Problem With Playboy President

Problem With Playboy President
Episode 13


__ADS_3

Tolong saran nya juga agar Author bisa memperbaiki. dan juga bantuan nya untuk membantu dalam menulisan Novel Author . Untuk membuat Author semangat!!!


Itsuki pun langsung masuk ke dalam mobil nya dan memangku Anna badan dia sangat panas


"Ke rumah ". perintah Itsuki


"Baik tuan!". jawab Asisten Rio


Asisten Rio yang melihat di kaca spion baru pertama kali dia melihat tuan nya yang begitu khawatir dan perhatian kepada gadis itu


"Badanmi sangat panas, kenapa gadis ini selalu membuatku sangat khawatir dan merasa kasihan. Padahal sifat nya sangat buruk, temperamen nya seperti kucing liar". batin Itsuki yang melihat wajah Anna di pangkuan nya. Sambil tersenyum senyum


Dan akhir nya mereka sampai di rumah Itsuki. Itsuki pun segera turun dan mengendong Anna untuk segera di tangani dokter. Setelah 1 jam Anna siuman. Dia melirik ke kiri dan kanan karena tempat nya sangat asing


"Nyonya sudah siuman?". tanya pembantu di kamar yang sangat besar


"Aku dimana? Dan kenapa aku bisa ada di sini?". tanya Anna merasa asing dengan tempat dia berada sekarang


"Nyonya tidak boleh bangun dulu. Ini di rumah Tuan Itsuki, nyonya tadi pingsan karena belum makan dan kekurangan cairan (dehidrasi)". jawab pembantu


"Aku pingsan?". sahut Anna yang nampak masih bingung


Dan Itsuki pun langsung masuk tanpa mengetuk pintu dulu


"Iya kamu pingsan di jalan, jadi aku membawa mu kesini". suara Itsuki membuat Anna sangat terkejut


"Tuan saya permisi dulu". pamit pembantu nya yang merawat Anna. Anna sangat gugup melihat Itsuki karena Itsuki melangkah mendekati Anna


"Kamu mau ngapain! Jangan dekat-dekat aku!". teriak Anna yang melempar bantal di samping nya ke Itsuki


"Seperti nya kamu sudah pulih kembali? Bisa melempar bantal kepadaku, seharusnya kamu berterima kasih kepadaku juga. Anna". jawab Itsuki yang sudah duduk di samping Anna dan memulai memegang dagu nya


Mata Anna melotot kepada Itsuki tangan nya sangat gemetar. Karena wajah Itsuki sangat dekat dan melihat wajah Anna


"Bibir nya sangat manis, walaupun dia masih sakit. Tapi kenapa membuat ku ingin mencium bibir nya". batin Itsuki mata nya sangat fokus ke bibir Anna yang mungil


Dan wajah Itsuki makin dekat dengan wajah Anna.


"Sangat dekat! Kenapa aku merasa gugup?". batin Anna tiba tiba menutup mata nya


"Kenapa menutup matamu? Apa kamu ingin sebuah ciuman lagi?". suara Itsuki yang menempelkan dahi nya di dahi Anna yang membuat Anna sangat malu


"T-tidak! Siapa yang mau di cium oleh pria psikopat!". jawab Anna pipi nya merah karena dia salah paham

__ADS_1


Pffft. Itsuki tertawa


"Kenapa kamu tertawa? Aku mau pulang! Bye!". sahut Anna mulai bangkit dari tempat tidur dan baru melangkah sebentar dia sudah lemes hingga menabrak kursi meja rias


"Aduh!". teriak Anna yang sudah duduk di lantai karena dia masih belum pulih


"Kamu cewek yang kepala batu sekali! Belum sembuh sudah langsung ingin pergi? Dan tidak berterima kasih kepadaku yang sudah membawamu kesini? Hemmm". sahut Itsuki yang mengendong kembali Anna


"Itu bukan urusan mu! Aku harus menjaga ibuku di rumah sakit, ngapain aku harus di sini berlama lama?". ketus Anna. Itsuki kemudian merebahkan kembali Anna di tempat tidur


"Memang ibumu kenapa?". tanya Itsuki bernada lembut


"Ibuku sakit, dia harus segera cuci darah. Aku mencari kerja sampingan lagi untuk membantu ibuku". jawab Anna


"Hmm.. karena itu kamu pingsan di jalan? Sampai belum makan kah? Bagaimana kalo kamu kerja dengan ku? Gajian nya sangat besar daripada di Restoran itu. Gimana?". jawab Itsuki yang mempunyai rencana licik agar bisa mendekati Anna


"Memang kerja jadi apa?". tanya Anna yang seperti nya berminat dengan tawaran Itsuki


"Besok kamu harus ikut denganku ke Perusahaan Aoyama. Nanti kamu akan tau". jawab Itsuki


