Private Love

Private Love
AV. 11 (Call dan Perpus)


__ADS_3

Seperti biasa sepulang sekolah, hari itu adalah hari rabu pelajaran IPA, Guru juga memberikan tugas tentang Listrik Statis.


Di Rumah Vrilia


"hufttt capek" ucap Vrilia sepulang sekolah.


"Ada PR IPA lagi ni, yang ngitung lagi" keluh Vrilia.


"Okee okee gapapa Lia semangat ntar abis kerjain ni tugas langsung otw drakor" ucap Lia menyemangati diri.


Waktu itu menunjukkan pukul 12 belas siang, setelah makan dan mandi, Lia pun langsung mengerjakan tugas IPA nya, ia pun mulai mencari rumus dan mempelajari buku IPA yang ia pinjam agar bisa mengerjakan PR yang telah diberikan.


Setelah 1 jam mengerjakan tugas nya Lia pun segara menyalakan laptop nya untuk menonton drakor "All of us are dead" dan "Squid game" ya ini drakor tentang zombie dan sebuah permainan yang baru-baru ini ia tonton meski agak penakut tapi ya karna penasaran dan merasa drakor ini seru ia pun tetap melanjutkan menonton nya, dan tak hanya Lia yang menonton nenek nya pun cukup suka dengan yang namanya drakor, jadi setiap Lia menonton drakor nenek nya pasti ikut menonton juga.


Tepat saat ia ingin menonton muncul notif dari orang yang selalu bikin dia kesal.


On Chat WA:


Andi stress: Liaaa


Vrilia: napa?


Andi stress: bantuin IPA, gak ngerti aku liat buku mu ni.


Vrilia: gak susah bah tu soal


Andi stress: susah bantuin napa


Vrilia:tapi bantu Pjok


Andi: iyaa nanti ku kasi


Vrilia: susah kalau chat gila aku nanti ngetik panjang lebar kau ndak ngerti.


Andi stress: yaudah telpon aja


Vrilia: yaudah cepat gausah lama-lama, aku mau nonton drakor.


Andi: drakor melulu


On Call:


Andi: nah gimana ni?


Vrilia: mana kirim fotonya


Andi: udah liat tu


Vrilia: itu bah tinggal kau tentuin yang mana-mana kuat arus nya dulu.


Andi: ndak ngerti


Vrilia: tinggal cari I1 mana I2 mana I3 mana cara tentuin nya tu ya liat gambar nya kelompokan. diliat tanda nya tu yang bagian mana di masuk yang mana bagian keluar arus listrik nya.


Andi: bentar


Vrilia: cepat lah


Andi: Gini kah?


Vrilia: salah, ulang-ulang


Andi: gimana lagi?


Vrilia: Liat bah buku yang ku pinjam kan dengan mu itu, ada rumusnya disitu.


Andi: ohh iya bentar


Karna fokus dengan telpon nya Lia bahkan lupa kalau di samping nya masih ada nenek yang dengerin percakapan mereka berdua :) .


"Siapa tu Lia? " tanya nenek.


"Oh ini teman belajar nek" saut Vrilia.


"cowo mu ya? " tanya nenek.


" bukan nek astaga" ucap Vrilia panik.


" Gapapa bah pacaran dengan dia, ada juga nyari pengalaman punya cowo, nenek dulu juga sering kena tembak waktu jaman SMP, pakai surat orang nembak nenek" ucap nenek sambil menceritakan kisah masa muda nya.


Lia hanya bisa pasrah dengan ucapan nenek, dan di satu sisi ternyata call Lia dengan Andi belum dimatiin, jadi ya Andi ada denger.


"ahahaha nenek bisa jak, ehh nek itu hujan nek diluar mendung pakaian nenek kan dijemur diluar" ucap Vrilia mengalihkan topik.


Di call


Andi: Nenek mu kah tu?


Vrilia: aa, dia tu cuman asal ngomong jadi jangan di masukkan ke hati ya.


Andi: gapapa si, aku juga mau

__ADS_1


Vrilia: ahahaha, jadi belajar ndak ni? kalau ndak ku matikan aku mau nonton drakor ku agik.


Andi: gini kah coba liat (mengirim foto)


Vrilia: nahh ini baru benar


Andi: lalu di apa kan lagi ni? udah kah?


Vrilia: di makan


Andi: serius


Vrilia: ya ditambah lalu dikurang lagi


Andi: gimana lagi itu?


Vrilia: kerjakan dulu liat contoh nya kan ada di buku ku itu astaga.


Andi: bentar


Vrilia: udahh?


Andi: lagi di tulis


Andi: hasilnya 10 benar kah?


Vrilia: salah darimana hasil 10


Andi: ini liat lah


Vrilia: salah itu harus nya jawabannya 5,salah caramu itu kebalik, kerjakan ulang.


Andi: iya bentar


Vrilia: baru 1 soal ya ni, 2 soal yang lain jak belum.


Andi: gini?


