Petarung Suci

Petarung Suci
Chapter 10


__ADS_3

Gadis misterius


Setelah beberapa hari melakukan kultivasi di dalam gua, Lou Yan sudah hampir selesai menyerap habis seluruh energi Yuan kristal roh dan akan masuk ke ranah petarung pemula tingkat akhir.


Setelah beberapa saat berselang seluruh energi Yuan dalam kristal roh tersebut telah terhisap habis oleh Lou Yan dan kemudian lenyap menjadi abu, setelah kultivasinya selesai Lou Yan pun membuka dan mulai merasakan energi yang besar mengalir di seluruh tubuhnya.


"Eh!? kenapa di sekitarku ada titik-titik cahaya? apakah ini yang di namakan energi alam?" Gumam Lou Yan sambil melihat sekeliling gua yang di penuhi titik-titik cahaya.


"Guru, aku sudah selesai berkultivasi, namun ada titik-titik cahaya di sekitarku, apakah itu adalah energi alam?" Ucap Lou Yan sambil memegang cincin yang di kalung kan di lehernya.


Karena tidak ada respon dari gurunya Lou Yan pun marah dan mengguncang guncang kan cincin maha naga sekuat tenaga sambil berteriak memanggil Luo Shi.


"GURU......!!!CEPAT BANGUN! MURID KESAYANGANMU INI MEMBUTUHKAN ARAHAN MU!!!" Teriak Lou Yan sambil mengguncang cincin maha naga sekuat tenaga.


Tak lama kemudian Luo Shi pun keluar dari cincin maha naga. Karena guncangan yang Lou Yan buat, Luo Shi pun menjadi sempoyongan karena pusing.


" Murid kurang ajar....! Kenapa kau mengguncang rumahku sebegitu kuat!? apakah kau ingin gurumu ini menjadi idiot?" Ucap Luo Shi dengan mata berkunang-kunang.


"Guru..... asal kau tahu saja, aku sudah menganggap mu sebagai idiot sejak kau menyiksaku" ucap Lou Yan dalam hati.


"Maaf guru, aku cuman ingin bertanya! Setelah aku selesai mencapai ranah petarung pemula tingkat akhir, aku bisa merasakan ada berbagai titik cahaya di sekitarku, apakah itu adalah energi alam?" Tanya Lou Yan dengan serius.


"Bukan, energi alam hanya bisa di rasakan oleh spirit best, yang kau lihat itu mungkin adalah atribut elemen!" Jawab Luo Shi.


"Atribut elemen di bagi menjadi 5 elemen yaitu Api, Tanah, Besi, Air, dan Kayu! Biasan seorang petarung memiliki 1 sampai 3 atribut elemen dan sangat jarang ada yang memiliki 4 atribut elemen dan bahkan menurut catatan hanya ada 1 orang yang pernah memiliki 5 atribut elemen dan menjadi master elemen. Dan gabungan atribut elemen juga menentukan bakat mu, misalnya gabungan atribut api dan besi akan menjadi master senjata, lalu gabungan antara api dan air akan menjadi seorang Alkemis!" Ucap Luo Shi sambil menjelaskan macam-macam atribut.


"Lalu, apa yang bisa di lakukan oleh seorang master elemen guru?" tanya Lou Yan sambil tertegun.


"Seorang master elemen memiliki potensi tak terbatas, bisa di bilang dia seperti dewa yang mampu melakukan apa saja dan dengan mudah menaklukkan seluruh benua petarung! Dan dengan kekuatan yang absolut tersebut, aku yakin para monster-monster kuno akan keluar dari persembunyiannya!" Ucap Luo Shi dengan muka menyeramkan.

__ADS_1


"Tapi guru kenapa aku cuman bisa melihat titik-titik cahaya berwarna emas dan tidak dapat merasakan apapun? apakah aku cuman memiliki 1 atribut elemen saja?" Tanya Lou Yan sambil mengamati titik-titik cahaya di sekitarnya.


"Seseorang yang berada tingkat kultivasinya berada di petarung awal belum sepenuhnya membangkitkan Indra mereka! Namun itu memiliki keuntungan tersendiri, saat kau berada di rahan tersebut kau dapat menyerap seluruh energi yang ada di sekitarmu tanpa harus memilah-milah atribut elemennya!" jelas Luo Shi sambil tersenyum.


"Baiklah karena kau sudah selesai berkultivasi ayo kita jelajahi dunia pararel ini!" Ucap Luo Shi sambil pergi ke luar gua.


Lou Yan pun keluar dari gua tersebut dan mulai menuruni tebing, namun saat sudah hampir sampai daratan tiba-tiba sebuah anak panah melesat ke arah Lou Yan dan menancap tepat di samping badan Lou Yan.


"Ah!! Siapa yang berani menembakkan panah ke arahku?! Cepat keluar jangan cuman berani menyerang diam-diam!" Teriak Lou Yan sambil terus menuruni tebing sampai ke bawah.


Setelah sampai di bawah tebing dia sibuk mencari seseorang yang telah menyerangnya diam-diam.