"Baiklah". sahut Anna yang merasa lega dan juga melihat sebetul nya sifat Itsuki lumayan baik walaupun selalu menggoda nya


Dan Anna pun menginap di Rumah Itsuki. Di tengah malam telepon Anna berdering


"Halo, apakah ini dengan anak dari pasien Ema?". tanya orang yang menelepon Anna


"Iya betul. Ibu saya kenapa suster?". tanya Anna yang sudah sadar dari tidur nya


"Maaf bisa kah anda membayar cuci darah untuk pasien Ema? Dia harus melakukan cuci darah, kalo tidak beliau tidak akan sadar/pulih". jawab perawat dan membuat Anna menjatuhkan Hp nya


"Bagaimana? Aku tidak punya uang untuk membayar pengobatan ibu, satu satu jalan aku setuju dengan tawaran Itsuki". batin Anna yang tidak punya jalan lain selain menyetujui tawaran Itsuki


Di pagi hari mereka berdua berangkat bersama ke Perusahaan Aoyama. Seluruh karyawan memerhatikan Anna.


"Dia siapa? Kenapa Presdir Itsuki terlihat sangat perhatian dengan nya?". bisik karyawan perempuan


"Jangan jangan dia mainan baru nya Presdir Aoyama". seru karyawan yang mengosip di belakang Anna karena Itsuki sudah terkenal suka mempermainkan perempuan


"Kamu harus kuat Anna! Demi ibu!". batin Anna menyemangati diri nya sendiri dan mulai menekan tombol lift. Dan masuk ke lift untuk ke ruangan Itsuki


Di ruangan Itsuki. Itsuki memberi kertas yang berisi kontrak sebagai pacar nya selama 1 tahun. Dan harus menuruti apa kata Itsuki tidak boleh menolak nya


"Apa ini? Kontrak sebagai pacar 1 tahun? Kamu sudah gila yah!!". bentak Anna langsung mearuh berkas nya ke atas meja

__ADS_1


"Kamu menolak nya? Kalo kamu menolak nya bagaimana dengan pengobatan ibumu? Bukan nya dia harus melakukan cuci darah,?". sahut Itsuki sambil memutar pulpen nya dengan senyuman seperti iblis


"Sial!! Aku harus membantu ibu walaupun menjadi pacar pria psikopat ini!". batin Anna tidak mempunyai pilihan sejak semalam dia di telepon oleh pihak rumah sakit


Anna pun menanda tangani kontrak nya dan menyerahkan nya ke Itsuki.


"Puas!". ketus Anna menatap tajam ke wajah Itsuki


"Bagus! Kamu sangat penurut". jawab Itsuki yang langsung menelepon Asisten pribadi (Rio) untuk mengurus administrasi rumah sakit buat pengobatan ibu Anna


"Rio, kamu transfer uang untuk membayar seluruh pengobatan atas nama nyonya Ema Jasmine, dan juga pengobatan untuk cuci darah nya". perintah Itsuki lewat telepon nya


"Baik Tuan". jawab Asisten nya. Itsuki menutup telepon nya


"Aku sudah menyuruh Rio untuk mengurus pembayaran untuk ibumu, sekarang kamu harus mengubah sikap mu yang buruk itu! Dan melayaniku sebagai pacar kontrak dan juga kamu tetap menerima uang sebesar 20 juta won setiap bulan bagaimana?". ucap Itsuki yang memberitahu bahwa Anna tetap di gaji


"Sekarang kamu harus menciumku". perintah Itsuki menunjukkan jari nya di bibir nya. Agar Anna melakukan nya


"Tapi!". jawab Anna ragu ragu


"Kamu menolak nya? Atau kita harus melakukan hubungan yang biasa aku laku in dengan mu disini?". sahut Itsuki yang mulai membuka jas nya dan melepaskan kancing satu persatu melangkah mendekati Anna


"Kamu mau ngapain? Jangan dekat dekat! Kita ada di kantor kalo ada yang melihat nya gimana?". jawab Anna yang mulai berjalan mundur hingga dia terjatuh di sofa


Itsuki pun langsung menindihinya dan menyentuh paha Anna dengan senyuman iblis


"Ahh.. kita tidak boleh melakukan ini". suara desah Anna karena Itsuki menyentuh paha Anna


"Kenapa? Bukan sekarang kamu adalah pacarku?". tanya Itsuki yang sudah meraja lela di area leher Anna


"Jangan! Aku mohon! Hentikan". Anna memohon dan air mata nya mulai membasahi kedua pipi nya


"Baiklah aku tidak menyentuhmu lagi. Jangan menangis Anna, aku hanya baru mencium leher mu kamu sudah sensitif dan menangis". sahut Itsuki yang mulai bangun dari atas tubuh Anna


Bersambung . . . . .


[《 JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤》]


 


^^^Thank You^^^ 🥰🥰


 

__ADS_1


__ADS_2