Vrilia: bentar liatnya


Vrilia: oke benar pintar


Andi: emang pintar cuman ndak diasah aja


Vrilia: ku tarik omongan ku tadi


Andi: yang nomor 2 dengan 3 ni gimana?


Andi: besok gimana?


Vrilia: ke perpustakaan, sekalian bahas yang Pjok.


Andi: oh yaudah pas istirahat kedua ya.


Vrilia: iyaa dah aku mau nonton drakor


Andi: apa nonton drakor


Vrilia: suka-suka ku lahh (langsung mematikan telpon)


--ooo--


Besok nya disekolah, sesuai janji mereka, mereka pun sepakat buat belajar di perpustakaan saat istirahat kedua.


Istirahat Kedua


"astaga manusia ni mana bah" ucap Lia sambil menunggu di depan kelas. (waktu itu mereka belum pakai ruangan jadi masih sekelas)


" dah yok, duluan aja ke perpus aku mau ambil buku" ucap Andi.


"astaga darimana kau muncul" ucap Lia kaget.


"Lia kami mau ke toilet bentar mau ikut ndak?" tanya Nia dan Gina.


"ikut, aku juga sekalian mau ke perpus ntar kalian tungguin ku bentar ya" saut Vrilia.


" lahh ngapain? " tanya Gina.


"Ada urusan dengan orang" saut Vrilia.


"Ohh pasti orang tu yaa" olok Nia.


" duluan ya aku mau ke perpus, ntar tungguin ya" ucap Lia meninggalkan teman nya.


"okeee" saut Gina.


Di perpustakaan


Lia duduk di meja belajar yang ada diperpus sambil menunggu orang itu datang.


" nahhh" Andi memberikan buku nya.

__ADS_1


"ohh iya, sekalian ambil buku paket Pjok dengan IPA sana gih" ucap Vrilia menyuruhnya.


"ehh salah ni, bukan gini" ucap Lia mengoreksi.


" lalu gimana? " tanya Andi.


"minta pulpen mu" ucap Vrilia.


"nahh" memberikan pulpennya.


"cieee cieee ehem ehemm" ucap Nia dan Gina yang tadi dari toilet, ya Vrilia meminta mereka untuk pergi ke perpus setelah mereka dari toilet.


"bukan apa-apa, hanya belajar" saut Vrilia santai.


" ginii cara nya ngerti? " tanya Vrilia.


" aaa ngerti " saut Andi.


"Gausah jauh-jauh bah susah ku ngajar kan kau" ucap Lia kesal.


"Yaudah" Andi mendekatkan diri nya dengan Lia.


"ehh gausah jaga jarak" saut Vrilia panik.


"duduk jak bah kau" ucap Vrilia.


"gapapa" saut Andi.


"adohaii pacaran kita yaa" ucap David mengolok mereka, ia kebetulan ada disitu karna daritadi ia mencari Andi.


"Gak lahh" saut Vrilia tegas.


"sorry lahh ganggu kita" ucap David ingin pergi.


" ehhh gapapa ndak ganggu sumpah" ucap Vrilia, ia lebih takut hanya berduaan dengan Andi, jadi akan lebih baik jika ada beberapa orang yang menemani.


"kayak nya kita jadi nyamuk ni" ucap Nia.


"Gin, kitak ke kelas dulu aja, biarin mereka" ucap Nia ingin pergi.


"iya yaa, gapapa kalian disini aja, takutnya kami ganggu, jadi ga enak" ucap Gina mengolok.


"ehh ehh gapapa, sini aja" ucap Lia menarik tangan kedua teman nya.


"kami tunggu di depan perpus" ucap Nia.


" okee tungguin ya" saut Vrilia kemudian ia kembali lagi ke perpus.


"jadi ini dikali tapi tentuin dulu yang mana-mana bagian nya, baru di jumlah kan" ucap Lia menjelaskan.


"Dahh ngerti kan? " tanya Lia kepada Andi.


"iyaa ngerti"


" iyaa nanti ku chat lagi di WA" saut Andi.


" dah minta buku ku tu, aku mau ke kelas, aku duluan ya" ucap Lia pergi membawa buku nya.


"iyaa, ehh tunggu" ucap Andi.


"nanti lagi bah" ucap Lia seraya pergi.


setiba nya dikelas


"ehh ini pulpen siapa? " ucap Lia bingung, karna pulpen milik nya ada.


"pulpen ku" ucap Andi.


" oh yaudah ini" ucap Lia melempar pulpen Andi.


"memang lah" ucap Andi kesal.


--ooo--


Sepulang Sekolah.


On Chat WA:


Andi stress: Liaa


Vrilia: napa takut kah kau tadi? ga akan ku makan kau bah, tinggal duduk ke samping ku.


Andi stress: aku grogi dekat mu.


Vrilia: aku ndak makan manusia tenang jak.


Andi stress: baguslah.


Andi stress: nanti malam bantuin IPA yaa.


Vrilia: okeee

__ADS_1


__ADS_2