
di sebuah ruangan rumah sakit dan mewah terbaring koma di kasur seorang pemuda tampan , sudah setahun bantuan peralatan medis seperti peralatan pernapasan menempel di tubuhnya.
" setiap hari keluarga si pemuda tersebut bergantian menjenguknya, meskipun dokter yang handal sudah menangani si pemuda tersebut tapi belum ada tanda2 kehidupan . mereka sudah angkat tangan dengan keadaan pasien tersebut.
" adelia meneteskan air matanya sambil mengucapkan kata, aku berharap kaka bangun sudah setahun kaka tertidur di kasur ini, apakah kaka tidak rindu melihat kami semua? ada kaka josua, kaka clarisa , adik seon dan sania bahkan ayah dan bunda juga sudah sangat terpukul melihat keadaan kaka .
" asalkan kaka tahu , aku sudah membalas perbuatan yang mencelakai kaka dan kekasih ku , meskipun bastian tidak selamat dari kejadian naas itu. hiks...hiks...hiks.....ayoklah ka segeralah bangun biar kita bisa liburan bareng , makan bareng ..hiks...hiks...hiks...
" adelia menggemgam tangan jonatan dengan erat , sampai adelia pun tertidur akibat kelelahan menangis, tidak bèrapa lama jonatan merespon dan menggerakan tangannya dan mulai membuka matanya perlahan lahan.
" adelia terbangun dari tidurnya karna tangan yang menggemgam tangan jonatan bergerak, dia pun terkejut melihat kaka yang disayangi sudah membuka matanya dari koma nya.
__ADS_1
" adelia pun langsung histeris ...hiks..hiks..hiks...akhirnya kaka membuka mata ..pengawal teriak adelia yang berjaga di pintu ..si pengawal pun langsung masuk ..tolong panggil dokter ricad cepat kaka sudah sadar ucap adelia. si pengawal pun langsung berlari ke ruang dokter yang merawat jonatan.
" tidak berapa lama dokter pun tersebut dan langsung bahagia melihat tuannya itu sudah terbangun. dokter ricad pun membuka peralatan yang sudah setahun menempel ditubuh jonatan dengan di bantu suster
saat dokter ricad memeriksa kepala jonatan , adelia langsung menelepon joe, tut...tut..tut...bunyi hp joe, ada apa sayang? tanya joe
ayah segeralah kerumah sakit kasih tahu sama bunda dan lainnya karna kaka jonatan sudah sadar ucap adelia dari telvon.
" joe pun menangis bahagia mendengar anaknya sudah sadar dari koma selama satu tahun. mama...mama...panggil joe pada istrinya...diandra yang mendengar teriakan suaminya itupun langsung meninggalkan dapur menuju ruang tamu.
"mama, anak kita josua telah sadar ucap joe' diandra yang mendengarnya pun ikut menangis bahagia, ayok kita kerumah sakit ucap joe. children kompeks yang mendengar kabar itu pun mereka sangat bahagia.
__ADS_1
kami ikut ayah ucap seon, baiklah ayok ucap joe. mereka pun segera berangkat sambil menangis bahagia. para pelayan dan pengawal yang sudah mendengar tuan muda ke II sudah sadar mereka juga sungguh bahagia.
" dokter ricad sudah selesai memeriksa keadaan jonatan terlebih kepalanya , dia pun sangat senang karna tidak ada masalah dalam kepala jonatan.
adelia sudah takut jika kakanya itu akan melupakan mereka , melihat keadaannya saat kecelakaan itu sungguh mengenaskan.
" bagaimana dok? tidak ada masalah kan? tanya adelia khawatir. tidak ada masalah nona muda semua baik2 saja hanya saja tuan muda tidak langsung sembuh dengan cepat .karna tubuh tuan muda masih kaku akibat sudah setahun tertidur , terlebih di bagian kaki dan nona muda harus sabar merawat dan memapahnya agar bisa berjalan ucap dokter ricad
" baiklah dokter , kami akan merawat kaka dengan sabar ucap adelia.
" joe dan diandra pun sudah memasuki ruangan itu dan langsung menuju kasur tempat jonatan berbaring.
__ADS_1
bersambung
author minta maaf🙏🙏 pada pembaca karna sudah lama tidak up date. athor lagi fokus kekerjaan ..tetap ikuti ya jangan lupa like dan komentnya 😊