
"bubur ayam aja ya"kata Leon
"buat berdua aja yaa?"kata Clara
"gak satu satu aja"kata Leon
"gak habis loh"kata Clara
"yaudah okey aku cuman beli 3"kata Leon
"buat siapa aja sayang?"kata Clara
"buat kak loli,kak Bagas,dan kita"kata Leon
"okey"kata Clara
"aku pergi dulu ya bye sayang"kata Leon yang langsung melangkah pergi dan menutup pintu kembali
"Clara sekarang cuman ada dokter khusus kamu ayo bilang jujur aja biar kita tahu obat yang untuk kamu juga"kata dokter loli
"kak perut Clara tambah gak karuan ini aja perih dan panas nya melebihi yang sebelumnya tadi juga pusing nya pusing banget kak"kata Clara menjelaskan dan berkata jujur sedangkan Leon ternyata masih diambang pintu dan mendengar percakapan Clara
Flash on
'kenapa sih aku kok di suruh keluar sama Clara ada apa?apa aku harus di usir ketika dia menyampaikan penyakitnya?yaudah lah aku tunggu didepan pintu aja dari pada aku tidak tahu apa apa'batin Leon
Akhirnya Leon pun membulatkan prinsipnya untuk keluar
__ADS_1
'okey Leon jangan emosi kamu bisa kok'batin Leon dan langsung menutup pintunya
Flash off
"nah kan benar kata aku kalau keadaan kamu lebih parah dari yang sebelumnya"kata dokter loli
"iya dok saya juga merasakannya"kata Clara
"Ara kamu kalau ada keluhan bisa bilang sama kak Bagas ataupun kak loli jangan diam terus gitu kasian tubuh kamu untung tadi Leon bawa kamu kesini"kata kak Bagas
"iya kak tapi juga nunggu waktu yang tepat"kata Clara
"okey abis ini kamu masuk di ruang ronsent ya?"kata dokter loli
"ronsent dok?harus banget ya"kata Clara
"iya agar kita juga bisa tau apa yang ada di dalam tubuh kamu dan tau obat terbaik untuk kamu"kata dokter Bagas yang mulai menjelaskan
"tuan muda sudah hampir sore apa kita sebaiknya pulang dulu?"kata Cakra pelan
"Sttt diam pelan pelan bilang nya"kata Leon
"sebentar kamu pesanin bubur ayam 3 terus yang jual suruh antar kan kesini saya mau masuk dulu 10 menit lagi kita pulang"kata Leon
"baik tuan muda laksanakan"kata Cakra yang langsung pergi setelah menerima uang dari Leon
"segera!"kata Leon tegas
__ADS_1
Leon pun tak mau berlama lama ia langsung membuka pintu seketika suasana tegang dan hening
"kenapa kok langsung diam gini oke kak loli udah di periksa belum terus kenapa dan gimana keadaannya"kata Leon
"gini dia harus di robsent agar tau penyakit yang sedang ada di dalam tubuh nya dan obat yang harus kakak siapkan"kata dokter Bagas mulai bersuara
"butuh berapa menit untuk ronsent"kata Leon
"butuh sekitar kurang lebih 15 menit"kata dokter Bagas
"gak bisa untuk sekarang gak bisa karena mamah dan papah udah hampir kerumah kamu Ra"kata Leon
"untuk apa?"kata Clara
"untuk ngelamar kamu"kata Leon
"huhh terus sekarang mau gimana loh sayang"kata Clara
"sekarang makan dulu terus nanti kita otw ke rumah"kata Leon
"ohh okeyy"kata Clara
Tok...Tok...Tok....
"masuk"kata Leon mendahului dokter loli yang mempunyai ruangan itu
"tuan ini bubur nya"kata penjaga kantin rumah sakit
__ADS_1
"taruh di meja itu aja"kata Leon
"baik tuan ini uang kembaliannya"kata penjaga kantin