Pria Terakhir Di Dunia

Pria Terakhir Di Dunia
Bab 24: Penangkapan Dua Anggota Femihunt


__ADS_3

Di rooftop gedung sebelah, Elvino melihat siluet sosok keduanya yang sedang bersembunyi di dinding suatu bangunan kecil yang dibuat di atas atap gedung.


Mereka berdua sangat payah dalam bersembunyi, mengira dirinya buta dan tak bisa melihat mereka.


Elvino berdiri menghadap atap gedung sebelah dan memperhatikan kondisi lingkungan atap, takut ada sebuah jebakan yang akan membahayakan dirinya.


Meskipun Elvino merasa dirinya kuat, kecerobohan adalah hal yang perlu dihindarkan.


Setelah ia lihat beberapa saat, tidak ada sesuatu yang mencurigakan di atas atap gedung di depannya.


Berikutnya, kaki Elvino menekuk dengan tubuh sedikit membungkuk, kemudian dia menendang atap di kakinya, sosoknya terbang tinggi menuju gedung sebelah.


Bam!


Dengan lompat sejauh 6 meter dengan ketinggian lebih dari 10 meter, Elvino mendarat dengan selamat di atas atap gedung.


Getaran sempat terjadi dalam beberapa waktu yang singkat pada gedung.


Tanpa banyak basa-basi, Elvino berlari menuju balik bangunan tempat di mana mereka berdua bersembunyi.


"Suara apa itu, Bila?!"


"Sstt! Jangan berisik, pelankan suaranya, Luna." Bila menatap Luna dengan wajah yang tidak senang.


Mendengar ini, Luna segera menutup mulutnya dan mengangguk.


Bersandar di balik tembok, Bila sekarang terlihat begitu tegang karena takut ditemukan oleh Elvino. "Kurasa dia mencoba mendobrak pintu rooftop. Usahakan jangan membuat suara dari sekarang."


"Hum!" Luna mengangguk dan masih memegang mulut mencoba untuk berbicara.


Tempat di mana mereka bersembunyi adalah restoran yang sudah tak diurus dan ditinggalkan, di dalam cukup gelap karena terlalu tertutup.


Mungkin restoran atas gedung ini menyematkan gaya mewah dengan pencahayaan remang-remang yang terlihat lebih ekslusif.


Tepat ketika mereka berusaha tak mengeluarkan suara dari mulutnya, tiba-tiba mereka melihat sesosok pria muncul di depan mereka.


"Ahh!!!"


"Aahh! Setan!!"


Dengan keterkejutan yang meledak, kedua wanita tersebut berteriak karena sosok pria yang muncul begitu tiba-tiba di depan mereka tanpa memberi aba-aba ataupun tanda.


Mereka berdua terkena ketakutan karena dikagetkan oleh sosok pria yang entah dari mana berdiri di depan mereka dengan wajah yang tersemat senyum aneh.

__ADS_1


Sebelum mereka bisa bereaksi, Elvino melayangkan sebuah pukulan tidak serius pada tubuh mereka, membuat kedua wanita itu kehilangan kesadaran seketika dan terjatuh di lantai.


Elvino membuat mereka pingsan dengan memukul bagian tertentu pada tubuh mereka dengan gerakan yang cepat.


Peran Grand Healer yang Elvino miliki memberikan sebuah pengetahuan medis meski tidak terlalu banyak, teknik membuat orang pingsan juga termasuk ke dalam pengetahuan medis untuk melumpuhkan target yang ingin disembuhkan jika perlu.


"Wanita-wanita ini cukup berbahaya."


Setelah Elvino melucuti semua senjata yang ada pada pakaian mereka, Elvino menginformasi ucapan Cinta dan lainnya bahwa kedua orang ini adalah anggota dari kelompok Femihunt yang berbahaya.


Bagaimana tidak, mereka berdua membawa 4 senjata dengan jenis yang berbeda di tubuhnya, seperti pisau pendek, pisau dapur, kerambit, dan pedang yang cukup panjang.


Kedua wanita ini membawa senjata-senjata tersebut dengan rapi.


Selain senjata, mereka berdua juga membawa beberapa perlengkapan, contohnya baju, tali, beberapa makanan kaleng, teropong, dan kain, ada beberapa benda untuk membuat perapian.


Semua benda itu ada di dalam tas yang mereka bawa.


Cinta, Kana, Mika, dan Bulan juga membawa tas di punggungnya untuk membawa beberapa barang yang penting dan berguna di situasi yang genting.


