Pertemuan Yang Berakhir Perpisahan

Pertemuan Yang Berakhir Perpisahan
Diperiksa


__ADS_3

"Leon kamu bisa kan gak kasar dengan wanita?"kata dokter loli yang sudah kesal dengan tingkah adik sepupunya itu


"emang kenapa?"kata Leon tak mengerti


"masih tanya kenapa?"kata dokter loli


"ini kamu lihat tanda merah di pergelangan tangan ini?"kata dokter loli


"dok harap geser"kata Leon


Dokter Bagas pun segera geser posisi nya


"mana kak yang merah?"tanya Leon


Tanpa berkata dokter loli pun mengangkat tangan Clara yang memerah itu.leon pun melihat nya


"kak"lirih Leon


"HM?"kata dokter loli yang malas meladeni perkataan Leon


"terus kondisi Clara sekarang gimana kak?"kata Leon


"kita duduk di situ aja biar Ara gak ke ganggu"kata dokter loli yang sudah berjalan menuju ke dudukannya yang nyaman itu


"gini karena dia tadi pagi sudah sangat lelah dan pusing itu yang memicu nya apalagi dia tadi sepertinya habis minum obat tetapi tubuh nya gak dibiarkan untuk istirahat Ara juga tadi minum dan makannya belum sepertinya itu penyebab dia pingsan terlebih sepertinya kamu tadi menggandeng tangannya terlalu keras,karena dia belum pernah melakukan pengobatan apapun kecuali kemarin minum obat kakak mohon jangan kamu ngelakuin hal konyol gini lagi kasian ini loh kakak nya didepan kamu"kata dokter loli


"iya iya kak"kata Leon dengan penuh rasa bersalah dan terus menatap Clara yang terbaring

__ADS_1


'my star sayang ayo dong bangun aku sedih disini'batin Leon


Clara dengan perlahan-lahan membuka matanya melihat atap yang putih bersih itu sedikit banyak semut kecil-kecil


"sayang"lirih Leon


Clara yang mendengar itu langsung membuka matanya dengan lebar agar pandangannya jelas


"kenapa sayang kok mata kamu merah?"tanya Clara


"maafin aku sayang udah uat kamu kesakitan"kata Leon


"sayang engga lohh siapa yang bilang gitu"kata Clara


"sayang jujur aja loh"kata Leon yang menatap Clara lekat


"bener gak papa kan"kata Leon


"iya gak papa sayang kalo gak percaya periksa aja nih"kata Clara


"yaudah okey biar diperiksa sama kak loli dan calon suaminya"kata Leon


"mana sayang?"tanya Clara antusias dan hampir duduk


"gak boleh duduk dulu"kata Leon dengan sigap


"hmm"kata Clara berbaring lagi

__ADS_1


Sedangkan dokter Bagas dan dokter loli sudah di samping kasur yang dibuat rebahan Clara.Dokter Loli pun memeriksa Clara.


2 menit kemudian


Dokter loli pun sudah memeriksa Clara


"Clara kamu merasakan apa di perut' kamu?"tanya dokter loli


"gak kerasa apa apa"kata Clara


"bener?kamu yang bohong atau kakak yang salah periksa?"kata dokter loli


"udah sayang bilang aja aku juga gak apa apa in kamu"kata Leon


"sayang boleh minta tolong gak ?"kata Clara mengalihkan pembicaraan


"apa?"kata Leon


"beliin roti yah laper nih"kata Clara


"masa laper makannya hanya roti sih"kata Leon melupakan suasana yang tegang bagi Clara dan suasana yang greget bagi loli dan Bagas


"terus kalo lapar makannya apa loh?"tanya Clara


"nasi atau bubur gitu jangan roti"kata Leon


"tapi aku pinginnya roti"kata Clara masih kekeh di pendirian nya

__ADS_1


__ADS_2