Problem With Playboy President

Problem With Playboy President
Episode 6


__ADS_3

Tolong saran nya juga agar Author bisa memperbaiki. dan juga bantuan nya untuk membantu dalam menulisan Novel Author . Untuk membuat Author semangat!!!


Padangan para mahasiswa wanita pun terlihat memandang iri. Karena dia bareng dengan Victor.


“ Siapa dia?. ” tanya mahasiswi (cewek 1). yang berdandan ala sosialita.


“ Tidak tahu, seperti nya dia mahasiswi pindahan/baru. Tapi kenapa dia terlihat sangat akrab sekali dengan Victor, dan juga tak biasa nya Victor peduli dan bareng sama cewek. Selain si upik abu itu (Anna). ” jawab mahasiswi (cewek 2).


“ Iya betul sekali kata mu, selain si upik abu itu (Anna) dia tak pernah dekat dengan perempuan. Apa Victor sudah punya pacar? Tapi aku ga rela. Walaupun dia cantik, tapi lebih cantikkan aku. ” sahut mahasiswi (cewek 1).


“ Tapi lihat deh pakaian dia, pakaian nya terlihat biasa. Dan juga murahan. ” ejek mahasiswi (cewek 1) dengan semua pakaian ber branded.


“ Iya betul juga katamu. ” sahut mahasiswi (cewek 2).


Victor pun yang mendengar omongan dari mahasiswi tadi menegur nya dan menatap dengan tatapan yang menyeramkan. Dan juga menyuruh Anna untuk pergi duluan. Setelah Anna sudah berjalan jauh, Victor berkata kepada mahasiswi tersebut.


“ Jangan berani menilai orang dari pakaian nya saja! Dan jangan mencoba untuk mengejek nya Anna lagi. Atau akan kubuat kau menyesal. ” bentak Victor dengan tatapan yang menakutkan seperti ingin membunuh seseorang dan menyebut nama Anna yang membuat mahasiswi itu kaget.


Mahasiswi tersebut sangat ketakutan dan hanya menelan ludah nya.


“ Dia Anna?. ” tanya kompak mahasiswi yang sangat kaget karena tak biasa nya Anna memakai make up.


“Iya!. ” sahut Victor.


“ Awas saja kalo kalian berani mengejek nya dan menghina nya!. ” lanjut Victor yang tak akan segan - segan untuk memarahi dan memberi nya pelajaran terhadap orang yang berani mengejek Anna.


“ I-i-iya kami tidak akan mengejeknya. Maafkan kami. ” jawab mahasiswi (cewek 1 dan cewek 2) dengan nada yang sangat gugup juga tangan gemetaran.


Victor pun pergi meninggalkan mahasiswi nya dan segera berjalan kembali .


“ Kamu sih! Victor jadi marah kepadaku!! . ” ucap mahasiswi (cewek 2) yang merasa sangat kesal karena dia akan semakin di benci oleh Victor.


“ Ihh kenapa salahkan aku? Sudah lah aku cape dan tak peduli dengan ucapan mu! . ” jawab mahasiswi ( cewek 1) dan pergi meninggalkan teman nya.


Victor pun melihat Anna dan kerumunan cowok yang mulai mendekati Anna, kemudian ia mengejar Anna. Anna pun menjadi pusat perhatian para mahasiswa (cowok) yang mulai mendekati Anna.


“ Hey cantik! Kamu sendirian aja, boleh aku temani?. ” ajak mahasiswa yang menggoda Anna. Sembari memegang pergelangan tangan Anna.


“ Tidak usah, aku bisa sendiri!. ” tolak Anna dan mulai pergi menjauh, tapi tangan nya di tarik oleh mahasiswa itu.


“ Kamu jangan menolakku!. ” paksa mahasiswa yang menarik tangan Anna dengan kasar.

__ADS_1


“ Aku bilang tidak mau! Apa kamu tidak mendengar nya? Sekarang lepaskan aku! . ” bentak Anna yang mencoba melepaskan genggaman mahasiswa tersebut. Tapi karena tenaga Anna tidak terlalu cukup untuk melepaskan genggaman nya itu.


“ Kau! Berani nya menolakku! Dasar Wanita sok Suci! SINI!! IKUT DENGANKU!.” bentak pria yang terus memaksa Anna, dan menyeretnya untuk tetap ikut bersama nya.


Victor pun langsung memegang lengan pria itu dan menekan nya sambil menatap .


“ Bukan nya kamu sudah dengar! Dia tidak mau di paksa. Sekarang lepaskan tangan mu! Atau mau ku patahkan satu?. ” ancam Victor yang menekan keras lengan pria itu.


Mahasiswa itu mulai merasakan kesakitan dan juga ketakutan karena Victor terkenal sangat kuat


“ Sakit...sakit, iya aku akan melepaskan nya!. ” jawab mahasiswa itu yang akhir nya menyerah dan melepaskan genggaman tangan Anna dan langsung pergi.


Victor pun langsung menanyakan Anna dan memegang pundak nya membolak - balikkan badan Anna. Mengecek bahwa Anna tidak ada bekas luka.


“ Kamu tidak apa apa kan? Dia tidak melukai mu atau melecehkanmu?. ” tanya Victor dengan wajah yang khawatir. Yang membuat Anna tersenyum karena Victor bersikap seperti ibu-ibu yang mengkhawatirkan anak nya.


