Putri Xi Chunyi Sang Penguasa

Putri Xi Chunyi Sang Penguasa
jumpa lagi


__ADS_3

suara kicauan burung pun terdengar itu menandakan sudah pagi.


josua dan yang lainnya pun sudah terbangun untuk bersiap- siap melanjutkan perjalanan menuju mansion hijau.


sudah siap semuanya kita harus segera meninggalkan hutan ini untuk mencari desa biar kita serapan, ucap josua ke pada adik- adiknya itu.


" sudah kak, mari kita berangkat." sahut jhonatan.


yaran pun menaiki punggung kuda , begitu juga adelia dan yang lainnya.


mereka semua pun memacu kudanya dengan cepat.


setelah 2 jam perjalanan mereka pun menemukan sebuah desa, mereka melihat para penduduk desa itu sudah mulai beraktivitas.


Ayok kita cari rumah makan , karena waktu susah jam 10 kita sudah telat serapan ," ucap yaran.


iya kak, aku sudah sangat lapar loh ," ucap shania.


baiklah, biar kutanya saja pada pria baruh baya itu tempat penjual serapan," ucap adelia langsung turun dari kuda nya.


permisi tuan, numpang tanya adakah di desa tempat penjual serapan ? tanya adelia pada pria paruh baya itu yang sedang membawa cangkul mungkin tuan itu mau keladang.


ohh...ada nona , sekitar 100 meter dari sini nanti sebelah kiri ," sahut pria paruh bayah itu dengan ramah.


terima kasih tuan atas bantuannya ," sahut adelia dengan tersenyum manis. kalau begitu saya jalan dulu ya nona," ucap pria paruh bayah itu.

__ADS_1


adelia pun berjalan menemui ke 5 saudara nya itu.


bagaimana dek? tanya jhonatan.


adelia langsung menaiki punggung kuda dan berkata mari kita berjalan ke depan sekitar 100 meter lagi ada warung makan.


mereka pun memacu kuda masing-masing dengan lambat . tibalah mereka di depan warung makan itu mereka pun turun dari kuda .


baiklah mari kita titip kuda ini di penitipan terlebih dahulu. mereka pun menitipkan kuda nya tempat jasa penitipan kuda.


berapa paman biayanya? tanya adelia pada pria paruh baya . 2 koin emas nona," sahut pria paruh baya itu.


ini paman , sambil memberikan 4 koin emas dab berkata tolong paman berikan makan dan minum kuda kami tapi denhan buah- buahan saja .dan ini bonus buat paman dan memberikan 1 koin emas lagi.


terima kasih nona, aku akan segera memberikan makan kudanya. " ucap paruh bayah itu. dia tidak menyangka pelanggan nya ini sungguh berbaik hati untuk memberi makan kuda- kuda itu tidak habis 1 koin emas.


selamat datang tamu terhormat, silahkan masuk sambil mengarahkan kursi dan meja yang kosong," ucapnya dengan ramah. karna tempat itu sudah ramai juga.


baiklah, mau pesan apa nona - nona dan tuan- tuan? ucap sang pemilik dengan ramah.


tolong hindangkan menu terbaik dan teh yang ada disini paman," sahut yaran dengan senyuman manis.


baiklah nona, silahkan di tunggu pesanannya ," ucapnya ramah dan segera pergi.


3 orang wanita memakai hanfu sederhana tapi cukup elegant memasuki rumah makan di mana famly compleks sedang serapan. ling mei tanpa sengaja melihat satu keluarga itu , dia mengerutkan dahi nya dan berkata

__ADS_1


" mereka kan orang yang kita lihat di rumah makan di desa kemarin sambil menunjuk keberadaan sister compleks? ucap ling mei.


" iya , tidak salah lagi ," sahut ling yei.


mungkin juga tujuan kita dan mereka ke kaisaran sahut anxie.


kalau begitu mari kita sapa mereka siapa tau tujuan kita sama ," ucap ling mei.


lagian pas juga kita bergabung pada mereka karena meja dan kursi tidak ada lagi yang kosong kecuali di meja mereka ," ucap ling yei.


sedangkan josua dan yang lainnya sedang ngobrol, dan entah mengapa shania terlihat cemberut dan kesal melihat kaka-kaka nya itu.


ling mei pun berjalan menuju meja 6 bersaudara itu.


permisai tuan dan nona, saya ling mei bolehkah kami bergabung disini, karena tidak ada lagi kursi dan meja yang kosong.


shania yang lagi cemberut menaikan satu alisnya dan berkata, tidak boleh ," ucapnya dengan datar.


adek,' tidak boleh seperti itu. tegur josua dengan lembut. silahkan nona dan maafkan adik saya nona, adik bungsu kami orangnya sensitif ," ucap josua ramah.


tidak masalah tuan, itu biasa karena kita tidak saling kenal.


pesanan 6 bersaudara itu pun datang. setelah para pelayan selesai menghidangkan. 3 bersaudara itu pun memesan .


" kami duluan ya nona, adik kami sudah dari tadi kelaparan ," ucap jonatan.

__ADS_1


oh...silahkan tuan ," sahut anxie dengan senyum melelehkan hati jhonatan.


__ADS_2