
"Mau apalagi wanita tidak tau malu ini, dia pasti ketakutan kalau aku akan menceritakan perselingkuhan nya pada suaminya, dia pikir aku gak ada kerjaan apa, aku tak perduli dengan urusan rumah tangga nya atau tentang dia dan Arman, huh."
Gerutu Azkia ketika membuka handphone nya mendapat kan notifikasi dari pesan whatsapp nya 20 pesan belum di baca, dan 5 kali panggilan tak terjawab.
"Teh bisa kita bicara baik-baik?."
Pesan pertama, dari wanita pelakor itu.
"Bicara baik-baik apa dia bicara baik-baik dulu padaku, ketika memutuskan berselingkuh dengan suami ku? sekarang dia mau bicara baik-baik padaku?!!."
Ucap Azkia dengan tersenyum sinis, lalu membaca pesan kedua tanpa membalas pesan dari wanita pelakor itu.
"Saya mengaku salah teh, Maaf kan saya."
Pesan kedua dari wanita pelakor itu.
"Sudah terlambat, keluarga ku sudah hancur, seharus sebagai seorang wanita, seorang istri dan seorang ibu dia memikirkan nya beribu-ribu kali ketika akan melayani suami orang."
Ucap Azkia, yah Azkia benar kata maaf sudah tidak ada guna nya, bila kata maaf dapat menyelesaikan semua masalah apa guna nya Polisi?, dan kejahatan tidak akan dapat hukuman bila penjahat cukup mengucap kan kata maaf, dan masalah selesai.
Perselingkuhan adalah sebuah kejahatan yang mengambil banyak korban, banyak orang kecewa dan sakit hati oleh ulah dua manusia yang menghianati pasangan nya, pertama Istrinya atau suami nya, perselingkuhan pasangan nya akan membawa trauma seumur hidup nya.
Yang tidak akan pernah bisa di lupakan, dan akan selalu membekas ketika yang di hianati, korban perselingkuhan memaafkan sebenarnya dia tidak seutuhnya memaafkan, dia memaafkan dengan berbagai pertimbangan dia harus mengorbankan harga diri nya untuk sesuatu yang di pertahanan.
Keutuhan rumah tangga, terutama untuk buah hati mereka, dan bukan hal yang mudah untuk menjadi seorang janda bagi seorang wanita dari korban perselingkuhan, dia akan trauma dengan memulai lagi suatu hubungan, perselingkuhan akan selalu membayangi nya, tak mudah untuk nya mebangun kepercayaan kepada pasangan.
Begitu pula bila dia rujuk menerima kembali pasangan nya, jangan harap akan baik-baik saja seperti semula sebelum dia di hianati, pertengkaran akan selalu tersulut dari hal-hal yang sepele, dan akan kembali mengungkit perselingkuhan yang telah di lakukan oleh pasangan nya.
Korban kedua adalah buah hati mereka, anak-anak mereka, yang akan kehilangan seorang pigur yang patut di banggakan dan di contoh oleh nya, sebagai orang tua yang di tuntut mejadi panutan untuk anak-anak mereka, trauma masa kecil akan di alami oleh mereka dengan melihat pertengkaran orang tua mereka apalagi sampai bercerai dan berpisah, yang menjadi korban adalah anak-anak.
Mereka tak dapat merasa kan lagi kehangatan seutuhnya sebuah keluarga, apalagi ketika orang tua mereka menikah lagi dan mereka harus memilih diantara kedua orang tua nya, ikut bersama Mamah nya, atau memilih ikut bersama Papah nya, bukan suatu pilihan yang mudah, karena anak-anak mencintai dan tak bisa memilih satu di antars kedua nya, dan ketika mereka memilih diantara salah satu orang tuanya dan hidup dengan keluarga baru akan lebih banyak konflik dan masalah.
Perselingkuhan membunuh masa depan anak-anak mereka, jadi pikirkan beribu-ribu kali ketika kalian memutuskan menghianati pasangan kalian, karena berselingkuh dari pasangan menghianati pasangan bukan lah suatu kehilapan tapi sebuah keputusan.