“ Ha..ha..ha, kamu lucu seperti ibu ibu yang mengkhawatir kan anak nya. Tenang aku tidak apa apa, dia hanya menarik tanganku saja tidak ada bekas kok. Kamu liat saja sendiri. ” jawab Anna sambil tertawa dan juga menunjukkan lengan tangan nya yang tadi di tarik oleh mahasiswa itu.


“ Aku serius, Anna. Kenapa kamu malah tertawa? Tapi tidak apa yang penting kamu tidak terluka. ” jawab Victor yang mengelus elus kepala Anna dan mereka pun menuju.


Dan setelah mereka duduk di bangku. Seluruh kelas di buat kaget. Karena Anna yang sangat terlihat berbeda dari yang biasa nya.


“ Iya, apa aku terlihat aneh?". ucap Anna yang merasa bahwa dia sangat aneh kalau memakai makeup.


Dan para mahasiswa (cowok) pun mendekati Anna.


“ Kau beneran Anna?. ” tanya mahasiswa yang terpesona oleh kecantikan Anna yang selama ini Anna sembunyikan


“ Kau terlihat berbeda, ternyata kamu sangat cantik. Kenapa aku baru menyadari nya sekarang ya? Ayo kita berteman kita saling menukar nomer telepon bolehkan?. ” sahut mahasiswa yang juga ikut terpesona.


“ Eh..!!. ” jawab Anna yang terlihat memberikan kode S.O.S kepada Victor. Menunjukkan ekspresi puppy. Victor pun yang sedikit salah tingkah akan kelakuan teman nya itu pun akhirnya membantu nya.


“ Kenapa dia membuat ekspresi wajah seperti itu!. ” Victor mencoba menenggangkan jantung nya yang sedari tadi berdebar - debar.


“ Huum!! kenapa kalian pada kumpul disini? Seperti arisan saja. ” suara Victor yang mengusir cowok yang sedari tadi berada di meja Anna.


“ Ala Victor, kamu jangan seperti itu. Kita kan teman seharusnya kamu juga membantuku agar aku mendapatkan nomer Anna, bukan nya kamu sangat dekat dengan nya?. ” ucap cowok itu yang sok akrab dengan Victor.


“ Hah?? Kita akrab? Kata siapa?. ” jawab Victor dengan tatapan yang dingin.


“ Oke santai saja kawan, jangan marah. Aku hanya ingin berteman dengan nya saja. ” jawab cowok itu yang menepuk pundak Victor. Dan cowok itu pun pergi.

__ADS_1


Victor pun duduk di sebelah Anna.


“ Sepertinya kamu menjadi pusat perhatian. ” Victor yang sedikit was - was karena kecantikan Anna bisa membuat seluruh pria jatuh cinta.


“ Seperti nya iya, aku merasa sangat risih menjadi pusat perhatian. ” jawab Anna.


“ Tapi kenapa kamu make up? Biasa nya tidak?. ” tanya Victor yang sering melihat Anna yang berpenampilan tomboy.


“ Itu karena tuntutan dari pekerj-. ” jawab Anna yang hampir keceplosan dan membuat Victor menjawab.


“ Pekerjaan? Kamu kerja Anna? . ” ucap Victor yang sudah tau sejak semalam


“ Iya aku kerja, tapi aku udah dapat izin dari pimpinan kok. Karena aku tak mau membuat kedua orang tua ku kelelahan, jadi aku membantu mereka. ” jawab Anna yang tersenyum.


“ Oh. Baiklah, kamu kerja dimana?. ” tanya Victor yang berpura pura tidak tahu Anna kerja di mana.


“ Restoran Titanic, restoran nya sangat mewah dan juga pak manager nya sangat baik. ” Anna memberitahu ke Victor tempat kerja nya dan juga memuji manajer nya yang adalah ayah nya Victor.


“ Tapi aku masih penasaran, kenapa wajah pak manajer itu terlihat seperti kamu ya?. ” tanya Anna yang melihat wajah Victor yang sama dengan wajah pak manajer di restoran itu walaupun umur manajer nya sudah tak muda tapi wajah tampan nya masih ada dan terlihat seperti wajah tampan Victor.


“ Masa sih?. ” jawab Victor dengan nada santai nya karena pak manajer yang di sebutkan oleh Anna adalah ayah nya. Tapi karena Victor tidak mau Anna tau dan memberitahukan nya.


“ Iya masa kamu tidak mempercayaiku?. ” ucap Anna sambil menunjukkan ekspresi cemberut karena Victor menjawab nya seperti itu terlihat seperti dia tidak mempercayai nya.


Jantung Victor pun mulai berdebar lagi karena melihat wajah Anna yang cemberut sangat lucu seperti anak kecil.


“ Kenapa dia sangat imut, aku selalu ingin berada disisi nya terus, membela nya dan melindungi gadis yang aku sukai. ” batin Victor yang melihat wajah Anna.


“ Iya . . . iya! Aku percaya sama kamu, sudah jangan cemberut lagi. Nanti kamu jadi jelek lagi. ” Pinta Victor sambil mencubit pipi Anna karena Victor sangat gemas.


“ Baiklah. ” jawab Anna.


Bersambung . . . . .


"**JANGAN LUPA LIKE DAN FAVORIT KAN AGAR ADA NOTIF KETIKA UPDATE DAN TERUS DUKUNG AUTHOR ❤❤"


 


^^^Thank You^^^ 🥰🥰**


 

__ADS_1


__ADS_2