
"Kak mau kemana dek ana ikut ya?"tanya Kirana adiknya Clara yang biasa dipanggil Ara
"Kak ara mau ketepi sungai untuk mengambil air dan melihat matahari terbenam dek"jawab kak ara
"dedek ikut kak ntar dedek bantuin bawa air"kata ana
"okey tetapi kamu izin dulu sama ibu "perintah ara
"okey kak"kata ana
ana pun menemui ibunya dikamar
"bu ana ikut kakak ya?"tanya ana setelah berjumpa ibunya yang ada dikamar
"yasudah sana,hati hati ikutin kaka terus ya"perintah ibu
"siap 86 bos"jawab ana bersemangat
kirana pun bergegas menemui kakaknya yang sudah membawa jirigen air.Kirana dan Clara pun pergi kesungai yang tak jauh dari rumahnya.
"gimana dek tadi di kelas?"tanya Clara
"susah kak pelajaran matematika nya"jawab ana
"dipelajari di pahami pasti bisa kok kan adek kakak yang satu ini pintar"kata Ara memberikan saran kepada adeknya
"kak ana bentauin apa?"tanya kirana
"kamu liatin aja dari pada nanti capek"kata Ara mengerti keadaan adiknya
"okey kak aku duduk disini ya?"tanya ana
"siippp"kata ara
setelah 3 menit kemudian jirigen telah penuh berisi air sungai
"wahh....kak itu mataharinya mulai terbenam bagusbanget..kak"kata kirana takjub
"huhhh langitnya orange udaranya sejuk airnya jernih jadi betah kak kalau dedek disini"kata ana mengungkapkan isi hatinya kepada kakaknya
"iya dek bagus banget kamu suka ya sama yang kaya gini?"kata kakak
"suka banget kak besok besok dedek ikut kakak ambil air lagi ya?"tanya ana
"okey mau lihat dulu atau mau pulang nih?"tanya ara
"lihat dulu kak"kata ana
"okey"kata ara
5 menit kemudian
"ana sayang pulang yuk "ajak Clara
"Yaudah deh kak ayok"kata kirana sedih
"Besok kesini lagi kok kan besok kakak masih ngambil air disini"kata Clara
"Ajak dek ana ya kak"kata kirana meminta
"Iya"kata Clara
"Janji?"tanya Kirana memastikan
"Janji besok kakak ajak"kata Clara
__ADS_1
Mereka pun pulang dengan membawa 1 jirigen tanggung yang sudah berisi air itu.
"Kak dedek bantu yah?"kata Kirana
"Gak usah ini berat loh"kata Clara
"Kakak sebelah kiri dedek sebelah kanan biar gak keberatan"kata kirana
"Okey kalo capek kamu bilang ya ntar kakak bawa sendiri"kata Clara
"Siap 86 bos"kata Kirana menyetujui
Mereka pun pulang dengan membawa jirigen itu bersama sama kakak beradik itu rukun sekali.
Sesampainya di rumah
"Assalamualaikum"kata Clara memasuki rumah menuju ke kamar mandi untuk meletakkan airnya
"Lama banget ngambil airnya pasti Clara malah pacaran ya?"tuduh ibu
"Enggak loh Bu....tadi tuh karena dek ana lihat matahari terbenam"kata Clara
"Yaudah"kata ibu lanjut menggeser ponsel nya
"Iya Bu"kata kakak beradik itu bersamaan
Clara pergi ke kamarnya sedangkan Kirana duduk disamping ibu nya
'duhh pusing nya kok makin lama makin nambah'gumam Clara didalam hati
Clara pun berjalan menuju laci nya yang ada di kamarnya itu tak lupa menutup pintu kamarnya.mencari cari obat di laci.
'akhirmya ketemu aku minum dulu aja deh sebelum ada yang ngetuk ni pintu'kata Clara
Karin pun meminumnya.Setelah itu dia minum air mineral agar tenggorokannya merasa enak dan tidak pahit lagi.
