Petarung Suci

Petarung Suci
Chapter 12


__ADS_3

Perkenalan


Setelan berhasil membangun fondasi kultivasi ahkirnya Lou Yan pun menerima teknik beladiri Api langit dari Luo Shi, meskipun jurus itu adalah jurus tingkat kuning tapi jurus itu memiliki keistimewaan tersendiri di antara jutaan teknik beladiri di benua soul. Level teknik Api langit mampu meningkat dari level kuning sampai tingkatan tertinggi sesuai dengan pemakainya.


Setelah selesai mempelajari dasar-dasar dari kultivasi dari gurunya, ahkirnya Luo Yan pun memutuskan untuk berlatih teknik Api langit selama beberapa hari sambil menunggu gadis misterius tersebut bangun.


"Ingat Xiao Yan, Teknik Api langit berfokus pada tekat si pemakai, jika tekat-mu kecil maka itu akan mempengaruhi kekuatan dari teknik tersebut" Ucap Luo Shi sambil mengawasi muridnya yang sedang fokus berkultivasi.


Sambil duduk bersila di atas batu di tepi sungai Lou Yan pun memejamkan matanya dan mulai fokus memahami teknik pengembangan Api langit yang sudah dia pelajar, Selama beberapa hari Lou Yan terus duduk bersila di atas batu tersebut sambil terus mempelajari teknik Api langit.


Setelan beberapa hari berlalu ahkirnya Lou Yan pun selesai berkultivasi dan berhasil sedikit memahami teknik Api langit.


"Guru berapa lama aku berkultivasi, kenapa rasanya hutan ini agak berbeda dari sebelumnya?" Tanya Lou Yan kepada Luo Shi yang sedang sibuk memancing di sebelahnya.


"Oh ternyata kau sudah selesai berkultivasi, kau sudah berlatih selama satu bulan lebih tentu saja hutannya sedikit berubah!" Jawab Luo Shi sambil memasang muka jenuh.


"APA SEBULAN LEBIH?! Gu…guru jangan becanda, kalau aku sudah berlatih selama itu kenapa aku tidak mati kelaparan?" Tanya Lou Yan sambil memasang wajah shock dan kebingungan.


"Huh dasar bodoh! kau kira fisik kultivator abadi selemah itu sampai-sampai akan mati cuman karena tidak makan sebulan! Bahkan seorang kultivator tingkat Nirwana mampu tidak makan selama ribuan tahun!" Jawab Luo Shi dengan nada kesal.


"Oh… Jadi bagaimana keadaan gadis itu? tanya Lou Yan sambil menoleh ke arah gua.


"Dia masih belum bangun sampai sekarang, tapi jangan khawatir menilai dari aura yuan yang di pancarkan gadis itu setidaknya berada di tahap jendral petarung." Jawab Luo Shi sambil menutup mata dan berfikir.


"Hey bocah! Daripada sibuk mengkhawatirkan orang lain lebih baik khawatirkan dirimu sendiri, coba perlihatkan kepadaku sampai mana pemahaman mu tentang teknik pengembangan Api langit itu selama sebulan lebih!" Ucap Luo Shi sambil berdiri dan beranjak dari tempat duduknya.


"Hehehe… Guru! jangan sampai kaget karena bakat ku ya, lihatlah teknik teknik menakjubkan yang sudah ku pelajari selama sebulan lebih!"

__ADS_1


'Pertama rasakan energi Yuan yang berputar di dalam tubuh…lalu kepalkan kedua tangan dan pusatkan seluruh energi yuan di kedua tangan dan bayangkan kobaran perubahan energi yuan menjadi bentuk api… lalu pukul lurus dan lepaskan seluruh energi yang tersimpan di kedua tangan lalu…' "Kobaran api suci!" Teriak Lou Yan sambil melontarkan serangannya ke arah batu besar di tepi sungai.


Walaupun sudah menyerang batu tersebut dengan seluruh kekuatan yang Lou Yan miliki batu tersebut bahkan tidak hancur ataupun tergores sedikitpun.


"Hahahaha… Hey Xiao Yan! barusan jurus apa yang kau keluarkan? Bahkan itu tidak cukup untuk memasak ikan bakar Hahaha…!" Ujar gurunya sambil tertawa geli melihat jurus muridnya yang bahkan lebih lemah dari api biasa.


"Hah… ke…kenapa bisa begini? Guru kenapa dengan serangan penuh dariku bahkan tidak bisa menggores permukaan batu itu?" Tanya Lou Yan dengan muka shock dan lemas.


"Hahaha… Sadarilah kemampuanmu sendiri bocah! Pemahaman yang kau miliki dari teknik pengembangan Api langit bahkan tak lebih dari setetes air di lautan, Jika kau ingin bertambah kuat tekun lah berlatih dan jangan banyak membantah!" Ujar Luo Shi sambil tertawa.


