
Selama kelas 8, sekolah mereka meniadakan pembelajaran tatap muka, jadi pembelajaran dilakukan dari rumah, sehingga lumayan susah memahami pelajaran.
Andi dan Vrilia juga selama itu, sering mabar di game dan barter tugas sekolah. Ya itu lumayan berlangsung selama 1 tahun. Tapi yaa seperti nya mereka mencintai dan menyukai dalam diam. Padahal lebih baik diutarakan daripada mendam ya. Dan yang bikin greget nya ini mereka berdua sama-sama gatau perasaan satu sama lain.
Hingga kenaikan kelas 9, keadaan mulai membaik dan sekolah mulai pembelajaran tatap muka. Ada suatu hari dimana mereka masuk sekolah saat pandemi tapi hanya sebentar untuk mengambil tugas dan mengumpulkan tugas sekolah.
"ehh denger-denger itu si Andi katanya udah punya pacar,kata mereka yang teman cowo nya si dia baru aja punya pacar" gosip Gina.
"eh iya aku jugaa ada denger dari Leon katanya tu si Andi punya pacar dan nama pacar nya ada di bio game nya tuh dan pacar dia Virtual si kata Leon" sambung Vina.
"Pantes aja dia pas chat sekarang cuman nanya ada tugas sama nanya kapan masuk sekolah, hanya itu kah oke gapapa" ucap Vrilia dalam hati.
"Liaa kenapa kok melamun? malah diam? " tanya Nia.
"Eh aku-aku gapapa" saut Vrilia.
Dan ya pada saat itu juga Andi kebetulan lewat, dan kedua nya eye contact sekilas.
"Ehh Lia ayo disuruh baris itu, Guru udah manggil" Nia menarik tangan Lia.
Tatapan Andi seperti mengisyaratkan Vrilia bahwa mereka udah berakhir, Disitu Lia hanya bisa tersenyum.
Dan sejak saat itu Vrilia tidak mau lagi mengechat Andi duluan, kalaupun Andi chat Vrilia hanya membalas nya singkat dan bahkan hanya membaca nya.
Bahkan sikap Vrilia mulai dingin terhadap Andi.
Andi juga perlahan sadar sikap Vrilia agak kasar kepadanya.
Vrilia pun berfikir lebih baik menjauhi Andi.
Hingga suatu hari, selang setelah beberapa hari
On Chat WA:
Andi: Liaa
Vrilia: Maaf Siapa?
__ADS_1
Andi: Andi
Vrilia: (Read chat)
Waktu itu Vrilia udah hapus kontak Andi dan berniat untuk ngak berhubungan lagi dengan Andi.
Disitu Vrilia baru sadar bodohnya dia hanya ngehapus kontak bukan ngeblokir kontak nya Andi.
--ooo--
Di Rumah nya Andi.
"Diread? doang kok dia gini? " gumam Andi.
On Chat WA:
Andi: Lia senin masuk sekolah kah?
Vrilia: Iya
Andi: Oke makasih
Vrilia: (Read chat)
Vrilia: ngp?
Andi:gapapa cuman ngecek orang nya masih ada apa udah ngilang.
Vrilia: gila kau ya? masuk RSJ sana
Andi: iya tapi di anterin kau ya, kan gila nya karna kau juga.
Vrilia: lebih baik kau chat cewe mu sana gausah chat ku,
kalau kau mau ke RSJ pergi aja sana dengan pacarmu.
Andi: aku mau dengan kau
__ADS_1
Vrilia: aq sibuk
Andi: kenapa?
Vrilia: Udah cukup ya aku capek anj
Andi: kok kasar gini kamu?
Vrilia: Terserah ku
Andi: Napa? cemburu.
Vrilia: G
Andi: iyalah
Vrilia: (Read chat)
--ooo--
Di Rumah Vrilia.
"Benar-benar gatau diri udah punya pacar malah ngechat orang, cowo gajelas." Ungkap Vrilia kesal.
tepat saat itu ada Nara yang ngebalas chat Vrilia.
sebelumnya mereka sedang chatan membahas tentang cowo yang ya bisa dikatakan kita harus hati-hati dengan yang namanya laki-laki bisa aja dia hubungin kita karna gabut dan karna nafsu.
Nara adalah sahabat online Vrilia. Nara punya sahabat cowo yang bisa dikatakan cukup membuat iri Vrilia, tapi
iri nya gak sampai ngerusak hubungan mereka. Bagi Vrilia dia juga turut senang karna Nara punya sahabat yang bisa ngerti dia.
Sebenarnya Lia juga punya sahabat cowo, namanya Rion ya Rion adalah sahabat cowo virtual Vrilia sekaligus teman mabar Lia. Tapi disatu sisi Lia tidak terlalu suka dengan sikap Rion kepadanya, Rion seperti terlalu obsesi, posesif bahkan menganggap Vrilia sebagai pacar nya.
Nara pernah bilang dengan Vrilia. Cowo dingin itu memang susah didapatkan, tapi disatu sisi punya cowo dingin itu enak karena dia dingin dengan semua orang dan hangat dengan kita yang bisa dibilang orang terdekat dia.
On chat WA:
__ADS_1
Nara: iya Lia karna itu kita harus hati" dengan cowo.
Vrilia: Iya Nara makasih perhatian nya.