Pria Terakhir Di Dunia

Pria Terakhir Di Dunia
Bab 23: Dua Kelompok Penting


__ADS_3

Elvino tersentak mendengar informasi tentang Femihunt yang dikatakan semua wanitanya.


Ternyata ada sebuah kelompok aneh di dunia yang hancur ini dan misi mereka sangat berbahaya.


Mengenai kelompok ini, Lusi sama sekali tidak tahu. Dia sama seperti Elvino yang bukan berasal dari dunia ini karena banyak tidak tahu apa yang di dunianya ini.


Dengan informasi yang mereka berikan persoalan Femihunt, semua yang terjadi tentang kepunahan kaum pria dapat diketahui penyebabnya meski tidak seratus persen karena Femihunt.


Secara kasar, Elvino paham dengan kelompok Femihunt ini, yakni sekumpulan wanita yang bergabung karena rasa kebencian dan tujuan yang sama. Target kebencian mereka adalah kaum pria yang menurut pikiran mereka harus dilengserkan karena selalu membuat kaum wanita ditindas sehingga mereka membentuk kelompok yang bernama Femihunt untuk merealisasikan pencapaian mereka dari zaman dahulu.


"Sebenarnya, Femihunt ini evolusi dari kelompok feminist modern yang memiliki tujuan bukan untuk kesetaraan gender, melainkan mengunggulkan kaum wanita. Tujuan mereka sangat menyimpang," kata Cinta yang membuka suara perihal Femihunt.


Elvino memandang Cinta dan berkata, "Sejak kapan mereka bisa terbentuk?"


Dengan wajah yang dalam, Cinta menjelaskan, "Di tahun kedua terjadinya invasi zombie di dunia ini, kelompok Femihunt sudah terbentuk, tetapi mereka tidak terang-terangan mengakui bahwa mereka adalah kelompok Femihunt, bisa dikatakan mereka adalah kelompok kecil yang berjalan di belakang layar.


"Akan tetapi, satu tahun belakangan, kelompok mereka berkembang begitu drastis menjadi kelompok besar dengan pengaruh di mana-mana. Bukan hanya di kota ini, mereka memiliki anggota di banyak daerah lain karena mereka punya anggota yang banyak di setiap daerah."


Elvino memasang telinganya baik-baik untuk mendengarkan informasi yang diungkapkan oleh Cinta.


Kepala Elvino mengangguk sambil mendengar informasi dari Cinta.


Ternyata Femihunt terbentuk tak lama hari kekacauan terjadi, tetapi masih belum jelas siapa pelopor dan penyebab mereka bisa membentuk kelompok besar tersebut hingga bisa menimbulkan kepunahan kaum pria.


Selain zombie, ada campur tangan kelompok wanita ini karena dari misi dan pikiran mereka begitu bengis dan kejam terhadap kaum pria.


Namun, Elvino tiba-tiba terlintas satu pertanyaaan di dalam kepalanya.


"Tunggu." Elvino memandang Cinta yang berdiri di depannya dengan wajah yang curiga. "Dari mana kamu bisa mengetahui kelompok itu begitu detail? Jangan bilang kamu termasuk–"


"Benar, aku adalah musuh mereka," sela Cinta dengan anggukan kepala.


Jawaban Cinta dan dugaan Elvino bertentangan. Namun, hal ini membuat semua orang terkejut sambil memandang Cinta dengan ekspresi luar biasa kaget.

__ADS_1


Melihat Elvino dan wanita lainnya memandang dirinya penuh dengan keterkejutan yang mendalam, Cinta tersenyum dan berkata, "Aku tidak ingin menyembunyikan indentitasku. Aku sebenarnya adalah wakil ketua dari kelompok Hunter Women's Organization atau disingkat HWO."


Pengakuan Cinta membuat Bulan dan lainnya terkejut.


"Kamu wakil dari wakil Hunter Women's Organization?!" Bulan bertanya sembari memajukan tubuhnya ke Cinta.


Mika dan Kana memandang begitu dekat cinta dengan pandangan mata yang tak percaya.


"Kelompok apa itu?" tanya Elvino yang tidak tahu kelompok yang disebutkan oleh Cinta.


Tersenyum kepada Elvino, Cinta melanjutkan penjelasannya mengenai pengakuan dirinya, "HWO, kelompok yang dibentuk oleh pemimpinku dengan tujuan melenyapkan para zombie yang berkeliaran di dunia ini dan menyelamatkan dunia. Femihunt adalah salah satu target kami untuk diberantas karena mereka sudah sangat merugikan dan meresahkan banyak orang. Ideologi yang ditanamkan oleh mereka sangat mengancam keselamatan umat manusia.


