
Tolong saran nya juga agar Author bisa memperbaiki. dan juga bantuan nya untuk membantu dalam menulisan Novel Author . Untuk membuat Author semangat!!!
Anna pun segera pergi dari ruangan yang mengerikan itu dengan kecepatan penuh. Setelah Anna berhasil kabur sambil berjalan dengan langkah kaki cepat, Anna juga menenangkan Jantung nya yang berdebar - debar.
"Pria yang sangat tidak sopan! Baru kenal sudah berani memegang seenak jidat!". dumel Anna mengusap dagu nya yang di pegang oleh Itsuki. Anna berusaha untuk membuat jejak bau dari pria Gila yang baru saja melakukan hubungan intim, dan malah bekas tangan itu memegang dagu Anna.
"Bener kata kak Rose, pemimpin nya playboy!". lanjut Anna sambil mengerutu ketika dia di jalan.
Dan pergi meninggalkan Perusahaan Aoyama.
Anna pun tiba kembali di Restoran dan memarkirkan motor ya kembali. Masuk ke Restoran dengan wajah yang sangat kesal, Para pelayan di Restoran itu yang melihat nya pun langsung tahu masalah yang di alami Anna.
"Hufft!! Menyebalkan!". teriak Anna yang terdengar sampai ke dapur dan Rose pun mendekati Anna.
"Seperti nya aku sudah mengetahui nya kenapa kau pulang-pulang mengamuk, tanpa harus mendengarkan ceritamu". ucap Rose yang sudah mengetahui kenapa wajah Anna cemberut. Anna pun masih terdiam dan tak menjawab perkataan dari Rose.
"Kan aku sudah bilang ke kamu, seharusnya kamu jangan kepala batu! Jangan jangan kamu melihat nya langsung?". tanya Rose. Dia sangat suka jika mendengar seseorang yang bergosip tentang pemimpin perusahaan Aoyama.
"Tidak!! Aku tidak melihat nya, aku hanya tidak sengaja mendengar nya. Seharusnya aku mendengarkan mu, dan juga dia benar- benar seorang pimpinan yang sudah tidak WARAS! Dan juga dia benar-benar sangat menakutkan". jawab Anna yang tidak menceritakan kejadian diri nya dan Itsuki di ruangan Direktur.
Di Perusahaan Aoyama. Itsuki masih menunggu balasan dari asisten nya itu, sembari memainkan pulpen di jari nya
"Kenapa sangat lama sekali". ucap Itsuki yang mulai melihat HP nya, tapi belum ada pesan masuk. Sekretaris pun mengetuk pintu.
TOK . . . !
TOK . . . !
TOK . . . !
"Pak Presdir, ada berkas yang harus anda tanda tangani". ucap sekretaris bernama Rio dia masih berdiri di luar ruangan Itsuki.
"Masuklah!". jawab Itsuki
Dan Sekretaris itu pun mulai masuk dengan langkah kaki berat, karena melihat wajah kesal nya Itsuki dan juga bekas tamparan dari Anna yang membuat Sekretaris itu seperti berada di rumah hantu.
"Ini Presdir berkasnya". kata Sekretaris itu yang melihat wajah Itsuki
"Bukan urusanmu! Pergilah!". bentak Itsuki yang menutupi pipi nya
Itsuki pun menatap nya tajam, membuat sekretaris itu pergi karena tatapan nya sangat menakutkan
__ADS_1
Sekertaris nya yang mengambil nafas dalam dalam karena habis memasuki ruangan rumah hantu pun akhir nya bisa bernafas lega. Tapi dia terheran heran karena bekas tamparan di wajah Itsuki itu
"Kira kira, siapa yang berani menampar Presdir?". batin Sekertaris
Victor yang merupakan teman kecil dari Itsuki pun mengunjungi teman nya. Dan masuk keruangan Itsuki tanpa mengetuk pintu
"Hey! Bro!". sapa Victor dan dia melihat Itsuki menutupi pipi nya dan Itsuki pun menunjukkan kepada sahabat nya itu
"Kenapa dengan pipi mu? Seperti bekas tamparan, tapi tidak mungkin kamu di tampar oleh perempuan kan?". tanya Victor karena dia sudah mengetahui sifat playboy Itsuki dan juga tidak pernah ada yang berani menampar atau memarahi Itsuki
"Iya ini bekas tamparan, oleh perempuan pengantar makan dari Restoran mu itu!". jawab Itsuki karena dia belum tau siapa nama nya
"Ah masa sih? Seperti nya bukan dari karyawan Restoran ayahku". jawab Victor yang juga tidak mengetahui kalo Anna yang menjadi pengantar makanan
"Dia yang bilang sendiri, seperti nya dia karyawan baru". sahut Itsuki yang membuat Victor sedikit kaget dan melamun tak menjawab nya langsung
"Tidak mungkin Anna". batin Victor karena dia tau kalo Anna adalah karyawan baru di Restoran Titanic
Itsuki yang merasa sedikit curiga karena Victor hanya diam saja
