
Hari berlalu begitu cepat, dan akhirnya Andi dan Vrilia menjadi teman belajar, lebih tepatnya teman buat barter tugas.
On WA:
*Andi: Liaa
*Vrilia: iya?
*Andi: Barter IPA dong, ntar gw bagi Pjok.
*Vrilia: ntar lagi baca komik
*Andi: jdi kapan kirim nya?
*Vrilia: ntar malem, ingetin.
*Andi: Iya, jam 7
*Vrilia: iya
"apasi malah pakai waktu segala, kayak mau ngedate aja hufttt _-" keluh Vrilia.
--ooo--
skip, Malamnya jam 7.
" eh ni orang kemana dah malah off, katanya jam 7" Vrilia mengecek WA nya.
On WA:
*Vrilia: oy, diii bagi Pjok nya dulu baru ntar ku kasi yang IPA.
*Andi: ntar lagi ngegame
*Vrilia: Seabad pun jadi
*Andi: bentar doang
--ooo--
1 jam kemudian, kini jam menunjukkan pukul 8 malam.
*Andi: (mengirim jawaban tugas Pjok)
*Vrilia: okee makasihhh, bentar ya
__ADS_1
*Vrilia: (mengirim jawaban tugas IPA)
*Andi: (read)
*Vrilia: Ndak tau terimakasih.
*Andi: Makasih
*Vrilia: tidak ikhlas (langsung off WA)
*Andi: Makasihhh Vriliaaaa yang cantikkk
*Andi: serba salah anjir :)
*Andi: aku tidur dulu, selamat malam.
Off WA.
Vrilia pun membuka WA nya lagi karna penasaran dengan balasan Andi.
"dih dih ni orang kenapa anjirrr, kok seram ya :), halah paling becanda doang ini mah. "
*Vrilia: Masama, Iya mat malam
*Andi: Tidur jangan begadang
"astaga masih hidup pula ni manusia, kirain dah off, sok peduli pula dia dengan ku, padahal di sisi lain sok cuek kayak es batu."
--ooo--
Di rumah Andi
"kok merinding ya?, apa ada manusia yang ngomongin" gumam Andi
--ooo--
Besoknya
"haishh abis ini mapel terakhir pelajaran PPKn lgi, kenapa harus bibi sih yang ngajar disini".
Pelajaran dimulai
"Oke anak-anak hari ini ibu akan membagi tugas kelompok" ucap Ibu Lili sambil mencatat nama" yg akan ia bentuk jdi kelompok.
Dan sepertinya, Vrilia malah sekelompok dengan Andi, yaa musuh selalu berjodoh.
__ADS_1
"Kenapa sialnya malah sekelompok dengan dia lagi aishhh" omel Vrilia.
Andi malah pindah duduk didepan Vrilia, teman-teman yang lain yang satu kelompok dengan Vrilia juga sudah memenuhi kursi yang ada, jadi hanya pasrah.
" Oke siapa yang tukang nulis, tukang mikir dan tukang nyari? " tanya nara.
"Andi aja yang nulis, tulisan bagus ituu, iyakan Andi"
jawab Vrilia
"Yaudah sini bukunya" Saut Andi
"Pakai buku mu" saut Vrilia
"Yaudah tolong ambilin pulpen dengan penggaris" pinta Andi
"sabarrr :) " Vrilia lalu pergi ke meja Andi untuk mengambil barang yang ia pinta.
Setelah itu Andi pun mulai menulis, apa yang Vrilia jawab sesuai dengan tugas yang diberikan, yang lain juga ikut berpendapat.
Setelah selesai. Andi dengan iseng nya, menyenggol kaki Vrilia, Vrilia pun membalasnya, sehingga keduanya bertatapan bagai musuh yang sudah bersiap untuk berperang, yang lain hanya tertawa melihat tingkah Andi, karna Andi terkenal dengan sikap nya yang dingin bagai es di Kutub Utara. Sedangkan kepada Vrilia sikap nya sangat hangat dan sangat dekat, meskipun hobi mengganggu Vrilia.
"Oke Anak-Anak semuanya sudah selesai?, silahkan kembali ketempat semula, jangan lupa rapikan posisi kursi dan meja seperti semula". Ucap Ibu lili mengakhiri pelajaran.
" Vrilia, tolong kumpulkan semua tugas per kelompok tadi"
"Baik bu" saut Vrilia, sambil memungut kertas jawaban, dan naas nya malah berpapasan dengan Andi, Andi malah menghalangi Vrilia lewat.
" Awas" ucap Vrilia, saking geramnya ia ingin memukul Andi.
"Galak amat" ejek Andi.
"Bu, Andi ganggu" Vrilia mengadu
" Andi ini ibu liat-liat kayaknya naksir dengan Lia, Lia kan keponakan ibu" olok Ibu Lili
"tapi gapapa si ibu dukung Andi" tambah bu Lili
seketika satu kelas malah menyoraki mereka berdua.
"Cieee cieee, ntar jadian Pj yahh"
"Nasi kotak euyy"
"Undang yahh ntar kalau udh ituu"
__ADS_1
"gapapa kok sumpah :) " ucap hati kecil Vrilia yang seperti nya sangat pasrah.
sementara Andi malah sangat senang di dalam hatinya.