
●●●Di parkiran rumah sakit●●●
Abi yang sudah menenangkan Clara dengan sangat baik sampai sampai Clara tertidur dibuatnya karena dia juga sudah lelah menangis, melihat Reza yang keluar dari pintu gawat darurat dengan wajah yang muram mendekat dan bertanya
"Bro, kenapa lu? kok keluar? Ell gimana?" Tanya abi namun di abaikan begitu saja oleh Reza
Melihat sahabat teman sepermainanya semasa kecil itu begitu bersedih tentu saja membuat hatinya risau, karena Abi tau jelas Reza tidak bisa melakukan apa-apa saat dia marah, tapi dia bisa melakukan apa saja saat dia bersedih dan itulah yang paling di khawatirkan Abi
"Bro kalau ada apa-apa telfon yah? " kata Abi yang melihat Reza berjalan melaluinya masuk ke dalam taksinya karena mobilnya tadi tertinggal di tkp kecelakaan itu, bagaimana tidak? saat tiba di tkp Reza dan Abi pergi ke rumah sakit naik mobil ambulan sehingga lupa kalau mobilnya mereka tinggal di tempat kejadian kecelakaan tadi.
Gua tau Rez, lu pasti bisa
Beberapa tahun yang lalu juga lu bisa lewati ini semua
jadi bukan tidak mungkin kalau kali ini juga bisa
Batin Abi
●●●Di dalam rumah sakit●●●
"Ell, bangun nak mama disini Ell! kamu nggak papa kan nak?" Kata mama yang dari tadi khawatir karena sudah sejak lama dokter menanganiku tapi aku belum kunjung juga terbangun dari pingsanku
"Nyonya besar, sepertinya Nona muda koma dan saat ini butuh operasi karena ada pendarahan parah di dalam otak nona muda"Kata salah satu dari dokter spesialis yang dibawa mama tadi
__ADS_1
"Apa dok? o...op..operasi?" Kata mama terbatah batah sangking takutnya
"Benar Nyonya besar"Jawab dokter itu
"Tapi...apa harus mengoperasi kepalanya?itu berarti kepala putriku satu satunya ini harus di belah?" Kata mama penuh ke khawatiran
"Maafkan kami nyonya besar, kami juga tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain operasi karena kalau tidak kondisi nona muda akan semakin jauh lebih kritis dari ini kalau tidak di tindak lanjutkan" Jawab dokter itu sambil menundukkan kepalanya
Kring.....Kring....
Telfon genggam milik mama berdering dan disitu tertulis Suami
"Ha..Halo? Pa, anak kita pa ;c huhuhi" kata mama yang tak sanggup melanjutkan kata katanya saat ditelfon papa
Tak lama kemudian Papa sampai di kamar di suatu ruangan yang mana di pintunya tertuliskan Ruang VVIP
"Ma" Sahut papa sambil membuka pintu
Dan saat dia melihatku yang terbaring lemah diatas kasur serta penuh dengan alat medis yaitu alat bantu hidup, papaku tidak bisa berkata-kata dia hanya bisa berjalan mundur menjauhi ku karena takut menyentuh tubuhku yang banyak dipenuhi perban akibat luka dan mulai meneteskan air matanya sambil memeluk mama
"Pa, kita sekarang harus gimana? anak kita satu satunya huhu Elizabeth kesayangan kita sekarang kritis pa"Kata mamaku yang sudah kehilangan kesabarannya
"Ma, tenang dulu papa juga tidak tau harus bagaimana lagi. Tapi elizabeth juga bisa dengar kita saat ini, jadi jangan putus asa kalau tidak mau buat Elizabeth sedih ma"Kata papaku sambil mengeratkan pelukannya pada mama
__ADS_1
"Dokter baiklah kami akan setuju dengan operasinya, tolong jaga baik-baik Elizabeth kami. Dia adalah putri sekaligus anak kami satu satunya"Kata papa sambil menggenggam erat tangan dokter yang menanganiku
"Tidak perlu sampai sungkan seperti ini Tuan besar, itu sudah menjadi tugas kami sebagai dokter Nona Muda"Kata semua dokter itu
"Tapi pa, gimana kalau sesuatu terjadi pada Elizabeth sekalipun dia sudah di operasi? mama nggak mau membahayakan nyawa anak kita satu satunya pa" ucap mama dengan wajah yang masih dipenuhi dengan air mata
"Tidak ma, tenang saja
Dokter kalian bisa mulai operasinya sekarang" kata papa
Setelah itu para dokter itu membawaku ke ruang operasi dan mulai mengarahkan pisau bedah ke kepalaku
Mama dan papa melihat operasinya dari balik dinding kaca pengamatan operasi yang biasanya digunakan untuk menonton operasi secara langsung, mereka khawatir jadi ingin melihatnya secara langsung
Namun hal itu tentu saja bukan hal yang mudah karena mereka harus melihat kepala putrinya di buka
*******************************************************
Hehehe nggak terasa ternyata udah bersambung aja yah guys😅
Jangan lupa follow instagramku @s.lhiya
Terima kasih teman teman atas dukungan kalian😇
__ADS_1
aku harap kalau kalian sekiranya vote dan like, agar aku semakin bersemangat untuk melanjutkan ceritanya