
"kalo gitu kenapa Lo masih suruh kita"kata Eva
"sayang ayo kita udah gak punya waktu lagi kak loli dah nunggu"kata Leon yang langsung menarik tangan Clara dengan penuh kesal
'aww sakit'batin Clara saat ditarik paksa dengan Leon
"dasar orang kaya sombong mobil elit attitude sulit"kata Eva berteriak
Leon yang mendengar itu pun aslinya gemas tapi bagaimana lagi ia sudah benar benar tak punya waktu untuk meladeni omong kosong itu
"Cakra buka"kata Leon dengan amarah
Cakra yang mendengar itu pun langsung membukan pintu belakang untuk tuannya dan dia masuk didalam kursi mengemudi
"jalan cepat 10 menit harus sudah sampai"kata Leon tegas
"baik tuan"kata Cakra langsung menginjak pedal gass
"jagi sayang jangan marah marah gitu gak baik bagi kesehatan kamu sayang"kata Clara yang menyentuh dagu Leon
Leon yang mengerti itu langsung hatinya menjadi tak karu karuan mau senang tapi juga lagi marah
'anjir NII tangannya halus banget yaampun sayang andai kamu tak sakit'batin Leon
"sayang udah yaa jangan marah marah terus ntar cepat tua loh"kata Clara
"iya iya"kata Leon
__ADS_1
tak lama kemudian mereka sudah sampai ke rumah sakit yang di tuju
"sayang ini beneran kita kesini emang kak loli gak sibuk?"tanya Clara
"enggak udah kamu nurut aja sama aku"kata Leon
"iya dehh tapi..."kata Clara
"gak ada tapi-tapian"kata Leon
"okey"kata Clara
'yaallah aku belum siap untuk mengobati semua ini'batin Clara dengan gelisah dan sudah berkeringat
Leon yang tak mau berlama-lama pun langsung menggapai tangan Clara dan menggandeng nya langsung Leon buka pintu yang disana dan mendapati kakak nya yang sedang asik mengobrol dengan seorang dokter lelaki yang bertugas di puskesmas tempat Clara awal memeriksakan dirinya
brukk....
Tubuh Clara yang sudah tak bisa menahan lagi segera Leon menangkapnya agar tidak jatuh kelantai dengan sigap dan satu tangan Leon bisa mencegah tubuh yang lemas itu
"kak bantuin"kata Leon dan kak Bagas dan kak loli segera menolong Clara dan menidurkan Clara di tempat tidur untuk pasien disana
"Kakak periksa dulu"kata dokter loli
"iya kak"kata Leon
Sedangkan Bagas terdiam tak bersuara
__ADS_1
'adek sepupu ku kok bisa sampai drop gini apa kakak salah memberi mu obat?'kata dokter Bagas
Setelah beberapa lamunan nya dokter loli pun memecahkan kesunyian itu
"Bagas sayang coba kamu kesini"kata dokter loli
dokter Bagas pun menuruti perintah dokter loli itu
"perhatikan di pergelangan tangannya ini merah kan?"tanya dokter loli memastikan yang ia lihat
"iya itu merah gitu kaya abis dicengkeram apa dia habis berantem atau bagaimana?"kata dokter bagas
"Leon kesini kamu"kata dokter loli
"iya kak ada apa"kata Leon yang sudah mendekat
"coba liat tangan kamu dua-duanya"kata dokter loli
Dokter loli pun memperhatikan tangan Leon dengan teliti.
2 menit telah berlalu Leon dan dokter Bagas kebingungan ada apa di sana
"kak kenapa sih?"kata Leon bertanya tanya
"kamu nanyea ini kenapa"kata dokter loli dengan bada suara yang meniru Dilan
"iyea aku bertanya"ksra Leon tak mau kalah
__ADS_1