
Membangkitkan Energi Yuan
Tak terasa waktu senja pun sudah tiba, matahari sudah berada di ufuk barat dan memancarkan cahaya jingga yang indah dan menenangkan. dua kilometer dari Lou Yan, gurunya sudah menantinya di sebuah baru besar di dekat gua.
"Lou Yan ayo lebih cepat, jangan jadi anak manja. Kau itu kelak kau harus kuat, kobarkan kembali api semangatmu tadi" ucap gurunya dengan menggunakan tenaga dalamnya
"Ba_baik guru aku akan akan lebih cepat lagi dan tidak akan membuat guru menunggu lebih lama" ucap Lou Yan yang sudah kehabisan tenaga.
Dengan sisa tenaganya dia berlari lebih cepat untuk segera sampai agar tidak membuat gurunya menunggu lebih lama
Sinar matahari yang hangat pun sudah berganti menjadi sinar rembulan yang menenangkan dan hutan pun sudah menjadi area yang paling berbahaya. rak lama setelah malam tiba, akhirnya Lou Yan pun sampai di tempat gurunya berada.
"Astaga lama sekali kau Xiao Yan, cuman memutar hutan sekecil baru saja kau menghabiskan waktu satu hari. dasar lelaki yang manja." kata Luo Shi dengan pandangan meremehkan.
'Astaga hutan yang luasnya menyamai lautan ini kau bilang sekecil batu! ya dewa apakah dia lama kesepian di dalan cincin sampai otaknya Korslet?' batin Lou Yan.
"Heheh maaf guru aku baru pertama kali berlari sejauh ini" ucap Luo Yan sambil tersenyum getir.
__ADS_1
"Ah sudahlah, karena hari sudah malam latihan akan di lanjutkan besok, tapi ingat latihan ini akan kau alami sampai kau merasa terbiasa" ucap Luo Shi dengan muka datar
"Baik guru aku tidak akan mengecewakan mu aku tidak akan menyerah sampai kapanpun"
"Bagus, setelah kau selesai menjalani latihan ini aku akan mulai mengajarimu latihan yang akan meningkatkan energi Yuan dalam tubuhmu. Sekarang kau istirahat dan makanlah buah ini agar tenaga dan stamina tubuh mu pulih." ucap Luo Shi sambil menyerahkan sekeranjang buah yang berbentuk aneh.
Karen tidak pernah melihat buah tersebut Lou Yan sangat kebingungan dengan buah tersebut, buah itu agak mirip seperti apel tapi memiliki bentuk yang agak aneh dan berwarna emas. Karena melihat wajah gurunya yang sedang tidak baik, maka Lou Yan tidak banyak tanya dan langsung memakan buah tersebut.
Setelah makan buah tersebut dada Lou Yan menjadi sangat panas dan sesak, dari dalam tubuhnya memancar cahaya Qi yang amar besar.
"Ugh... guru kenapa dadaku menjadi panas dan sesak? rasanya dadaku seperti di tindih gunung," ucap Lou Yan sambil menahan rasa sakit.
"Baik guru aku akan segera bermeditasi dan menyerap energi Qi ini, tapi energi Yuan yang ku pancarkan semangat besar, apakah tidak akan menarik perhatian para petarung?" tanya Lou Yan dengan muka memerah kepanasan.
Tenang saja aku akan membuat kekkai, jadi kau tidak akan terdeteksi oleh orang lain." jawab Luo Shi sambil membuat segel pelindung kekkai
Kekkai adalah sebuah pembatas energi yang terbuat dari energi Yuan dalam tubuh seorang petarung. Biasanya hanya petarung level tinggi yang bisa mengguna dan mengendalikannya, kekkai yang di buat Luo Shi adalah kekkai khusus yang mampu membuat area yang di lindungi kekkai menjadi tak terlihat dan seperti berpindah dimensi.
__ADS_1
"Baik guru aku akan segera menyerap energi Qi ini." ucap Lou Yan sambil memulai fokus menyerap energi Qi.
Setelah selesai membuat kekkai pelindung Luo Shi pun masuk ke dalam cincin maha naga untuk beristirahat, sedangkan Lou Yan duduk di atas batu sibuk menyerap energi Qi dalam tubuhnya semalaman.
Keesokan paginya Lou Yan masih duduk si atas batu dan sibuk menyerap energi Qi dalam tubuhnya, tiba-tiba Luo Shi pun keluar dari cincin dan memanggil Lou Yan.
"Hey Xiao Yan kau sudah selesai belum?, aku akan pergi memancing kalau sudah selesai segera melanjutkan latihan kemarin!" ucap Luo Shi sambil membawa alat pancing.
Beberapa jam kemudian tiba-tiba tubuh Lou Yan memancarkan cahaya emas dan seketika itu batu yang di duduki Lou Yan meledak dan mengakibatkan air di sungai dekat gua pun berguncang.
"Guru aku sudah berhasil menyerap energi Qi di dalam tubuhku dan mengubahnya menjadi energi Yuan! Dan sepertinya aku sudah menjadi petarung pemula tingkat menengah!" Teriak Lou Yan dengan muka bahagia dan bangga.
"Dasar bocah!!! Baru menjadi petarung tingkat pemula saja udah heboh sekali! lihat gara-gara ulah mu ikan-ikannya jadi kabur..!!" kata Luo Shi sambil memukul kepala Lou Yan.
"Maaf guru, tadi energi Yuan dalan tubuhku tiba-tiba meledak dan membuat guncangan yang besar"
'Ya dewa murid naik tingkat malah di marahin, bener bener otak guruku ini sudah Korslet!' Batin Lou Yan yang sesungguhnya.
__ADS_1
"Baiklah sekarang makanlah dulu, setelah lanjutkan latihan mu!" ucap Luo Shi sambil membakar ikan yang berhasil dia tangkap.