Pertemuan Yang Berakhir Perpisahan

Pertemuan Yang Berakhir Perpisahan
Tidak boleh


__ADS_3

"mbak ana bibi siapkan saja"kata bibi


"biarkan Clara saja bibi siapkan yang lain"kata Kirana


Clara pun segera memasuki kamar mandi dan mengambilkan air untuk hangatkan diatas kompor


"ana udah aku siapin"kata Clara


Tin.....tin....


Klakson mobil yang tak asing bagi Clara


Clara pun segera membuka pintu dan sebelumnya mengambil tas sekolah yang sudah ia siapkan sejak tadi malam


"lleeeooonnn"kata Clara berteriak dan langsung meminta gendong seakan anak kecil yang meminta gendong ayah nya,dengan sigap Leon langsung menggendong Clara walau tubuh Leon kurus tetapi kekar didalam


ayah dan ibu pun keluar karena mendengar teriakan Clara


"loh...loo..kenapa Clara kok teriak gitu"kata ayah dari dalam


"gak papa yah Clara berangkat dulu ya"kata Clara


"okey hati hati udah dikasih uang saku sama ibu belum"kata ayah


"udah yah 10.000"kata Clara


"okey"kata ayah


Leon dengan senang hati menggendong Clara ke dalam mobil nya setelah berhasil ia dudukan dibagian penumpang dan dia sendiri berputar di bagian sopir


"okey kita berangkat sekolah ya sayang"kata Leon


"siap sayang"kata Clara yang langsung merangkul leher Leon menggunakan tangan kanannya


"bentar bentar ada yang aneh"kata Leon

__ADS_1


"ga ada loh"kata Clara


"its okay"kata Leon


"sayang nanti baju pengantin lengan transparan ya"kata Leon


"no gak Mao jangan"kata Clara


"kenapa?"kata Leon


"gak Mao aurat ku terbuka Leon"kata Clara


"its okay berarti sekalian yang berjilbab ya?"kata Leon


"nahh iya bagus kek gitu"kata Clara


"okey sip"kata Leon


mobil putih ceper mewah masuk di sekolah negeri tidak salah?siswa pada melongo


"kaga tau guwa na atau kita ke bawah aja kali ya"kata Eva


"sipp"kata Lina langsung beranjak dan berjalan menuruni tangga agar cepat di parkiran


"sayang aku mo keluar huhu bukain ya?"kata Clara merengek


"digh manja amat ni anak"kata Leon


"mau ga"kata Clara


"ga agh buka sendiri"kata Leon


'kita lihat apakah bisa?'batin Leon cengar cengir melihat Clara kebingungan mencari yang untuk membuka pintu mobil nya


"ighh mana sih ini kok ga bisa bisa"kata Clara yang mulai sebal

__ADS_1


"Yee bembang dikira yang kemaren kali Yee"kata Leon menertawakan


"NII kek mana loh"kata Clara memegang paha Leon


"okey sini aku bukain ribet amat"kata Leon


"dari dalam apa luar"lanjut Leon


"luar"kata Clara tinggal langsung ucap


"okay"kata Leon langsung membuka pintu sopirdan segera keluar


'loh kok malah keluar?'batin Clara


pintu pun terbuka Clara tetap santai walau agak terkejut karena pintunya agak aneh turun dengan pelan pelan


"Clara...."kata Lina berteriak sambil berlari menuju Clara


"aku masuk dulu"kata Clara pelan


"okey"kata Leon langsung sigap menutup pintu dan masuk di sopir segera melajukan mobilnya lama lama mobil itu telah pergi


"anjazz ganti lagi dong mobilnya"kata Eva


"iya tuhh keren sih"kata Lina


"gais kemaren yang terakhir ada tugas ga sih?"kata Clara mengalihkan pembicaraan


"ga ada"kata Lina main serobot


"iya gak ada Ra cuman ringkas bab 10"kata Eva


"okey nanti kirim ya guwe mo catat pasti kalean ga ada yang bawa buku nya kan"kata Clara


"hahaha biasalah"kata Lina tertawa

__ADS_1


__ADS_2