Raja Tak Terkalahkan

Raja Tak Terkalahkan
Chap 25: Dunia Lain


__ADS_3

Di suatu tempat yang jauh, berbeda dengan dunia Lu Chang, itu adalah dunia yang sangat misterius dan terlihat pertarungan yang sangat sengit.


Ju Fuan dengan cepat melesat ke arah Long Huan lalu mengarah-kan ujung pedang Neraka Es tepat ke leher Long Huan. Saat itu juga Long Huan sudah tak bisa berkutik lagi karena sudah terpojok kemudian melepaskan semua senjatanya kemudian menyerah.


Ju Fuan pun langsung menarik bilah pedang Neraka Es milik nya, kemudian memasang tampang sombong seolah-olah memperlihatkan bahwa dirinya sangat kuat daripada kakak tirinya itu.


Sedang Long Huan hanya bisa kesal sambil menggembungkan pipi nya kesal karena melihat tingkah kakak nya itu.


"Hahahah!"

__ADS_1


Prok! Prok! Prok


Tiba-tiba terdengar suara tawa sekaligus tepuk tangan dan itu berasal dari Dian Gu, Gon Tuan dan Buanjing, mereka bertepuk tangan melihat pertarungan sengit kedua orang itu apalagi Ju Fuan yang berkembang begitu pesat, bahkan dia mendapatkan berkat dengan garis tubuh Neraka Es yang mampu menyaingi para dewa.


Saat ini di alam fana di dunia kedua yang dijaga langsung para dewa, pengguna tubuh dewa saat ini hanya Dian Gu dan Ju Fuan. Tubuh Neraka Es dan Tubuh Dewa Naga Zura, keduanya adalah tubuh makhluk dewa abadi yang sudah masuk dalam legenda di alam agung suci.


Dian Gu awal nya ingin menyapa roh yang mendiami Pedang Neraka Es, akan tetapi dia mengurungkan niat nya karena mungkin saja tidak ada yang menyadari roh tersebut, jadi dia lebih memilih untuk diam dan hanya memperhatikan.


Dian Gu muncul kembali di dalam sebuah medan khusus yang diciptakan khusus oleh Dian Gu, dia segera mengeluarkan sebuah bola hitam pekat yang mirip seperti bole bisbol kemudian dia memberikan satu pada Buanjing karena kebetulan dia memiliki dua buah.

__ADS_1


"Terima kasih, kebetulan sekali aku juga ingin meningkatkan level ku." Kemudian Buanjing sedikit menjauh dari Dian Gu kemudian menyerap seluruh kekuatan di dalam bola tersebut.


"Pertapa tua, apa yang harus aku lakukan sekarang? Apakah aku tinggal menyerap bola iblis Bayangan ini?" Tanya Dian Gu sambil memperhatikan bola yang berisi jiwa iblis Bayangan.


"Dasar b*d*h, kau bisa langsung menyerap nya dan sisa nya serahkan saja pada pak tua ini, satu hal yang perlu kau ketahui sebelum menyerap nya tingkat konsentrasi mu agar proses peningkatan level serta presentase keberhasilan meningkat!" Ucap seorang pria yang terlihat seperti roh di kepala Dian Gu.


Tanpa berlama-lama lagi Dian Gu segera menutup kedua mata nya kemudian meningkatkan konsentrasi serta memulai proses penyerapan nya dan secara tiba-tiba jiwa Dian Gu di tarik kemudian berpindah tempat yang berbeda yang gelap gulita.


Tepat di tempat nya berdiri, di hadapannya terdapat iblis bayangan yang sedang membatu, dia nampak menjadi batu dan terdiam dan seolah-olah siap diserap oleh Dian Gu.

__ADS_1


Dia tidak berusaha untuk keluar dari tempat tersebut dan segera menyerapnya dan dalam sekejap bola tersebut berhasil diserap dalam hitungan detik, mata nya dalam sekejap berubah warna dan auranya terlihat sangat berbeda dari sebelumnya.


Bersambung...


__ADS_2