"Aku akui, tanpa pria kita semua tak bisa bertahan lama di dunia ini. Maka dari itu, kelompok kami melawan Femihunt dan mencari pria untuk diselamatkan. Sayangnya, aku tak menemukan pria lain selama tiga bulan perjalanan ke kota ini, aku menemukanmu di sini."


Cinta menatap mata Elvino dengan sorot mata yang rumit. "Ini juga yang menjadi alasanku meminta persyaratan kepadamu untuk mengikutiku ke markas kelompokku, yakni markas HWO."


Mendengar ucapan Cinta, Elvino tersenyum dengan arti yang tersirat di baliknya. Semuanya menjadi jelas.


"Jadi, kamu percaya dengan perkataan ku bahwa aku pria satu-satunya di dunia ini?"


"Aku percaya, tetapi tidak sepenuhnya. Apa yang kamu katakan bisa saja benar dan salah karena dunia ini luas, agak mustahil apabila cima kamu pria satu-satunya di dunia ini. Namun, jika kamu memang benar pria terakhir, aku tidak akan pernah melepaskanmu dalam hidup ini."


Ucapan Cinta membuat Elvino bergeming sejenak. Suara Cinta terdengar sangat halus dan ucapannya terasa datang dari hatinya.


Kedengarannya Cinta memang takkan pernah melepaskannya dan akan tetap bersama dengannya.


Mengetahui semua ini, Elvino kembali teringat dengan dua sosok wanita Femihunt yang sempat ia lihat barusan. Dia mengobrol di sini hampir 5 menit lamanya.


Di dalam hatinya, Elvino sudah memutuskan untuk mengejar dan mendapatkan dua wanita anggota Femihunt.


"Kalian semua tunggu di sini, aku akan mengejar anggota Femihunt itu. Jangan lupa untuk berjaga-jaga. Jangan pergi sebelum aku kembali."


Setelah mengatakan itu, Elvino segera melompat melalui jendela ruangan yang ada di lantai 4 bangunan ini dan menuruni gedung, seperti kera yang turun dari batang pohon.

__ADS_1


Semua wanitanya terkejut dengan gerakan Elvino yang tiba-tiba, mereka segera memandang ke luar untuk melihat Elvino di bawah.


Di jalan raya di bawah gedung terlihat sosok Elvino yang berlari cepat memasuki gedung yang ada di sebelahnya.


Elvino tidak pergi ke gedung tujuan utama mereka, melainkan ke gedung yang ada di sebelah mereka dengan ukuran sedikit sama.


"Dia tampaknya seorang pria yang bertanggung jawab," gumam Cinta sambil melihat sosok Elvino yang menghilang.


"Aku juga berpikiran seperti itu." Mika mengangguk setuju. "Dari tindakannya, aku percaya dia bukan pria bejat."


Wanita Elvino satu per satu memuji Elvino di belakang, kagum dengan sikapnya yang gentleman.


"Sungguh? Dia pria yang baik? Mengapa dia membuat kita semua menjadi wanitanya?" Lusi merasa tidak senang dengan pujian mereka yang berlebihan kepada Elvino.


Bulan menoleh untuk melihat Lusi yang berwajah muram dan berkata, "Oleh sebabnya, dia sangat baik karena mau menjadikan kita yang tak berguna ini sebagai wanitanya. Kamu tahu? Zombie-zombie di sekitar sini kebanyakan dibunuh oleh dia. Tanpa Elvino, mungkin kita sudah mati diserbu oleh banyak zombie."


Dalam sekejap, Lusi terdiam dan memikirkan ucapan Bulan yang sangat menusuk dan masuk akal.


Apa yang diucapkan Bulan ada benarnya, tetapi Lusi masih merasa tidak setuju. Baginya, Elvino tidak sepenuhnya pria baik.


Pada saat ini, Elvino yang berlari masuk ke dalam gedung, kini sedang mencari sosok kedua wanita anggota Femihunt.


Dia mencari di lantai dasar dan tak menemukan mereka berdua, di lantai atas pun sama tak ada sosok mereka berdua.


Hampir seluruh bangunan Elvino jelajahi sembari membunuh banyak zombie yang diam di dalam gedung.


"Ke mana mereka?" Elvino berdiri di rooftop gedung dan memandangi area sekitar untuk mencari sosok dua wanita Femihunt.


Kelihatannya, Elvino sudah kehilangan jejaknya.


Namun, begitu Elvino memalingkan wajahnya ke arah rooftop gedung sebelah, ekspresinya dalam sekejap berubah total.


"Ternyata mereka masih ada di sekitar sini."

__ADS_1


__ADS_2