Putri Xi Chunyi Sang Penguasa

Putri Xi Chunyi Sang Penguasa
keluhan shania


__ADS_3

kak, berapa hari lagi kita sampai aku sudah lelah di punggung kuda ini , ucap shania dengan mengeluh.


" bisa sih kamu tidak mengeluh, capek telinga ku mendengar keluhan mu itu," ucap seon dengan datar dan tatapan tajam.


" aku memang sudah lelah, sudah 2 hari kita di atas kuda alisa 48 jam. tubuh ku juga ingin mandi ," ucap shania dengan wajah cemberut.


" Bukan cuman kau yang lelah, kami juga lelah jadi nikmati saja perjalanan ini .atau kau tinggal saja di hutan ini ," ucap seon dengan datar.


" sudah, jangan berdebat perjalanan kita 2 hari lagi. baiklah mari kita beristiharat di sini sebentar lagi akan malam, kaka juga sudah lelah ," ucap josua melerai perdebatan si kembar.


"adelia langsung turun dari kudanya dan mengikat di pohon. turunlah dari kuda mu itu, ucap adelia pada shania. shania pun turun dari kudanya dan mengikat tali kuda itu ke pohon.


"yang lainnya pun juga melakukan hal yang sama.


" baiklah, aku dan jonatan akan mencari kayu bakar, kalian pasanglah tenda ," ucap josua.


" adelia pun langsung mengambil perlengkapan kemah dari ruang penyimpanan.


" kak, bantu aku untuk memasang tenda ini ," ucap adelia.


" baiklah, sahut yaran.


adelia dan yaran membuat tenda 2 saja, satu tenda cukup menampung 3 orang.


Tidak berapa lama josua dan jonatan pun membawa 2 ikat kayu bakar dan buah-buahan.

__ADS_1


" kami juga menemukan ada sungai tidak jauh dari sini, apakah kalian akan mandi? ucap jonatan.


iya kami akan mandi kak, sahut adelia.


baiklah, ayok biar kaka antar, biar kak jos saja disini menjaga tenda kita," ucap jonatan.


sister compleks itu pun mengikuti josua , memang sih agak jauh kedalam.


setelah tiba di sungai, adelia, yaran , shania dan seon pun langsung turun dan mencari batu tempat untuk duduk.


sedangkan jonathan tinggal di atas memastikan tidak ada orang atau binatang buas.


Jangan turun shania, cukup di pinggiran saja sungainya dalam ", ucap adelia.


mereka pun membuka bajunya dengan memakai baju dalaman saja.


adelia mengeluarkan sabun, shampo, odol dan sikat gigi dari ruang penyimpanannya. dan memberikan pada yaran , shania dan seon.


" sudah puas mereka mandi, mereka pun langsung berpakaian. adelia memakai baju kaos warna putih dan celana training biar nyaman nanti tidur.


" sedangkan yaran memakai baju kaos warna biru dan celana jeans pendek.


" shania memakai piyama lengan dan celana panjang.


" seon memakai kaos hitam dan celana jeans.

__ADS_1


sudah , ayok kita naik," ucap yaran.


setelah mereka sampai di atas dan langsung menemui jonathan.


" akhirnya kalian selesai juga mandinya, aku sudah di gigit nyamuk dari tadi ," ucap jonathan dengan wajah kesal.


mereka pun berjalan menuju tenda, setelah sampai di tenda di lihatnya josua sudah menyajikan makan malam.


" baiklah kalian sudah datang, mari kita makan .aku sudah memasak nasi dan mie instan pakai telur ," ucap josua.


" mereka pun langsung duduk , yaran dan adelia langsung menyendok nasi ke piring seon, josua, jonathan dan shania. mereka pun menikmati makan malamnya ala kadarnya.


" kak, tadi bawa buah apa? aku mau dong,! ucap shania.


ini buah apel dan buah pisang , ambil mana kamu mau ," ucap jonatan.


" shania pun mengambil buah appel dan langsung menggitnya. wow..! ini segar banget kak dan ranum ucap shania dengan mata melotot.


" iya dek, buah appel ini masih alami dan belum terkena kimia, makanya langsung beda rasanya ," ucap josua.


" cukup lama juga mereka mengobrol. aku sudah ngantuk ucap shania. baiklah kalian tidur saja ," ucap josua pada adelia , yaran dan seon.


baiklah kak, selamat malam kami tidur duluan ya," ucap yaran.


adelia dan yaran menyusul shania kedalam tenda dan langung membaringkan tubuh disamping shania. mereka pun tertidur setelah memejamkan mata

__ADS_1


" waktu sudah menunjukan jam 23.00 josua dan jonatanpun menyusul seon ke tenda setelah memasang formasi pelindung . mereka pun tertidur dan masuk ke alam mimpi.


__ADS_2