
Fondasi yang kokoh
Setelah beberapa jam melakukan kultivasi ahkirnya Lou Yan pun merasakan tanda-tanda akan penerobosan ke ranah fondasi spirit.
Tak lama kemudian di dalam tubuh Lou Yan muncul inti spirit yang memancarkan aura murni yang sangat kuat.
Kemunculan inti spirit tersebut adalah pertanda bahwa Lou Yan sudah berhasil melewati cobaan kenaikan dan menjadi seorang petarung ranah fondasi spirit.
" Guru! ahkirnya aku sudah mencapai tahap fondasi spirit!" Ucap Lou Yan kepada gurunya dengan penuh kegirangan.
"Bagus! setelah ini awal perjalanan-mu menjadi seorang petarung sejati akan di mulai! " Ucap Luo Shi kepada muridnya.
Karena sudah terlalu lama meninggalkan gadis tadi merekapun segera bergegas masuk ke dalam gua untuk memeriksanya.
Saat mereka masuk ke dalam gua merek terkejut karena tubuh gadis tadi sudah tidak berada di dalam gua itu.
" Waaa..... guru! di mana perempuan tadi? bukankah dia masih terluka parah dan tak sadarkan diri?" Teriak Lou Yan dengan panik.
"Bodoh! Ayo kita cari di luar! dengan luka-luka itu dapat dipastikan dia tidak akan bertahan di dalam hutan dimensi rahasia ini lebih dari satu hari!" Ucap Luo Shi dengan muka serius.
Dengan cepat dan hati-hati mereka terus menyusuri hutan untuk mencari wanita tersebut.
Setelah hampir setengah jam mencari, ahkirnya Luo Shi menemukan jejak aura milik gadis tersebut.
" Lou Yan, dua ratus meter dari sini aku merasakan aura gadis itu, cepat susul dia! dia dalam masalah." Ucap Luo Shi kepada Lou Yan.
"Baik!" Ucap Lou Yan sambil berlari menuju arah yang gurunya beritahu.
Benar saja, setelah sampai di tempat yang gurunya tunjukkan dia melihat gadis tersebut yang sedang bertarung melawan seekor spirit best serigala darah.
"Hah~hah.... kenapa malah ketemu best gila di saat seperti ini!" Gumam gadis tersebut sesat sebelum tumbang karena kehabisan tenaga.
Karena luka yang di deritanya belum pulih, ahkirnya gadis tersebut jatuh pingsan.
__ADS_1
Menyadari musuhnya sudah lemas, best itu pun langsung mendekati gadis tersebut dan hendak membunuhnya.
Menyadari nyawa gadis tersebut dalam bahaya, Lou Yan langsung berlari ke arah best serigala tersebut.
" Iblis sialan...!" Teriak Lou Yan sambil memukul serigala tersebut dengan sangat keras.
Walaupun sudah menerima pukulan cukup keras dari Lou Yan, namun karena berbeda kekuatan yang sangat jauh membuat serigala itu tidak terluka oleh pukulan Lou Yan.
Melihat muridnya berhadapan dengan musuh yang tangguh Luo Shi pun segera menolong muridnya.
"Lou Yan! kau bawa gadis itu pergi dulu, aku akan menahan best serigala ini." Ucap Luo Shi sambil berdiri di depan Lou Yan.
"Guru! kau masih berbentuk roh, apakah kau bisa melawannya?" Tanya Lou Yan dengan cemas.
"Heh! Kau kira dengan bentuk roh-ku, aku tidak bisa apa-apa? Kalo begitu diam di sini dan saksikanlah kehebatan dari great master-mu ini!" Ucap Luo Shi sambil memancarkan aura membunuh yang kuat.
Melihat aura membunuh yang sangat kuat, serigala itu menjadi marah dan langsung berlari ke arah Luo Shi sambil bersiap menerkam-nya.
"Berani bertingkat di hadapan kekuatanku dewa ku?!
Luo Shi langsung menarik pedangnya dari cincin dimensi miliknya dan bersiap mengayunkan pedangnya sambil berteriak "Belah
..... Kehancuran!!!" Teknik ini adalah teknik tingkat bumi yang telah lama hilang, Cara kerja teknik ini adalah menggunakan seluruh energi yang di pusatkan pada mata pedang lalu dengan cepat di tebas-kan ke lawan.