"Hey bocah tengik! di depan mu seratus meter dari sini aku merasakan ada yang sedang berkelahi! sebaiknya kau cepat kesana dan lihat!" Ucap Luo Shi dengan menggunakan telepati.


Setelah mendengar adanya pertarungan Lou Yan pun bergegas masuk ke dalam hutan untuk melihat orang-orang tersebut, namun saat sampai di sana dia hanya melihat ada bekas pertarungan antar petarung dan ada seorang perempuan tergeletak berlumuran darah.



Perempuan tersebut memakai baju zirah kesatria kerajaan angin salju berwarna biru lengkap dengan sebilah pedang di tangannya, melihat dari auranya dia adalah seorang petarung tingkat kondensasi Qi.


"Dia masih hidup, dia hanya terluka parah namun tidak mengenai Meridian dan organ vitalnya! Seharusnya dia tidak akan mati dengan cepat." Ucap Luo Shi sambil keluar dari cincin maha naga.


"Xiao Yan cepat gendong dia dan ikuti aku! Di dekat sini ada sungai dan gua, kita bisa istirahat di sana dan menyembuhkan lukanya." Ucap Luo Shi sambil berlari menjauh.


Tak lama kemudian Lou Yan dan Luo Shi pun sampai di sebuah air terjun, di belakang air terjun tersebut ada sebuah gua yang cukup besar dan mampu di buat untuk bersembunyi dari spirit best.


"Xiao Yan, di belakang air terjun itu ada gua, kau masuklah ke dalam!"


Tanpa pikir panjang Lou Yan pun mengikuti perintah gurunya dan langsung melompat ke arah air terjun tersebut. Ternyata memang benar di dalam air terjun tersebut ada sebuah gua yang cukup besar dan aman dari spirit best.

__ADS_1


"Guru, apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku tahu sedikit tentang pengobatan, tapi aku tidak punya obat-obatan sekarang." Tanya Lou Yan ke Luo Shi sambil menaruh perempuan tersebut di atas batu.


"Aku punya obat untuk mengobati lukanya, kau cepat lepas pakaiannya dan bersihkan darahnya!." Ucap Luo Shi sambil keluar dari cincin membawa beberapa botol obat.


"Eh!! Kenapa aku!? Guru aku mana mungkin membuka pakaian wanita tanpa izin!" Ucap Lou Yan dengan wajah merah.


"Sudah jangan banyak ngeluh! Lakukan saja apa yang aku katakan, toh ini juga untuk kebaikannya sendiri, pasti dia akan memakluminya saat dia bangun!" Ucap Guru muka jengkel.


"Hey bocah ingat ya! Jangan sesekali mengambil keuntungan darinya! Atau aku akan melempar kau ke mulut spirit best!" Ucap Luo Shi dengan naga tinggi dan membalikkan badannya.


Ahkirnya Lou Yan pun mulai mengobati luka gadis tersebut dan mulai membalutnya dengan perban. Karena luka luarnya cukup parah Lou Yan harus membalut kan perban hampir ke seluruh tubuhnya.


Setelah satu jam ahkirnya Lou Yan pun selesai mengobati luka gadis tersebut" Guru aku sudah selesai mengobatinya! sekarang dia sudah dalam kondisi stabil!" Teriak Lou Yan memanggil gurunya yang sedang bersemedi di atas batu.


"Kya...!! Bocah sialan kenapa kau tidak memakaikannya baju setelan mengobatinya! Apakah kau sengaja mencari kesempatan hah!?" Teriak Luo Shi sambil memukul kepala Lou Yan.


"Aduh....! Maaf guru, tapi bajunya sudah sobek semua dan berlumuran darah, dan aku juga nggak punya baju yang bisa dia pakek. Lebih baik kita tutupin saja dengan selimut!" Ucap Lou Yan sambil memegang kepalanya yang benjol.


" Ya sudahlah, sekarang biarkan dia istirahat di sini dulu! Dan kau ikut aku!" Ucap Luo Shi sambil keluar dari gua.


" Eh guru, tunggu aku! Sebelum pergi katakan dulu kita mau apa!" Ucap Lou Yan sambil pergi keluar gua mengikuti gurunya.


Setelah keluar dari gua Luo Shi pun mengajak Lou Yan ke sungai di bawah air terjun tadi. Luo Shi hendak membantu Lou Yan untuk mencapai tahap fondasi spirit agar dia bisa memulai pelatihannya.


" Xiao Yan, cepat duduk di atas batu ini! Aku akan membantumu memasuki ranah fondasi spirit dengan cepat!" Ucap Luo Shi yang sudah duduk di atas batu.


"Baik guru!" Jawab Lou Yan sambil mendekati gurunya.


Lou Yan pun mulai duduk bersila dan bersiap untuk menerobos ke ranah fondasi spirit. Luo Shi pun ikut membantu Lou Yan untuk segera menerobos dengan menyalurkan energi Qi miliknya ke Lou Yan.

__ADS_1


__ADS_2