Putri Xi Chunyi Sang Penguasa

Putri Xi Chunyi Sang Penguasa
Mansion tetap sama


__ADS_3

setelah 4 hari menempuh perjalanan akhirnya , 6 bersaudara itu pun tiba di gerbang mansion hijau beserta anxie , ling mei dan ling yei.


para prajurit yang berjaga di gerbang pun lsngsung waspada, mereka pasti tidak mengenal 6 bersaudara itu lagi .


siapa kalian? ada keperluan apa kalian ? dan tolong tunjukan kartu pengenalnya demi ke amanan mansion ini ," ucap salah satu penjaga.


tolong buka pintunya , kami adalah putra dan putri keluarga xi," ucap chunyi dengan datar.


prajurit yang mendengar ucapan putri chunyi( adelia )pun langsung terkejut dan ketakutan , karena sudah lantang mengintrogasi majikan sendiri.


Ampun kami pangeran dan putri, karena kami sudah lancang mengintrogasi," ucap mereka serentak sambil memberi hormat.


xi chunyi pun menghela nafasnya pelan, tidak masalah wajar kalian tidak mengenal kami, bolehkah kami masuk.


penjaga gerbang itu pun langsung membuka gerbang dan berkata , silahkan pangeran dan putri .


salah satu prajurit pun langsung bergegas dab berlari menuju pavalium phonix .


xi jungsi bersama istrinya luo yanni sedang mengobrol di gazebo di datangi prajurit penjaga gerbang dengan nafas ngos-ngosan.


ada apa ? mengapa kamu terburu-buru kemari ? tanya xi jungsi penuh keheranan.


maaf tuan dan nyonya, ke 3 pangeran keluarga xi dan ke 3 putri sudah tiba," ucap prajurit itu.


xi jungsi dan luoyanni mendengar ucapan prajurit itu pun terlihat senang dan langsung berdiri dan beranjak .

__ADS_1


setelah 15 tahun , akhirnya penantian kita terwujud sayang ," ucap luo yanni.


iya sayang, ini moment yang paling kita tungu ," sahut xi jungsi.


sedangkan xi zhang dan long sinya mendengar putra-putri mereka sudah tiba langsung menemui di gerbang dan memeluk putra dan putri mereka dengan hangat.


"xi jungsi dan luo yanni pun sampai di depan, mereka langsung mencurahkan kerinduan selama ini , rasa bahagia dan tangisan pun terlihat.


ayah, bunda kami telah kembali ," ucap xi wendi . mereka pun berpelukan .


ling mei , ling yei dan anxie melihat acara kangenan itu pun ikut menitikan air mata.


mereka pun mendapati bibi dan pamanya.


apakah bibi dan paman tidak merindukan kami juga? ucap anxie dengan wajah cemberut.


mereka bertiga pun langsung menubrukan pelukan pada luo yanni.


setelah selesai acara kangenan itu , xi chunyi di antar seorang pelayan ke pavalium mawar .


xi chunyi melihat sekeliling pavalium itu , ternyata semuanya sama , bunga mawar banyak di tanami bahkan pohon-pohon persik juga masih banyak tumbuh.


selama ini siapa yang merawat pavalium ku ini? tanya xi chunyi.


hamba yang merawatnya putri sudah 10 tahun ini ," ucap pelayan itu.

__ADS_1


siapa nama mu? berapa usia mu dan dimana pelayan ku dulu jie jiali? tanya xi chunyi bertubi-tubi.


nama hamba xiaoyi , usia hamba 19 tahun dan pelayan putri dulu sudah menikah pada salah satu prajurit istana.


ohh...., usia kita hanya beda 1 tahun dan aku lebih tua dari mu ," ucap xi chunyi.


baiklah , kamu sudah bisa pergi , aku juga mau istirahat .


baiklah putri, hamba permisi ," ucap xiaoyi.


xi chunyi pun menjatuhkan tubuhnya ke kasur setelah di kamar, dia sangat lelah meskipun kasur yang dia tiduri tidak senyaman kasurnya di dunia modren.


uftt...lelahnya sambil memejamkan matanya dan pada akhirnya dia pun tertidur dengan pulas .


**


dipavalium bintang , shania merasa tidak nyaman dengan kasurnya dia pun mulai protes.


kenapa kasur ini tidak nyaman sih, buat tubuhku makin sakit ," aku jadi rindu kasur empuk ku di dunia modren ucapnya.


pelayan yang menemani shania hanya bisa menghela nafas dengan pelan.


mulai shania melihat pavalium bintang dia banyak protes , karena pavalium itu sangat jauh dari pavalium xi chunyi dan xi yaran.


sedangkan xi wendi dan xi wangzi dan seon pavalium mereka berdekatan .

__ADS_1


xi yaran yang masih kelelahan pun tertidur di kasurnya tanpa protes, hanya saja dia berkata dalam hati , besok akan ku ganti kasur dan beserta pavalium ku ini akan ku renovasi seperti rumah modren .


__ADS_2