Pertemuan Yang Berakhir Perpisahan

Pertemuan Yang Berakhir Perpisahan
pertimbangan


__ADS_3

Selesai sudah mereka makan makanan mereka


"yah sekarang udah stabil kan keadaannya?"tanya ibu


"iya emang nya kenapa?"tanya balik ayah


"ibu pingin sewa art lagi terus ibu juga bisa kerja lagi"kata ibu


"emang kalian mau ibu kerja atau dirumah"tanya ayah pada Kirana dan Clara


"kalo aku sih nurut aja kan yang jalani ibu sama ayah Ara sebagai anak bisanya cuman bantuin dan doain"kata Clara


"iya bener tuh kak aku juga sama kaya kakak"kata Kirana


"yaudah okey ibu kerja arti disini 1 aja Jan banyak banyak kalian kalau pulang sekolah langsung pulang kalau mau apa apa tanya dulu ke ayah atau ibu lewat chat"kata ayah mempertegas


"iya yahh siap"kata Clara dan Kirana bersamaan


"Clara kamu udah mau lulus kan?"kata ayah


"iya yah kenapa"tanya Clara

__ADS_1


"kamu kan ambil jurusan matematika mau jadi notaris gak?"tanya ayah


"kuy aja sih yah dari pada gak dapat kan"kata Clara


"sama mbak yinci ya?di Kaltim"kata ayah


"yaudah deh yah gak papa"kata Clara


"kok jauh banget sih yah"kata ibu


"iya kan yinci kan di Kaltim Bu gak usah khawatir dia pasti bimbing Ara kok"kata ayah


"yaudah okay tapi kamu selalu hubungin ibu ya"kata ibu


"iya Bu kan masih 2 bulan lagi lulus nya"kata Clara


"ohh berarti masih 2 bulan lagi"kata ayah


"iya yah"kata Clara


"yaudah sana pada masuk ke kamar dan tidur jangan begadang"kata ibu

__ADS_1


"siap Bu"kata Kirana dan Clara berdiri dan mengambil piring yang mereka tadi gunakan untuk di cuci oleh mereka sendiri tak lupa Clara mengambil punya ibu dan ayah nya sedangkan ibu bergegas untuk menaruh sisa makanan yang ada di meja makan ke almari sedangkan ayah mengambil lap untuk membersihkan mejanya seakan disana sudah ada tugasnya masing masing


Anak anak dari bapak Bambang itu sudah tau dengan tugas nya masing masing.clara yang sibuk mencuci piring ayah dan punyanya sendiri pun selesai sekarang gantian Kirana yang mencuci piring nya sendiri dan ibunya.Setelah selesai Clara pun keluar dari dapur menuju kekamarnya menutup pintu kamar nya segera


'yaampun aku pusing banget untung aja tadi piring gak pecah kalau pecah bisa dimarahin deh sama ibu'batin Clara sembari mengambil obatnya yang di letakkan di laci dan segera meminum obat nya


Setelah beberapa detik kemudian


Clara sudah selesai minum obatnya Kirana sudah pergi ke kamarnya sedangkan ayah dan ibu kembali ke meja makan


"yahh ibu khawatir kalau Clara di Kaltim"kata ibu


"gak papa Bu kita ajari dia disiplin dan mandiri belum tentu kita abadi di dunia ini kan"kata ayah


"perantauan bagi anak perempuan sekarang keras loh yah"kata ibu


"Bu kalau anak kita bisa menjaga apa yang perlu dikhawatirkan"kata ayah


"sekarang tuh gak ada bedanya laki laki dan perempuan pekerjaannya sama sama bisa di jalanin kok sayang kamu tenang aja ya?"tanya ayah


"ayah pertimbangan dulu aja ntar kalo udah di fikir matang matang baru deh ayah bilang ke ibu"kata ibu masih sama cemas nya

__ADS_1


__ADS_2