Karin pun membuka pintu kamarnya,merebahkan tubuh nya
'huhh obat udah mau habis besok deh aku beli lagi apa aku periksa puskesmas ya?'gumam Clara
'coba deh aku hitung dulu uangku ada berapa'kata Clara sembari berjalan menuju lemari di depannya itu.
'udah ada 500 ribu kira kira cukup gak ya? Aku takut kalau gak cukup'gumam Clara
'oh iya kan ada BPJS ya,katanya kan kalau bawa BPJS biaya lebih ringan nah jadi besok ke puskesmas bawa BPJS deh'kata Clara sambil memegang uang nya dan mengambil BPJS di dompet nya itu
Clara pun memasukan uang nya dan kartu BPJS nya ia masukkan ke dalam tas sekolah.Setelah itu Clara merebahkan tubuh nya.
Beberapa saat kemudia ia sudah terlelap.
"Dek kakak kemana kok dari tadi gak keluar dari kamar?"tanya ibu kepada Kirana
"Gak tau Bu"kata Kirana
"Coba kamu lihat ajak kakak makan sama sama"kata ibu
"Oke"kata Kirana
Kirana pun melihat kakaknya yang sudah terlelap dan sangat pulas.
"Bu kakak udah tidur"kata Kirana
"Tumben baru jam setengah 9 malam udah tidur"kata ibu
"Gak tau Bu mungkin kecapean karena tadi nemenin dedek di sungai lama"kata Kirana
__ADS_1
"Yaudah lanjutin makannya habisin ya?"kata ibu
"Okey Bu"kata Kirana
"Bu..bapak kapan pulang?"tanya Kirana
"Katanya besok Jum'at sudah perjalanan pulang"kata ibu
"Yeeaayyy bapak pulangg"kata Kirana
"Senang banget kalo bapak pulang kenapa?"tanya ibu
"Senang lah Kirana udah kaaannngggeeenn...banget sama bapak"kata Kirana melebih lebihkan
"Ohh gitu"kata ibu
"Iya lah"kata Kirana meyakinkan ibu nya
Kirana dan ibu pun telah menghabiskan makanannya menghabiskan makanannya.
"Kamu ada pr gak?"tanya ibu
"Enggak ada"kata Kirana
"Kirana kamu anak yang akan bisa membanggakan ibu jadi jangan kecewakan ibu ya?"kata ibu
"Iya Bu Kirana janji gak akan ngecewakan ibu"kata Kirana
"Ibu bukan membeda bedakan tetapi karena disini cuman ada kamu ya jadi ibu bilang begini sama kamu.gak mungkin kan kalo ibu bilang sama orang yang masih tidur"kata ibu
"Iya juga ya Bu"kata Kirana
Setelah beberapa menit kemudian
"Ibu tidur dulu,kamu mau tidur gak?"kata ibu
"Iya Bu habis ini"kata Kirana
"Jangan sampai larut oke?"kata ibu
"Siap Bu"kata Kirana
Setelah beberapa menit kemudian
Kirana masuk ke kamar dan mulai terlelap ibu juga sudah terlelap rumah sudah sepi.
Keesokan harinya
Ibu pun bangun mendahului anak anak nya memasak makanan tak lama kemudian Clara pun terbangun
'alhamdulillah udah lumayan gak terlalu pusing'batin Clara
"Clara Kirana bangun udah siang ini"teriak ibu dari dapur
Clara yang mendengar hal itu pun langsung berdiri dan menghampiri ibunya
"Iya Bu Clara udah bangun kok"kata Clara sambil menghampiri ibunya
"Kamu bangunin adik mu terus kamu solat subuh dulu"kata ibu
"Iya Bu"kata Clara langsung beranjak menghampiri adiknya di kamar tidur nya
"Kirana bangun dek udah siang loh"kata Clara
Kirana pun bangun masih setengah nyawa masih mengedip ngedip kan matanya
__ADS_1
Setelah 1 menit berlalu Kirana duduk dan mengumpulkan nyawa nya setelah itu dia beranjak dan menuju ke kamar mandi untuk mandi.beruntung kakak nya sudah mandi dan solat