
"Jadi cara kerja nya seperti itu, jika mengalahkan Monster membutuhkan sejumlah ketentuan mungkin aku harus bersiap." Ucap Huan Gan dengan wajah serius, tak bisa di pungkiri berapa banyak makhluk kuat di dunia ini.
Sejak di dunia lama nya, dia adalah seseorang yang tidak memiliki sebuah perasaan untuk memahami orang bahkan makhluk lain jadi, tidak sedikit pun dia berpikir kasihan.
Sekarang, diri nya telah hidup kembali di dunia yang mana harga diri mu ditentukan berdasarkan kuat dan lemah, jika tidak mau direndahkan maka kau harus bertambah kau atau jika tidak menjadi pecundang seumur hidup.
Saat diri nya hendak kembali beristirahat, sebuah suara pintu terdengar di kedua telinga nya dia pun menoleh ke arah suara tersebut dan menemukan seorang pria tampan gagah memasuki kamar nya.
Dalam sekali lihat, dia tahu bahwa itu adalah Huan Jun kakak nya, seorang kultivator dengan level 70.
__ADS_1
Untuk sesaat Huan Jun membatu ketika melihat Huan Gan membalas tatapan nya, untuk sesaat dia seperti itu hingga Huan Gan memanggil nya. "Kak?"
Wajah tampan nya segera dibasahi oleh air mata, entah bagaimana cara nya tetapi dia dalam sekejap sudah memeluk tubuh Huan Gan dengan erat sambil nangis tersedu-sedu. Sebagai seseorang yang sangat menyayangi adik laki-laki nya melebihi apa pun tentu saja akan bersikap seperti itu.
Kedatangan Huan Jun, disusul oleh kakak kedua nya yaitu Huan Yun. Dia bernafas lega sembari menampilkan senyum hangat ketika melihat Huan Gan telah sadar setelah 1 bulan lama nya mengalami koma.
"Syukur lah." Ucap Huan Yun pelan sembari mendekati mereka, beberapa saat kemudian Huan Jun melepaskan pelukan nya kemudian perlahan-lahan bertanya mengenai kondisi adik nya tersebut.
"Sekarang aku sudah baik-baik saja, kakak." Huan Gan membuka pakaian nya, dia pun menunjukkan luka di tubuh nya dan kedua kakak nya tersebut terkejut ketika melihat bekas luka di tubuh nya sudah mengering bahkan hanya meninggalkan bekas jahitan.
__ADS_1
"Sebenarnya, aku cukup terkejut aku menerima luka seperti ini, tapi untung nya luka ini bisa mengering dengan cepat dan maaf aku tidak sadarkan diri selama 1 bulan penuh." Ucap Huan Gan dengan senyum tipis nya.
"Apa yang kau bicarakan, kau koma karena saat itu kau melawan musuh yang kuat dan dampak dari serangan nya itu sangat kuat bahkan kakek sampai harus terluka gara-gara kekuatan musuh yang lebih unggul."
"Kami saja sudah bersyukur bahwa kau sudah sadarkan diri." Ucap Huan Jun sambil memegang pundak Huan Gan.
"Benar, yang bertarung mati-matian demi melindungi anggota keluarga kita adalah kau, tentu saja yang menerima luka paling parah adalah diri mu sendiri." Timpal Huan Yun, kedua kakak nya tersebut juga mengalami luka akan tetapi hanya luka kecil tapi bisa dibandingkan dengan luka Huan Gan.
Mereka mengakhiri pembicaraan tersebut dan membiarkan Huan Gan untuk berisitirahat, kemudian memberikan makanan yang penuh akan protein agar kondisi nya dapat pulih sepenuhnya, "Aku akan bertambah kuat! Pertarungan yang dihadapi pemilik tubuh ini sebelum bahkan sampai berdampak besar padanya, tujuanku sudah jelas!"
__ADS_1
Bersambung...