
Setelah Libur 1 bulan an karna Natal, dan sekarang sudah memasuki Tahun baru. Maka sekarang memasuki Semester kedua (genap). Sekolah mereka melakukan pembelajaran setiap hari senin-jumat tentunya pembelajaran dilakukan secara tatap muka.
--ooo--
Tepat hingga suatu hari, di hari sabtu Pagi, hari itu sekolah mereka melakukan kerja bakti yang hanya dilakukan oleh kelas 9.
Dan Vrilia dan Andi 1 kelompok yaitu ngisi pot bunga dengan tanah dan pupuk yang udah dicampur. Gak hanya Vrilia di kelompok itu juga ada Nia, Vina, dan Gisa teman nya Vrilia, yang cowo nya juga ada dan kebetulan mereka juga teman Andi yaitu Ezra, David dan Dean.
Dan yang bikin canggung itu, Vrilia dan Andi duduk nya berdekatan, Lia bahkan minta tukar tempat dengan Gisa tapi dia gamau ಥ_ಥ huhu gimana jadinya duduk dekatan dengan orang itu, sementara Vina gamau tukaran tempat dengan Lia karna kebetulan Crush nya Vina duduk didekat Vina.
"ehh Gisaa tukaran yuk, kamu disini aku disitu ya plisss" Vrilia memohon.
"Aduh gimana ya Lia, gak dikanan gak dikiri dua-dua nya bucin dan aku yang ditengah ini udah cukup tertekan dengan kalian" keluh Gisa.
"aku ngak bucin astagaaa" saut Vrilia.
"Vina Vina, ehh ehem ehem" Vrilia memanggil Vina
"apa mau tukaran tempat? enggak deh ya, soalnya aku juga dekat crush ku" pamer Vina.
"astaga napa nasib ku sial batt yaa" Vrilia hanya bisa pasrah.
"ambil itu" pinta Andi.
Bagi yang nanya tentang si Andi, iya sekarang dia udah gak punya pacar lagi, bahkan untuk sekarang ini dia mulai deketin Vrilia lagi.
"apa ngomong setengah-setengah" saut Vrilia dengan nada ngegas.
__ADS_1
"tempat bunga itu lohh" jawab Andi.
"Nahh isi itu" Vrilia memberikan 5 pot bunga sekaligus.
"bantu lah, biar cepat selesai" pinta Andi.
"Sabar ini tangan orang lagi ambil tanah juga bah" ucap Vrilia kesal.
"Adohaii gausah bucin-bucin juga kalian ini bah" goda yang lain.
"siapa yang bucin se*tan" Vrilia mulai kesal.
"kasar benar cewe mu diii" David hanya tertawa melihat mereka.
Dan Andi sekilas tersenyum saat itu, dan ya muka nya agak memerah.
Tepat saat itu Bu Lily, bibi nya Lia juga mampir buat liatin kerja mereka.
Yang lain nya hanya bisa tertawa mendengar ucapan Bu Lily.
"hehh ada cacing" ucap Vrilia sambil mengambil binatang itu pakai kantong kresek yang di alas ditangan nya, sejujurnya dia agak geli dengan cacing tapi karna penasaran dengan tekstur tu hewan, ya dia mainin.
Kasian si cacing....
"Gausah main cacing tu kotor" ucap Andi melarang.
"apa si ganggu" ucap Vrilia marah, karna Andi berusaha buat ngerampas tu cacing dari dia.
__ADS_1
"minta cacing tu" pinta Andi.
"Gak Gak" Vrilia menolak.
Dan tanpa sengaja cacing nya ga sengaja jatuh pas Lia berdiri, posisi Lia awal itu lagi duduk
"Lahh cacing ku" Vrilia ingin mengambil kembali cacing nya tapi dengan secepat kilat Andi malah ngerampas tu cacing.
"Kembalikan punya ku tu" ucap Vrilia kesal.
"Apa main cacing kotor" Ucap Andi sambil memainkan cacing.
"Lahh kau juga main cacing tuh, kan kau pegang" Saut Vrilia.
"Ku potong ya? " ucap Andi mengolok.
"Dahh dahh terserah" saut Vrilia kesal.
Beberapa saat itu setelah pertempuran demi cacing, akhirnya cacing nya kembali lagi ke Vrilia. Vrilia membawa cacing itu memakai daun yang ia dapat, ia ikut Ivana memindahkan beberapa pot bunga.
"ihhh Lia jan main cacing geli woi" ucap Ivana ia agak geli melihat Lia yang dari tadi bawa cacing itu kemana-mana.
Setelah memindahkan pot bunga Lia dan Ivana pergi ke tempat cuci tangan, karna tadi tangan nya kotor gegara tanah. Dan di jalan malah ketemu dengan Andi sialan.
"Niii nii ambil" Andi menawarkan benda yang ia tutup pakai tangan.
"Hah apa? " Dengan polosnya Lia malah ulurin tangan.
__ADS_1
"Hehhhh apa nii, kauu awas nantii" teriak Vrilia kaget.
Andi hanya tertawa dan secepat kilat pergi menjauh karna takut ditabok. Yang buat Vrilia kaget itu siput, jadi otomatis cacing yang Lia simpan di daun tadi, itu ikut ia lempar juga, alhasil cacing nya jatuh.