menggunakan Samurai Angkasa.
__ADS_1
"Nampaknya kamu memandang rendahku ya."kata adik Long Mian sambil menghayunkan samurai nya.
"Heh,kamu masih bocah yang kurang pengetahuan beladiri"kata Emeranda sambil menahan serangan menggunakan tangannya.
Semua yang melihat terpukau,bagaimana Emeranda bisa menahan hanya dengan menggunakan tangan kosong.
"Mana mungkin!"kata adik Long Mian tergamam.Dia meneruskan serangannya tanpa henti dan Emeranda hanya bertahan dan tidak menyerang balas.
Adik Long Mian yang menyedari akan kehebatan Emeranda segera memohon maaf dan mengaku kalah.Emeranda tersenyum puas.Dia tahu adik Long Mian tidak bermaksud jahat.
"Saya harap kalian bisa menepati janji kalian"kata Emeranda sambil menepuk bahu adik Long Mian.
__ADS_1
"Hormat Yang Mulia Permaisuri"kata Long Mian dan adiknya sambil memberi hormat.
"Sudah ayuh ikut aku kembali ke markas kami"kata Emeranda sambil menyuruh mereka mengikutinya