Problem With Playboy President

Problem With Playboy President
FREE!


__ADS_3

LIKE          👍


FAVORIT   ❤


VOTE         ⭐


Anna pun mulai memakaikan kemeja untuk Itsuki. Itsuki masih memiliki Ide licik lain nya, dia pun mendorong Anna hingga Anna terjatuh ke atas ranjang nya


"Awh! " Anna yang terjatuh oleh dorongan dari Itsuki. Itsuki pun segera menindihi tubuh Anna


"Heyy! Apa yang mau kamu lakukan!" bentak Anna karena tubuh nya sudah di blok oleh Itsuki


"Cepat lepaskan ak--! Hmm!" bibir Anna sidah di bungkam oleh bibir Itsuki


"KISS"


BUK!


Anna masih mencoba memukul pungung belakang Itsuki dengan sekuat tenaga, walaupun pada akhirnya Itsuki tidak merasakan pukulan Anna


"Lain di mulut lain di hatikah" batin Itsuki yang melihat reaksi Anna


Itsuki pun mulai menjelajahi dan menciumi kulit putih dan mulus Anna dan mengigit nya.


"Sakit!" suara Anna yang tangan nya masih di ikat oleh kemeja Itsuki


"Aku mohon jangan lakukan itu—. Aku mohon!" pinta Anna air mata nya sudah membasahi pipi nya dan Itsuki pun menjilat air mata tersebut


Kancing Piyama Anna mulai di buka satu persatu oleh jari panjang Itsuki yang mulai bergerak cepat.


"Tubuh mu sangat cantik Anna" puji Itsuki yang sudah berhasil melepaskan piyama Anna hingga memperlihatkan bagian kulit mulus dan putih milik Anna


"Jangan lakukan itu—" permintaan Anna untuk berhenti tapi Itsuki mengabaikan nya dia malah mengabaikan suara permohonan Anna


Tok.....tok.....tok


"Presdir, maaf mengganggu anda" ucap Rio yang sudah berada di luar pintu Itsuki

__ADS_1


"Sial! Mengganggu saja" bisik Itsuki dan melepaskan Anna


"Akhirnya aku bebas" batin Anna dan segera pergi menjauh dari Itsuki


Itsuki pun mulai membersihkan diri dan memakai kemeja dan juga Jas nya


"Kamu bersiap untuk nanti malam". ucap Itsuki yang akan melahap Anna dan Anna hanya menatap dengan kaget dan terkejut campur takut


"Kenapa aku mempunyai firasat sangat buruk? apa yang harus aku lakukan". batin Anna Itsuki sudah berangkat ke kantor


Anna pun segera membersihkan diri nya. Setelah Anna sudah selesai tiba tiba ada dress di atas kasur


"Dress ini sangat cantik dan juga mahal, apakah ini tidak di pakai?". ucap Anna yang melihat dress one piece merah marun


Anna pun mulai turun dan di sambut oleh pelayan


"Selamat pagi nona, anda sangat cocok memakai dress itu". ucap pelayan nya


"Terimakasih bi. Apakah bibi yang memilihkan dress ini?". tanya Anna


"Bukan saya nona. Tapi tuan Itsuki yang menyiapkan khusus untuk nona". jawab pelayan itu


"Makanan ini rasa nya sangat enak, bibi yang membuat ini sendirian?". tanya Anna rasa makanan nya mengingatkan nya pada masakan buatan ibu nya


"Iya nona. Bibi sangat senang kalo nona menyukai masakan bibi". jawab pelayan di rumah Itsuki


Setelah Anna selesai makan Anna langsung membawa piring nya untuk di cuci. Pelayan yang melihat Anna mencuci piring nya


"Nona, biarkan saya saja yang membersihkan piring nya. Nona Istirahat saja". pinta pelayan itu yang merasa tidak enak


"Tidak usah bi, biar aku yang bersihin. Aku sudah sembuh, terimakasih bi atas makanan nya". jawab Anna dengan ramah


"Tapi nona kalo Tuan Itsuki tau nanti saya bisa di marahin oleh beliau". sahut pelayan yang sangat takut kalo Tuan nya memecat nya


"Nanti kalo dia marahin bibi aku marahin dia balik". jawab Anna memperagakan seperti seorang petinju


Pelayan nya hanya tertawa karena melihat tingkah nona nya berbeda dari sifat pacar lain nya yang sering Itsuki bawa ke apartement nya.

__ADS_1


"Nona bisa saja, saya hanya seorang pelayan biasa tidak pantas untuk di bela". sahut pelayan nya sampai airmata nya keluar karena tertawa


"Hmm apa lagi yang bisa aku kerjakan bi?". tanya Anna yang sudah rampung mencuci piringnya


"Tapi nona... ini pekerjaan bibi". jawab pelayan yang usia nya seperti ibu Anna


"Ga papa bi. Anna kalo di rumah suka sekali bersih2 rumah, tenang saja". jawab Anna memulai membersihkan rumah yang sangat luas melebihi tempat tinggal nya


Setelah menghabiskan beberapa jam untuk membersihkan rumah yang sangat luas. Anna merasa sangat lelah dan terlelap di sofa ruang tamu.


"Aku pulang". Suara langkah kaki pemilik tuan rumah sudah pulang dari kantor nya


"Kenapa dia tertidur di sini?". batin Itsuki yang melihat Anna sangat pulas sekali sampai pipi nya di cubit oleh Itsuki dia tidak bangun


"Selamat sore Tuan Itsuki". sambut pelayan


"Sstt...". jawab Itsuki sambil memberi tanda kepada pelayan itu untuk tidak mengeluarksn suara yang lebih keras agar tidak membangunkan Anna


Pelayan nya pun kembali ke tempat dapur untuk menyiapkan makan malam buat Tuan dan nyonya nya.


Itsuki pun membopong Anna ke tempat yang lebih nyaman di tempat kamar utama.


"Tuan sangat perhatian dengan nona". batin pelayan yang tidak sengaja melihat Itsuki mengendong Anna yang masih tertidur


Setiba nya di kamar utama Itsuki menurunkan Anna sangat pelan pelan dan lembut agar Anna tidak membangun kan nya


"Di lihat-lihat kalo dia lagi tertidur sangat imut". batin Itsuki yang ingin mencium bibir mungil Anna


"Hmm!". Anna memiringkan kepala nya sehingga Itsuki tidak jadi mencium nya


"Sial! Ya sudah aku biarkan dia untuk istirahat". Itsuki pun meninggalkan Anna dan masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri nya


Akhir nya Anna bangun dari mimpi nya.


"Hmm... nyaman nya". suara Anna yang meregangkan tangan nya


"Kenapa aku bisa ada disini?". lanjut Anna terkejut karena dia di atas tempat tidur yang sangat familiar

__ADS_1


***Tolong dukung author agar Novel author dengan cara VOTE berapapun se ikhlas nya para pembaca biar Novel ini di kenal oleh seluruh orang dan juga di sukai banyak orang... 


terus VOTE novel "Cinta Pertama Direktur" dan juga "Problem with Playboy President" ya... VOTE kalian sangat membantu Author*** 


__ADS_2