
suara ayam berkokok matahari yang terbit membangunkan Clara
"hoamm huh Alhamdulillah baru jam setengah 4 ga ketinggalan sholat subuh"kata Clara
Clara pun langsung keluar dari kamar nya dan mengambil air wudhu tak terasa perih yang ada di lengannya karena luka dihatinya sudah sangat menyiksa yang menyebabkan Clara menjadi mati rasa.
"Alhamdulillah"kata Clara setelah selesai melaksanakan solat subuh
Setelah itu ia langsung membereskan mukena dan tak lupa kasurnya setelah itu ia keluar dan masuk dikamar mandi untuk mandi
10 menit kemudian
"BI Ara bantuin apa"kata Clara
"ga usah non bibi bisa kok"kata bibi menolak
"gak papa BI bibi nanti capek loh orang Clara sudah dari tadi bangunnya bibi baru bangun kah?"kata Clara yang masih dengan nada yang halus dan sopan
"iya non"kata bibi
"yaudah sini Clara handle bibi sekarang mau menu apa sih"kata Clara
"jangan non nanti kalau tuan muda marah sama saya"kata bibi
__ADS_1
"BI ga papa kok aku dah biasa kerjain ini semua sendirian sini biar Ara bantu"kata Clara
bibi yang mendengar itu pun kasian
Trut....
`hallo BI gimana gak papa kan sama Clara`kata Leon dari seberang yang baru saja selesai melaksanakan solat subuh dan bibi yang dari awal terhubung sudah me lodspemeker panggilannya pun Clara yang mendengar kaget
"ini den nona Ara susah dibilangin dari tadi maksa saya agar memberi ia pekerjaan rumah"kata bibi mengadu seperti orang julid
`sekarang Ara mana bi?`kata Leon dari seberang
"aku disini"kata Clara
Bibi pun langsung mematikan load speaker dan hp nya dikasih kan ke Clara
`sayang kamu boleh bantuin bibi boleh kok tapi lihat lihat keadaan kamu kira kira udah sembuh belum nanti efek nya apa kan kita juga ga tau`kata Leon
`terlebih kata kak loli kamu juga ga boleh kecapean dulu kan jadi stop siksa diri kamu okay?`kata Leon
"its okay"kata Clara yang langsung mengalihkan hp nya ke bibi dan segera menuju ke kamarnya tak lupa ia menutup pintunya kembali
'maaf maaf maaf sayang a....ak...aku khilaf telah menyakiti diriku sendiri semoga kamu nanti tidak bisa bertemu'batin Clara sembari menangis dan memeluk boneka nya
__ADS_1
`sayang kamu itu masih dalam proses`kata Leon
"tuan muda ini sudah bibi non Ara tadi langsung lari ke kamarnya"kata bibi
`ohh yasudah bi makasih sudah memberitahu intinya jangan buat dia kecapean harus ekstra jagain dia kalau sampai 2 hari kecapean nya tidak tinggi bibi akan saya kasih bonus` kata Leon
"baik tuan muda"kata bibi
Dan Leon segera menutup telfonnya dan ia segera bergegas
"aku berangkat dulu aja deh tapi nanti Kirana marah yaudah aku ngapain ya?"kata Clara mencoba bangkit dari keterpurukan yang ia lewati dan sebebkan sendiri
"ohh markihat seberapa gede ya luka yang semalam"kata Clara seakan akan membikin konten
"hoammm Clara......Clara....."kata Kirana dari dalam kamar
"iya ana gimana?"tanya Clara dengan sigap
"ana mintol buatin air hangat buat mandi dong"kata Kirana yang masih belum bangkit
"apa ana?"kata Clara yang pura pura tak mendengar agar bibi kedengaran
"ANA BUATIN AIR HANGAT BUAT MANDI KAK CLARA"kata Kirana berteriak dan meninggikan badan suaranya
__ADS_1