Satu ayunan pedang dari Luo Shi tak hanya membuat monster serigala itu terbelah menjadi dua, namun hampir dua ratus meter tanah di depan Luo Shi juga ikut terbelah menjadi dua dan menyisakan lubang panjang yang sangat dalam.
"Lou Yan, cepat gendong gadis itu dan segera pulang ke gua!" Ucap Luo Shi sembari menyimpan pedangnya kembali ke dalam kantong penyimpanan.
Setelah sampai di dalam gua, Luo Shi pun mengecek keadaan gadis tersebut.
"Dia tidak terluka serius, cuman kehilangan terlalu banyak energi saja dan paling tiga hari lagi sudah siuman" Ucap Luo Shi setelah mengecek keadaan gadis tersebut.
"Guru karena dia tidak akan bangun dalam tiga hari ke-depan, lebih baik kita lanjutkan latihan saja!" Usul Lou Yan sambil tersenyum licik.
__ADS_1
"baiklah-baiklah aku paham maksudmu, kau cuman ingin aku warisi teknik tingkat tinggi kan?" Ucap Luo Shi sambil memalingkan muka.
"Hehehe... Sesuai janji kan, bila aku sudah naik tingkat jadi seorang petarung kau akan mewariskan murid-mu ini teknik bertarung." Jawab Lou Yan dengan wajah kegirangan.
Luo Shi pun berbalik ke depan Lou Yan dan memunculkan dua buah gulungan di tangannya.
"Bocah! Sekarang ada dua gulungan di tanganku! di tangan kiri-ku adalah teknik tingkat Raja Tapak naga emas dan di tangan kananku adalah teknik tingkat kuning Api langit"
Tiap jurus di bedakan menjadi beberapa tingkatan antara lain level kuning, hijau, hitam, Raja, dan immortal. Masing-masing level juga di bagi menjadi tiga yaitu awal, menengah, dan akhir.
"Tapak naga emas adalah teknik peringkat sembilan terkuat di benua petarung, jika kau bisa mempelajari teknik ini sampai tingkat akhir kekuatannya bahkan mampu langsung menghancurkan satu negara hanya dalam sekali pukul"
"Sedangkan teknik Api langit adalah teknik level kuning, namun walaupun level rendah teknik ini memiliki keistimewaan tersendiri."
"Keistimewaan? apa itu guru?" Tanya Lou Yan dengan penuh rasa penasaran.
"Keistimewaan dari teknik ini adalah, teknik ini mampu berevolusi sesuai dengan basis kultivasi sang pengguna."
"Jika kau dapat melatih teknik ini sampai ke tahap akhir kau bahkan bisa membantu ulang raga manusia" ucap Luo Shi dengan muka sedih.
"Apa?! De-dengan kata lain teknik Api langit ini mampu membuat guru bangkit kembali?" Tanya Lou Yan yang dengan terkejut karena mendengar penjelasan gurunya.
"Benar, tapi teknik ini sulit di kembangkan dan akan menghambat proses pelatihan mu" ucap Luo Shi sambil menghela nafas.
"Aku sudah menjelaskan kelebihan dan kekurangan dari kedua teknik ini, sekarang saatnya kau memilih, dan jangan khawatir walaupun kau tidak memilih teknik Api langit kita akan tetapi menjadi guru dan murid." Ucap Luo Shi sambil berusaha ceria.
"Guru.... Aku memang berkata ingin bertambah kuat dan segera menyelesaikan dendamku..."
"Tapi aku tidak pernah bilang kalo aku ingin bertambah kuat dengan mengorbankan orang-orang yang ada di sekitarku! Guru seberat apapun rintangan yang akan aku hadapi, aku ingin berdiri di puncak daratan ini bersama guru-ku" Ucap Lou Yan yang langsung mengambil gulungan teknik Api langit.
Mendengar perkataan dari Lou Yan, seketika hati Luo Shi pun tersentuh dan dengan girangnya langsung berteriak dan memancarkan aura agung dari seorang pendekar naga.
"Hahaha..... Luo Shi kali ini kau ahkirnya benar-benar tidak salah memilih murid! Hey bocah kau sudah berniat berbakti kepada-ku, aku juga akan mengajarimu semua yang aku bisa!" Teriak Luo Shi yang sedang girang sambil memancarkan aura pendekar naga.
__ADS_1