Putri Xi Chunyi Sang Penguasa

Putri Xi Chunyi Sang Penguasa
Buah persik di istana long


__ADS_3

hari sudah pagi, kicauan burung pun terdengar seakan burung burung itu berbahagia menyambut pagi hari dan matahari pun sudah memancarkan sinarnya , semua penghuni istana sudah bangkit dan mulai beraktivitas," tapi ada satu orang yang masih tertutup di bawah selimut dia adalah putri xi chunyi auristela.... nona..nona.. bangun ini sudah pagi kata jielili.. tapi chunyi hanya mendengus hemm... nona ayok dong bangun nanti air mandinya keburu dingin kata jielili.


tidak berapa lama xiwangzi datang dan langsung menarik selimut chunyi dan berteriak ,, kebakaran ..kebakaran... ,mendengar teriakan wangzi menyebutkan kebakaran, chunyi pun langsung bangun dan berdiri dan panik ,, mana kebakaran ..mana kebakaran tanya chunyi,, jieli dan wangzi pun tertawa melihat putri chunyi linglung dan panik ,, ahhkkk... gege ngerjain aku ya , dia pun kesal dan memasang wajah cemberut," makanya jangan malas malasan," cepat sana mandi kake dan nenek udah nunggu kita di taman belakang untuk serapan kata wangzi, ya ..ya..aku mandi dulu, persiapkan hanfu ku jie jie li katanya sambil berjalan ke kamar mandi, setelah chunyi selesai mandi dia pun memakai hanfu putih polos berliris biru langit , dia kelihatan cantik dan dia pun meminta jielili merapikan rambutnya. barulah dia berjalan ketaman belakang yang di arahkan pelayan


saat chunyi menuju taman belakang dia tak sengaja melihat taman bunga mawar merah, bunga kesukaannya dia pun tersenyum sungguh indah taman ini gumamnya, akhirnya dia pun tiba ditaman disana ayah bunda gege dan jie jie sudah ngumpul, dan dia pun menyapa, selamat pagi kake, nenek, paman, bibi, dan selamat pagi ayah, bunda dan gege dan jie jie ku, sambil memasang wajah imut, mereka yang melihat chunyi pun tersenyum , selamat pagi juga cucu ku sahut raja long, mari kesini duduklah di samping kakek, baik kake jawab chunyi,mereka pun serapan bersama

__ADS_1


sambil menyesap teh, apakah kamu senang disini nyie'r tanya raja long," ya kake , aku suka disini , apalagi banyak buah persik dan bunga mawar merah sambil memakan kue bulan," astaga meme lihat lah mulut mu itu, masih gembung kunyah dulu isi mulut mu itu baru berbicara tegur wangzi," mereka hanya tersenyum melihat mulut chunyi yang masih penuh kue bulan, kamu menggemaskan nyie'r kata permaisuri qing meli," biarin aja nenek yang penting nyie'r kenyang sahutnya dengan santai , mendengar jawabannya chunyi mereka pun tertawa


maaf ayahanda, ibunda putri mu ini bertanya tujuan ayah dan ibu mengundang kami tanya long sinya," sambil menyesap teh, raja long pun menjawab," aku khawatir tentang keadaan cucu ku , kami memutuskan supaya wangzi, yaran dan chunyi tinggal di istana ini untuk sementara disini lebih aman , kalau cucu ku wendi dia kan sudah bergabung di kemiliteran, gimana pendapat menantu ku? tanya raja long


jenderal zhang pun menjawab, kita tanya pada mereka ayah, wangzi, chunyi apakah kalian mau tinggal disini untuk sementara? dan untuk keponakan ku yaran apakah kamu mau tinggal disini untuk sementara? tanpa berpikir panjang mereka pun menjawab serempak mau .baiklah mereka sudah setuju , aku juga akan mengirimkan beberapa pengawal bayangan untuk kalian kata raja long,

__ADS_1


itu bagus ayah, aku gak mau kehilangan gege lili kata chunyi,' jielili yang mendengar itu pun terharu


nenek..bolehkah kami ketaman ceri dan memetiknya tanya xi yaran ," boleh cucu ku biar paman ke II dan bibi mu nanti menemani kalian di sana," makasih nenek kata yaran, aku mau buah persik paman kata xi chunyi kepada putra mahkota jihun," baiklah ayo kita ambil sambil berjalan.. hore teriaknya sambil melompat karna senang, ayok jie jie sambil menarik tangan yaran dan jielili, melihat tingkah chunyi yang menggemaskan mereka hanya tersenyum.


matahari makin meninggi , semua yang ngumpul di taman belakang pun sudah bubar untuk melanjutkan beraktivitas, hanya jenderal xi zhang dan istrinya bersantai karna mereka adalah tamu, sedangkan xi wangzi dan xi wendi berlatih bersama saudara sepupunya, anak pamannya putra mahkota yang bernama luchen , dan anak pamannya pangeran jhungsen bernama haroanli.

__ADS_1


putri chunyi dan yaran sudah puas menikmati buah persik, mereka pun melanjutkan petualangannya ke taman buah ceri, paman , apakah nenek suka buah ceri tanya yaran pada putra mahkota jihun," ya beliau memang suka buah ceri itulah alasannya di tanami pohon ceri, karna buah ceri itu adalah buah untuk bangsawan karna mahal dan sulit di cari di kerajaan long ini jawab long jihun,' oh gitu ceritanya kata chunyi, ayok kita petik ajak permaisuri weili, hari sudah sore dan buah ceri sudah banyak di petik mereka pun balik ke istana.


bersambung


__ADS_2