[Misi menangkap kedua wanita anggota Femihunt telah selesai!]


[Hadiah 1x kesempatan undian senjata telah diberi!]


Di perjalanan mengejar kedua anggota Femihunt Sistem sempat merilis sebuah misi yang berhubungan dengan apa yang ingin dia lakukan.


Tentu, dia akan menyelesaikan misi lantaran dia membutuhkannya.


Satu undian senjata berhasil didapatkan olehnya, Elvino berniat untuk memutarnya nanti, pastinya tidak sekarang.


Sekarang dia harus menyelesaikan urusannya yang sedikit lagi akan beres.


Tanpa bicara sedikit pun, Elvino merampas semua barang dua wanita ini dan memasukkan semua barang tersebut ke penyimpanan gelangnya.


Setelah itu, kedua wanita yang masih pingsan ini diangkut oleh Elvino dengan ditopang menggunakan bahunya bagai sedang mengangkat air galon.


Keluar dari bangunan gelap dan banyak sekali potongan kayu dan beberapa furnitur peralatan dari kayu, Elvino melakukan ancang-ancang sejenak sebelum melompat.


Bam!


Dengan lompatan yang tinggi dan jauh, sosok Elvino berhasil berpindah antara gedung satu ke gedung lainnya yang memiliki jarak beberapa meter.


Berikutnya, Elvino berjalan dengan santai menuruni tangga menuju ruangan tempat para wanitanya menunggunya.

__ADS_1


Setibanya di tempat para wanitanya berkumpul, mereka semua terkejut karena Elvino berhasil menangkap dua anggota kelompok Femihunt.


Elvino segera membaringkan kedua wanita ini di atas kasur dan mengamankannya dengan cara mengikat kedua tangan serta kaki mereka.


"Ini anggota Femihunt? Boba mereka cukup besar," gumam Lusi tanpa dipikirkan lagi ucapannya.


Mendengar ucapan Lusi, mereka semua tertegun dan menatap Lusi dengan tatapan yang aneh.


Sementara itu, Elvino menggelengkan kepalanya, dan dia fokus ke sosok kedua wanita Femihunt.


Kedua wanita ini memiliki penampilan yang berbeda, satunya memiliki rambut pendek dengan tampilan yang tomboi dan satunya seperti seorang wanita yang penuh dengan pekerjaan sehingga tidak sempat untuk tidur dan mengakibatkan kantung panda di matanya.


Secara keseluruhan, penampilan mereka berdua terlihat cantik natural tanpa riasan.


Apa yang diucapkan Lusi tidak salah, memang kedua wanita ini punya bagian dada yang besar.


Entah mengapa sebuah asumsi pribadi terlintas di kepala Elvino, dia berasumsi bahwa semua wanita di sini punya ukuran besar pada bagian itu mereka.


Pasalnya, Elvino tahu sendiri dari kelima wanitanya punya ukuran Boba yang besar dan sedang.


Sekarang dia melihat kedua anggota Femihunt pun memiliki ukuran yang besar juga.


"Kamu harus membunuhnya, Elvino," celetuk Cinta tanpa ekspresi kasihan di wajahnya.


Wanita yang lain tertegun sejenak, kemudian bersamaan melihat Cinta dengan pandangan yang bingung.


Mengetahui semua mata menatapnya, Cinta mengeluarkan pendapatnya dengan berkata terus terang, "Kedua wanita ini berbahaya jika dibiarkan hidup, mereka tidak punya hati terhadap pria, dan tega membunuh pria yang tak bersalah tanpa pandang bulu. Mereka pantas mati. Bisa saja mereka berdua ini telah membunuh banyak sekali pria."


Kalimat Cinta membuat semua wanita tersadar dan setuju dengan pendapat Cinta.


Akan tetapi ... Elvino punya pilihan sendiri.


[Misi: Jadikan kedua wanita Femihunt yang tertangkap anggota Harem Party.]


[Hadiah: 1x undian acak, hadiah spesial.]


Sebuah pengumuman perilisan misi berbunyi di jiwa Elvino dan dia tersenyum penuh arti.


Senyuman Elvino dilihat oleh semua wanitanya, mereka langsung bingung dengan apa maksud dari senyuman ini.


"Tidak, aku ingin menginterogasi kedua wanita ini. Apabila mereka memohon ampun dan ingin berubah, aku akan mengampuni mereka dan melepaskannya," kata Elvino dengan tegas penuh keyakinan.


"Kamu serius?!"

__ADS_1


__ADS_2