
Karena benturkan yang membuat getaran sertakan gerakan bertahan Lu Chang yang terus berjalan membuat debu berhamburan hingga jarak pandang semua orang menjadi terhalang.
Setelah menunggu cukup lama akhirnya debu-debu itupun menghilang dan mereka dapat melihat dengan jelas, Lu Chang berada dalam posisi bertahan menerima serangan Mei Nien, pijakan kaki Lu Chang sampai mengalami keretakan akibat
Bisa dibilang, kalau serangan Mei Nien barusan mampu membuat terluka seorang dengan kultivasi tingkat Galfar lapisan ke 20.
Melihat serangan nya tidak berdampak apa-apa, Mei Nien sedikit mengerutkan keningnya dia nampak sedang sedikit kesal
"Serangannya memang sangat kuat akan tetapi aku bisa bertahan dan mengunakan teknik pertahanan yang sama, untung saja Tubuh Ashura dapat digunakan berkali-kali tergantung seberapa banyak Qi milikku." Pikir Lu Chang dengan raut wajah serius, dia sebenarnya ingin melancarkan serangan balasan. Akan tetapi Mei Nien tidak memberikannya celah sedikitpun.
Berpikir bahwa dia harus serius serta merubah alur pertarungan ini, Lu Chang pun meledakkan Qi namun berupa aura membunuh yang memiliki tujuan untuk merusak mental lawan, di satu sisi Mei Nien nampak sedikit bergetar karena untuk pertama kalinya dia merasa niat membunuh yang benar-benar ingin membunuh dirinya.
__ADS_1
"Apakah sejak awal dia memang menakutkan seperti ini!?" Pikir Mei Nien dengan raut wajah serius nya.
Bentrokan pun terjadi, Lu Chang dan Mei Nien saling bertukar pukulan satu sama lain dengan kecepatan yang di ungguli oleh Mei Nien namun kekuatan fisik serta pertahanan yang tinggi di dominasi oleh Lu Chang, terlebih lagi entah darimana Lu Chang memunculkan sebuah panah emas.
Para pimpinan sekte pun langsung menyadari bahwa itu adalah sebuah senjata artefak yang legendaris, walaupun tidak mengetahui namanya.
Lu Chang memposisikan Panah Emasnya ke atas muncul beberapa anak panah yang setiap ujungnya diselimuti oleh api hitam yang mirip dengan api hitam yang menyelimuti tangan kanannya.
Bersamaan dengan itu, semua anak panahnya melesat ke atas dengan sangat cepat dan mengarah ke tempat Mei Nien berada, tanpa berlama-lama Lu Chang kembali mengambil posisi.
Saat itu dia memunculkan kembali anak panah yang sama namun dengan jumlah yang lebih banyak dari sebelumnya, namun anak panah kali ini diselimuti oleh Qi yang sangat kuat dan memiliki daya serangan 2 kali lipat lebih besar.
__ADS_1
"Serangan ini mungkin belum sempurna, tapi itu sudah cukup untuk membuatnya terluka." Pikir Lu Chang kemudian semua anak panahnya melesat menuju ke arah Mei Nien.
Mei Nien menghindari anak panah tersebut akan tetapi pemikirannya salah, semua anak panah tersebut benar-benar menargetkan dirinya bahkan kemana pun dia bergerak meraka terus mengikutinya dan bahkan setiap kali Mei Nien bergerak kecepatan mereka bertambah 2 kali lipat lebih cepat.
Untuk pertama kalinya seorang wanita jenius yang memimpin sekte terbesar di benua timur di buat terdesak.
"Mungkin ini tidak berakhir dengan cepat, tapi aku masih mempunyai banyak teknik yang ingin aku gunakan, biarkan aku bersenang-senang sedikit lebih lama!" Lu Chang menerjang Mei Nien dengan ganas nya, panah emas di genggamannya berubah wujud menjadi sebuah pedang yang sangat sempurna untuk seorang prajurit.
Mei Nien pun tidak tinggal diam dia kemudian mengeluarkan sebuah cambuk dari balik pakaiannya, senjata itu benar-benar terlihat memiliki aura serta kesadarannya sendiri.
Bersambung...
__ADS_1