
Melatih Fisik Dengan Energi Yuan
Setelah berhasil membangkitkan energi Yuan yang ada dalam tubuhnya, Lou Yan pun akhirnya mampu masuk ke tingkat petarung tahap pemula tingkat menengah, itu adalah langkah kecil yang di ambil Lou Yan untuk menjadi seorang petarung terkuat di dataran petarung.
Setelah selesai sarapan Lou Yan pun melanjutkan pelatihan yang gurunya berikan "Guru, sekarang aku sudah menguasai energi Yuan, jurus apakah yang akan kau berikan padaku?" tanya Lou Yan dengan antusias.
"Jangan konyol, walaupun kau sudah bisa menggunakan energi Yuan tapi dasar tubuhmu masih sangat lemah, sekarang lanjutkan saja pelarihan mu kemarin!" jawab Luo Shi sambil menunjuk ke arah baru besar.
"Di sana ada sebuah baru besar, kira-kira beratnya setengah ton, angkat batu itu dengan posisi kuda-kuda selama setengah hari." ucap Luo Shi dengan muka bahagia.
"Ah... ba~baik guru a~aku akan segera berlatih." ucap Lou Yan dengan gagap sambil melihat batu besar itu dengan pandangan ngeri.
"Bagus-bagus, jika sudah selesai pergilah ke tengah hutan dan kita akan mulai tahap berikutnya." kata Luo Shi sembari masuk ke dalam cincin maha naga.
'Ya dewa, mukanya bahagia sekali, sepertinya dia sengaja menyiksaku kali ini. Susahlah semoga dia tidak akan membiarkan aku mati tertindih batu ini.' ucap Lou Yan dalam hati.
__ADS_1
Lou Yan pun mengangkat batu besar tersebut dengan kuda-kuda selama setengah hari, namun setelah mengangkat batu itu selama beberapa menit dia mulai menyadari suatu hal yang spesial dari baru tersebut.
"Eh kenapa rasanya batu ini menyalurj energi Yuan yang sangat besar? rasanya tubuhku seperti berada di bawah air terjun Yuan, mengalir tiada henti. Jadi ini inti dari latihan ini." gumam Lou Yan dengan ekspresi bingung dan kaget.
Baru beberapa jam mengangkat batu tersebut, tubuh Lou Yan pun mulai di kelilingi energi Qi yang sangat kuat, energi Qi tersebut tercipta karena pemurnian energi Yuan yang di lakukan oleh Lou Yan. Energi Qi tersebut mulai membangun ulang stamina dan fisik Lou Yan.
Matahari sudah tepat di atas kepala menandakan waktu sudah siang, ahkirnya Lou Yan pun bisa mengakhiri sesi latihan ini dan melanjutkan latihan berikutnya
"Xiao Yan latihan sudah selesai, kau boleh istirahat dan makan siang terlebih dahulu sebelum melanjutkan latihan berikutnya." ucap Luo Shi dari dalam cincin maha naga.
"Hem.... kau menyadarinya ya? Baiklah akan ku jelaskan sedikit tentang batu tersebut,"
"Batu itu sebenarnya adalah sebuah senjata suci, batu itu bernama batu lautan surgawi. Menurut legenda, batu itu dulunya berada di dalam lautan Yuan yang ada di kahyangan, namun karena pertempuran suku iblis dan kerajaan angin salju, batu serabut terhempas ke dunia ini. Orang yang berlatih di dekat batu itu akan mendapatkan pasokan energi Yuan yang tak terbatas."Luo Shi menjelaskan asal usul batu tersebut kepada Lou Yan.
"Astaga...... ternyata benar-benar batu yang sangat luar biasa, tapi batu ini pasti sudah tergeletak si sini selama ribuan tahun, kenapa tidak ada orang yang menemukannya?" tanya Lou Yan sambil memandang ke arah batu tersebut.
__ADS_1
*Itu karena wilayah hutan ini termasuk wilayah yang berbahaya, walaupun mereka berhasil masuk ke dalam hutan ini dan menemukan belum tentu mereka akan selamat, ada banyak binatang spirit yang berkeliaran di sini," jawab master Luo Shi dengan muka penuh aura menakutkan.
"Bi~binatang spirit!?, bukankah cheetah yang waktu itu mengejar ku juga termasuk monster spirit? Huh.... untung saja aku menang saat melawannya." ucap Lou Yan dengan penuh rasa percaya diri.
"Hey bocah sialan! masih bisa berlagak jagoan ya? waktu itu kalau tidak ada aku kau pasti sudah jadi makanan hewan itu, kalau berani coba sekarang kau tantang lagi para hewan itu!" ucap master Luo Shi dengan amarah membara.
"Hehehe.... maaf guru, tentu saja aku tidak berani, Kaulah penyelamat hidupku." ucap Luo Shi sambil memasang muka sok imut.
"Sudahlah, cepat ikut aku ke tengah hutan dan mulai pelatihan berikutnya, kalau latihan ini berjalan lancar maka kau akan ku beri satu jurus untuk kau pelajar." ucap Luo Shi sambil berjalan ke arah tengah hutan.
"Eh, tunggu guru aku belum selesai makan siang! Setidaknya tunggu aku selesai dong."
"Kalau tidak segera menyusulku kau tidak akan dapat makan malam kali ini."
"Ba~baik guru aku segera ke sana." ucap Lou Yan dengan muka pasrah.
__ADS_1
'Dasar guru idiot....!!! aku manusia tau perlu makan dan istirahat, kau sih enak jadi arwah tidak perlu makan dan istirahat!' Lou Yan yang sedang mengamuk dalam hatinya.