__ADS_1
Kehilapan itu ketika kita melakukan kesalahan dan saat kita menyadari itu salah kita, kita menghentikan nya seketika itu pula, tapi tidak dengan perselingkuhan kita menyadari kita menghianati pasangan kita tapi kita tetep menerus kan nya dan menikmati nya, melakukan berbagai cara untuk membohongi pasangan nya, sampai pada saat nya di ketahui oleh para pasangan nya masing-masing.
Dan keluarga besar kedua belah pihak yang akan kecewa, dan mungkin akan bersiteru bahkan akan menjadi kan keluarga besar kedua belah pihak yang tadinya mereka satukan oleh perkawinan mereka, akan menjadi kan permusuhan diantara keluarga besar kedua belah pihak yang tidak ingin anggota keluarga nya di salah kan.
Walaupun mereka tau kesalahan ada di pihak orang yang menghianati tapi tetap saja sebuah keluarga akan selalu mendukung anggota keluarga nya, tanpa mempertimbang kan siapa yang menjadi korban.
"Teh tolong angkat telpon nya."
Pesan ketiga dari wanita pelakor itu.
"Teh saya mengerti perasaan Teteh, teteh pasti sangat kecewa dan sakit hati."
Pesan ke empat dari wanita pelakor itu.
"Hah dia mengerti perasaan ku sekarang setelah ketahuan, dia bilang dia mengerti perasaan ku?, baru beberapa jam tadi dia merencanakan untuk bertemu dengan suami ku, dan sekarang dia bilang mengerti perasaan ku, sebelum ketahuan dia tidak mengerti bagaimana perasaan istri nya yang suaminya dia temui, dia tidak akan mengerti sebelum diri nya mengalami hal yang serupa yang aku alami sekarang, tapi aku percaya Karma itu nyata."
Ucap Azkia, lalu menghela napas pajang, mencoba menahan amarah nya, dan mengontrol diri nya sendiri, Azkia tidak ingin terlihat lemah dan tak ingin membuat keluarga nya khawatir dia ingin menunjukkan kepada keluarga bahwa dia baik-baik saja dan dapat menghadapi.
"Teh saya akan mengembalikan barang-barang Teteh..."
"Tentu saja kamu harus mengembalikan nya itu barang-barang aku, aku bukan meminta barang kamu!."
Ucap Azkia lagi, tapi masih tidak membalas pesan wanita pelakor itu.
"Tapi tolong balas pesan saya."
Pesan ke 6 Azkia mengerutkan kening nya.
"Atau angkat telepon saya."
Pesan ke 7 Azkia menggeleng kan kepala nya dengan raut wajah yang kesal dan tak percaya ketika pelakor itu berkata akan mengembalikan nya tapi dengan syarat Azkia membalas pesan atau mengangkat telpon.
"Pake syarat lagi, dia memang harus balikin barang-barang ku tidak usah pake kata tapi itu barang-barang aku yang harus melihat dia kembali kan tanpa syarat apapun!!"
__ADS_1
Ucap Azkia dengan kesal.
"Teh..."
Pesan ke 8
"Teh ko ceklis satu."
Pesan ke 9
"Teteh matiin handphone nya yah?."
Pesan ke 10, saat itu azkia mematikan handphone nya ketika berada di dalam mobil tante Dina.
"Teh saya mohon..."
Pesan ke 11, lalu wanita itu menelpon tertulis di layar telepon tak terjawab sampai lima kali telepon tak terjawab.
"Kita harus bicara Teh..."
Pesan ke 11, Azkia tersenyum sinis.
"Mendengar kan mu berbicara sama saja aku membiarkan diri ku di bodohi."
Ucap Azkia, lalu Azkia membaca pesan ke 12 yang membuat nya cukup terkejut.
"Teh ini ada Fira mengirimi saya pesan."
Pesan ke 12 wanita itu membuat Azkia tertegun.
"Fira? dari mana dia mendapatkan No telepon wanita pelakor ini?."
Azkia merenggut kan dahinya membuat alis kedua mata nya mendekat, Azkia kaget sekaligus heran bagaimana putri sulung nya bisa mendapatkan no telepon wanita selingkuhan Papah nya ini.
__ADS_1
"Teh Fira mengajak saya ketemuan."
(Bersambung)