"Kenapa diam saja? Apa kamu menyembunyikan sesuatu?". suara Itsuki membuat Victor sadar dari lamunan nya
"Ah tidak ada... aku tidak tau siapa yang kamu maksud". jawab Victor yang melindungi Anna dan juga tidak memberitahukan nya kepada Itsuki teman nya itu. Karena menurut Victor, Itsuki pasti akan mempermainkan Anna atau membalas dendam
Tak lama setelah Victor pergi. Hp Itsuki pun berdering
Dret...dret
Itsuki langsung membaca Hp nya itu dan isi nya adalah Informasi tentang Anna si pengantar makanan itu. Itsuki pun membaca semua informasi yang di dapatkan dari Asisten pribadi nya itu
"Anna Jasmine, 22 tahun. Memiliki adik kembar, keluarga yang harmonis walau hidup nya pas pas an. Mendapat beasiswa di National University".Itsuki membaca informasi sambil menunjukan senyum iblis yang sangat licik. Tapi dia kaget karena Anna berkuliah di tempat Universitas yang di pimpin oleh Ayah nya itu dan juga kampus sahabat nya itu
"National University? Jadi dia mendapat beasiswa dan kuliah di kampus ini kah? Anna aku akan memiliki mu". ucap Itsuki yang mempunyai ide licik untuk mendekati nya
Di Restoran Anna. Berusaha melupakan kejadian yang di alami, Anna mulai bersemangat lagi dalam bekerja. Pelanggan pun ikut senang karena Anna adalah pelayan yang ramah dan murah senyum
Dan tak kerasa pun pekerjaan Anna sidah selesai. Anna pun menganti pakaian kerja nya menjadi milik nya yang tadi untuk berangkat
"Aku pulang dulu, Rose! Dah". teriak Anna yang di depan pintu ruang ganti pelayan cewe yang dekat dengan Anna
"Iya hati hati! Anna". sahut Rose yang masih menganti pakaian nya
__ADS_1
Anna pun lekas meninggalkan Restoran Titanic. Karena sudah terlalu malam, Anna yang menunggu di halte pun. Dengan dandanan yang belum di hapus. Dan membuat laki laki yang mencurigakan melihat nya terus, membuat diri nya merasa tidak aman
"Kenapa lama sekali?". batin Anna yang melihat jam di HP nya yang sudah menunjukkan pukul 8 malam
Mobil mewah Itsuki pun yang ingin pulang ke rumah nya tak sengaja lewat di depan halte pun. Itsuki yang menyetir pun melihat seorang perempuan yang tak lain adalah Anna sedang duduk sendirian menunggu bus. Walaupun hari sudah malam. Itsuki pun memberhentikan mobil nya di depan Anna
"Kenapa mobil ini berhenti?". batin Anna yang melihat mobil mewah berhenti di depan nya itu
Tampak seorang pria turun dari mobil mewah itu masih menggunakan jas kantor nya dengan badan yang tinggi dan tegap
Itsuki pun sudah berada di depan Anna. Anna yang melihat nya tampak gugup, karena si otak rusak itu kenapa berada di depan nya
"Kenapa dia disini? Apa yang dia ingin kan?". batin Anna yang melihat sosok pria paling menyebalkan di hadapan nya
Tanpa sepatah kata pun Itsuki langsung menarik tangan. Anna pun ikut terseret oleh langkah kaki Itsuki yang membawa nya menjauhi Halte bus
"Lepaskan aku!". teriak Anna yang menggunakan tangan satu nya lagi untuk melepaskan genggaman tangan Itsuki
"Kamu dengar atau tidak!". lanjut Anna yang masih berusaha keras agar genggaman nya terlepas
Itsuki pun tak mendengarkan nya dan masih melangkah menuju mobil mewah nya
Bruk...
Itsuki pun mendorong Anna masuk ke mobil mewah nya
"Aduh sakit! Kamu mau apa hah?". bentak Anna merasa gugup karena dia berada di mobil asing dan kenapa Itsuki duduk di sebelah nya
Itsuki pun tak menjawab pertanyaan Anna. Dan mobil pun mulai melaju meninggalkan halte bus nya.
Anna yang bingung, campur kesal dan juga marah dengan Itsuki yang membawa nya ke ikut bersama Itsuki
"Hey!! Pria psikopat, kamu sudah gila ya! Aku mau di bawa kemana! Berhenti disini". bentak Anna yang memukul lengan Itsuki. Itsuki tidak menjawab pertanyaan Anna
"Kamu dengar aku ga sih!! Aku bilang berhenti di sini!". lanjut Anna yang sangat sudah marah sekali hingga membuat Itsuki pun memberhentikan mobil nya mendadak lalu dia pun tanpa bicara langsung membungkam bibir Anna yang merah. Kini mereka berciuman, Anna yang sangat shock karena ciuman pertama nya di curi oleh pria yang playboy dan tidak menghargai perempuan
Bersambung . . . . .
[《 JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤》]
__ADS_1
^^^Thank You^^^ 🥰🥰