"Sudahlah Xiao Yan, lebih baik kita pergi ke dalam goa dan menemui gadis itu! sepertinya dia akan bangun sebentar lagi." Ucap Luo Shi sambil pergi menuju goa di balik air terjun.


Setelan masuk ke dalam goa Lou Yan melihat gadis tersebut masih terbaring di lantai beralaskan dedaunan kering, walaupun tidak makan dan minum selama sebulan lebih tapi gadis tersebut masih terlihat baik-baik saja seperti seorang yang sedang tidur saat malah hari.


"His… Ternyata wanita ini lumayan pemalas juga ya... Walaupun sudah sembuh dia malah masih tertidur pulas." Ujar Luo Shi sambil menggelengkan kepala menatap gadis tersebut.


'Kenapa aku di sini? bukankah aku tadi sedang lari dari kejaran spirit best, kenapa aku bisa kembali ke goa ini lagi?' Tanya gadis tersebut dalam hati.


"Anu… Di mana aku? Dan siapa kamu?" Tanya gadis tersebut dengan muka bingung dan lemas.


"Namaku Lou Yan! Aku adalah seorang kultivator pengembara, beberapa bulan yang lalu aku menemukanmu terluka parah di dalam hutan, lalu kau siapa? kenapa kau bisa berada di dimensi ini dan bahkan sampai terluka separah ini." Jawab Lou Yan sambil memberikan minum kepada gadis tersebut.


"Kau bisa memanggilku Ran, aku adalah seorang kesatria dari kerajaan angin salju, tadinya aku di suruh untuk menyelidiki gelombang energi aneh yang muncul di area sekitar hutan, tapi tiba-tiba aku di serang oleh komplotan serigala perak, saat aku berusaha lari menggunakan jimat distorsi ruang tapi malah masuk ke dalam sini dan ahkirnya malah tidak di sergap oleh suku bar-bar."


"Jimat distorsi ruang? Heh tak ku sangka latarbelakang gadis ini tak sesederhana yang aku bayangkan." Ucap Luo Shi sambil tersenyum tipis.


"Ah…Memang kenapa dengan jimat itu?" Tanya Lou Yan sambil menoleh ke arah gurunya.

__ADS_1


"Nanti kau juga tahu sendiri! sekarang lebih baik kau urus gadis itu, dalam waktu tiga hari kita akan pergi menjelajahi dimensi ini!" Ucap Luo Shi sambil menghilang masuk ke dalam cincin maha naga.


"Kau bicara dengan siapa?" Tanya Ran yang bingung karena tidak bisa melihat Luo Shi.


"Ah…bukan apa-apa! Lebih baik kau segera memulihkan dirimu, dalam tiga hari lagi aku akan melanjutkan pengembaraan ku di dimensi ini, setelah lima tahun berlalu di dunia ini nanti jalan keluar dari dimensi ini akan terbuka dan kita bisa pergi bersama!" Ucap Lou Yan.


Mereka pun memulai persiapan untuk perjalanan yang akan di lakukan tiga hari ke depan di dalam dimensi tersebut. Walaupun Lou Yan sibuk merawat Ran yang masih belum sembuh tapi dia juga tidak lupa untuk terus berlatih teknik Api langit miliknya.


"Gerakan itu… Aku belum pernah melihat di sekte manapun, darimana kau mempelajarinya?" Tanya Ran yang penasaran dengan gerakan Lou Yan yang belum pernah dia lihat sebelumnya.


"Ah…Ini adalah gerakan dari teknik pengembangan-ku namanya Api langit, walaupun teknik ini tingkatannya adalah level kuning tapi teknik ini tak kalah hebat dari teknik level immortal loh!" Jawab Lou Yan dengan penuh semangat.


"Apa sama kuatnya dengan teknik immortal!? bagaimana bisa?" Tanya Ran dengan terkejut.


"Hehehe… Teknik-ku ini adalah teknik paling istimewa di antara jutaan teknik di dunia ini." Jawab Luo Shi dengan senyum bangga.


"Keistimewaan di antara jutaan teknik, apa itu?"


"Teknik ini bisa……"


"Jika kau berani melanjutkan ucapan-mu itu maka aku akan dengan senang hati melempar-mu ke wilayah spirit best di tengah hutan!" sela Luo Shi dengan nada marah.


Mendengar suara guru-nya yang terdengar seperti sedang marah Lou Yan pun langsung gugup ketakutan dan tidak berani berkata apa-apa lagi.


"Eh? Kenapa kamu gemetar dan wajahmu pucat kau sakit?" Tanya Rin sambil nyentuh dahi Lou Yan.


"Ti…tidak! aku hanya merasakan ada sebuah energi yang dingin sedang mengancam-ku." Jawab Lou Yan sambil terus gemetar ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2