
Disukai orang kadang ada rasa senang sama rasa risih nya, tergantung si gimana dulu. Ini kisah Lia yang udah terbiasa ditembak dari SD malah dan juga sudah terbiasa menolak orang.
Ini salah satu kisah sebelum libur sekolah ya.
"Ehh Vrilia tunggu, ini ada surat dari kakak kelas yang suka ngejar mu itu" ucap Gina teman kelas sebelah Vrilia, sambil menyerahkan surat.
"Lahh surat apa, ehh ntar pasti ganggu aku lagi dia ni, nda ndaa ndamau, oke jan maksa" saut Vrilia ya ia trauma dikejar kakak kelas yang kelas 9.
Belum lagi ada juga yang nembak di WA.
"Surat apasii pakai titip segala, hah ehh jangan bilang, coba liat bentar" Vrilia melirik surat karna penasaran.
"Ini liat aja, ambil cepett, kasian lohh dia, kalau kamu gak ambil surat dia", Nia menambahkan.
"Terima aja dia tuhh" saut Linda.
"Terima apa, dia ngasi sertifikat rumah?" tanya Vrilia polos.
"eitss banyak tanya ambil aja" paksa Gina.
"Dia nembak kamu lohhh Terima cepettt" Nia geram.
"hahhh nembak?jadi pacar?" tanya Vrilia polos.
"ihhh gamau gamau" Vrilia lari.
Dann yaaa teman-teman nya malah ngejar Vrilia sampai ke luar kelas. Akhirnya setelah kejar-kejaran yang membingungkan. Vrilia pun berhenti.
"Udahh cukup capekk huftt" ucap Vrilia.
"Mana sini minta suratnya" Vrilia mengambil surat dari Gina.
" Nihhh cieee cieee" Gina, Nia dan Linda menyoraki Vrilia.
"Udah ya aku tolak" Vrilia membuang suratnya ke tong sampah.
Teman-teman Vrilia tidak bisa berkata-kata, Vrilia tanpa berpikir dan baca tu surat, surat nya dibuang _-.
__ADS_1
Ya waktu itu kebetulan kakak kelas yang nembak dia ada di dekat perpustakaan, nunggu jawaban Vrilia. Dan ditolak, kasian si tapi gapapa memang belum waktunya pacaran kata Vrilia si :).
Siapapun orang yang ditolak Vrilia, yang sabar yah mas.
Ya cowo yang suka Vrilia hanya bisa nyesek dan bersedih karna dia ngejar Vrilia selama ini ternyata Vrilia gaada rasa lebih dengan dia, melainkan Vrilia risih dengan si kakak kelas yang suka ganggu dia, pernah juga malah si Vrilia nangis gegara dia.
"Lahhh liaaa kok ditolak siii?? " tanya teman Vrilia serempak.
"kalau kalian mau dengan dia, dengan dia aja, aku nda mau, males pacaran" ucap Vrilia tegas.
--ooo--
*Beberapa Hari Kemudian*
"Eitsss dengar-dengar tu kakak kelas kemarin udah punya pacar iya ga sii" Gina memulai gosip.
"iya anak di kelas mu itu ginn" saut nia.
"Aishhh terserah dia lah, bukan urusan ku juga" saut Vrilia.
"hah??siapa" Vrilia menoleh kesamping.
"ohh kak Jina, kenapa kak? "saut Vrilia.
" Ini ambil" kak Jina memberi kan bungkusan kue ke Vrilia.
"dari siapa kak???" tanya Vrilia.
"Ada nama dia nya di bungkusan itu, okee udah dulu ya mau kesana" ucap Kak Jina mengakhiri obrolan.
"lahh apa ni" Vrilia melirik bungkusan itu.
"Liaa liaaa, ayo kita tadi di panggil Pak Johan, disuruh piket wc katanya" Nia menarik tangan Vrilia.
"Lahh, ohh iya iyaa bentar" Vrilia menaruh bungkusan itu di laci meja nya.
Piket WC selesai, Vrilia kembali ke kelasnya, dan penasaran siapa yang ngasi bingkisan itu, dan ternyata itu dari kakak kelas 8.
__ADS_1
"Niaa, kamu kenal orang ini ngak?" tanya Vrilia.
"Lahh ini kan kakak kelas sebelah, kalau ga salah kelas 8 dia nya".
"astaga anterin aku kembaliin ini, ayo nia" ajak Vrilia.
"Kamu ini dikasi itu diterima, malah di kembaliin" Nia pasrah dengan Vrilia, karna Vrilia udah narik tangan nya buat anterin dia ke kelas 8.
Sampai Kelas 8
"Misi kak, disini ada kakak yang nama nya ini ngak?" Vrilia memperlihatkan nama yang ada di bingkisan itu.
"Ohh adaa dekk, itu dia, kenapa ya?" tanya Kak kevin.
"kak, tolong kembaliin ini ke dia ya, bilang aku ga mau, dan makasih" Ucap Vrilia seraya mengembalikan bingkisan itu lalu kembali lagi ke kelas nya bareng Nia.
"Vrilia, aneh bat dikasi itu diterima jangan dibuang atau di kembaliin astaga" ucap Linda pasrah setelah mendengar cerita dari Nia.
"Aku kan nga mau, kenapa dipaksa nerima barang yang aku ga mau, dia ada hak ngasi, aku juga ada hak buat nolak." saut Vrilia.
"Aishhh terserah lia aja mau gimana" Gina dan Nia hanya bisa pasrah.
"ehh kalian tau gak, kakak kelas yang namanya Vino itu? " Gosip Nia.
"iyaa yang orang china ga si? " tanya Gina.
"Ohh kak Vino ya, udah 3 kali juga aku ditembak dia di WA, dan ku tolak" ucap Lia dengan santai.
"Lahhh beneran Lia? " tanya Nia seolah gak percaya
"Iya gak hanya itu di fb dan game juga ada orang yang sempet nembak, apalagi di WA, capek nolak nya susah, gak virtual gak RL, semua cowo sama aja" ucap Lia bercerita.
"Banyak amat penggemar mu Lia" ucap Gina turut senang.
"Tapi Lia nya hobi nolak" ucap Nia dan Gina.
"Iya karna gaada rasa" ucap Lia menjelaskan.
__ADS_1