
ruangan Li Feng
"ugh... dimana aku?" tanya Li Feng sambil merasakan sakit di sekujur tubuhnya
ia lalu melihat barang yang dia bawa dari ibukota ada di dalam ruangan itu
"aku sekarang ada di dalam mansion walikota?
siapa yang mengantar aku kesini?"
Li Feng kemudian perlahan mengingat kejadian sebelum ia tidak sadarkan diri sepenuhnya
"pasti xuer yang membawa aku kesini nanti aku harus bilang terima kasih padanya"
Li feng lalu memeriksa jiwa dan seluruh tubuhnya dari dalam serta luar
"jadi ini tingkat kematian kalau di dunia aku dulu ini setara dengan tingkat prajurit dewa" pikir Li Feng setelah mengetahui tingkat kekuatannya
tapi yang tidak disadari Li Feng adalah ia bukan hanya di tingkat kematian biasa melainkan tingkat kematian mendalam yang lebih tinggi
Li Feng kemudian menyembuhkan seluruh tubuhnya menggunakan energi tingkat kematian mendalam
setelah 5 menit menyalurkan energi tingkat kematian mendalam nya luka yang Li Feng dapatkan dari menembus paksa tingkat kematian mendalam sudah sembuh total
bahkan kulit Li Feng menjadi seputih giok dan tinggi Li Feng juga lagi-lagi meningkat
sekarang tinggi Li Feng seperti anak berusia 12 tahun
"huuuhh.... sudah waktunya aku menemui xuer" ucap Li Feng sambil meninggalkan tempat tidur
ia melangkah ke arah pintu dan ingin membukanya
namun sebelum ia membuka pintu li Feng mendengar walikota mengobrol empat mata dengan seseorang
yang membuatnya tidak jadi membuka pintu setelah mendengar sedikit pembicaraan mereka
di luar ruangan Li Feng
"tuan apa anda tahu kenapa yang mulia raja terlihat terburu-buru?" tanya walikota dengan bingung
"itu dikarenakan mata-mata musuh kamu dan sekeluarga dari kerajaan besar Ireland telah masuk kedalam kerajaan li shing" jawab pria itu dengan geram
"kenapa mereka baru sekarang masuk kedalam kerajaan li Shing?" tanya walikota dengan heran
"jangan-jangan.... " walikota menebak jawaban dari pertanyaannya
"benar, musuh kamu di kota Lexus kemungkinan telah tahu identitas asli kamu dan xuer lalu mengadukannya ke kerajaan Ireland" ucap sosok itu dengan geram
"tapi tetap saja kenapa mereka baru bergerak sekarang?"
__ADS_1
"kemungkinan itu karena xuer"
"tapi tetap saja.... "
sebelum walikota selesai berbicara pintu ruangan tempat Li Feng dirawat terbuka
saat pintu terbuka muncul seorang pria tampan berumur 12 tahun yang membuka pintu
walikota dan sosok itu seketika waspada serta langsung memegang senjata mereka masing-masing
"siapa kamu dan kenapa keluar dari pintu ruangan pangeran?" tanya walikota dengan waspada sambil memegang pedang di pinggangnya
"itu kan lambang pangeran..." pikir sosok itu
sosok itu kemudian melepaskan pegangan pada senjata dan langsung bersujud
"maaf yang mulia pangeran hamba tidak tahu bahwa itu adalah anda" ucap sosok itu dengan hormat
walikota terkejut dengan ucapan sosok itu karena pria dihadapannya saat ini adalah pangeran kerajaan Li Shing
Li Feng kemudian duduk di salah satu kursi dan melihat tampang sosok itu
"siapa kamu dan kenapa kamu menutupi diri kamu seperti bayangan" tanya Li Feng dengan serius
"hamba adalah dari pasukan bayangan yang dibawah perintah langsung oleh ayah anda yaiutu yang mulia raja Li Shing" jawab sosok itu dengan tenang
"yang mulia pangeran maaf saya tadi tidak mengenali anda" ucap walikota dengan sopan ke Li Feng
"bukankah sikap ini terlalu santai untuk anak kecil?" tanya walikota di pikirannya
"baiklah kalau begitu pangeran" jawab walikota dengan canggung
wajah Li Feng kemudian menjadi serius dan mengarah ke arah salah satu pasukan bayangan tersebut
"bukan hanya informasi itu saja yang kalian dapatkan bukan?" tanya Li Feng dengan serius
"tentu saja yang mulia pangeran, kami juga mendapatkan informasi bahwa kerajaan Ireland dan gereja suci
akan menyerang kerajaan Li Shing dalam kurun waktu 2 tahun" ucap salah satu pasukan bayangan tersebut dengan keringat dingin
ia adalah salah satu pasukan elit yang dibawah perintah langsung yang mulia raja Li Shing dan tidak pernah gugup sekalipun bahkan saat berhadapan dengan yang mulia raja
namun sekarang dihadapan seorang bocah 3 tahun ia sangat gugup bahkan berkeringat dingin
"lalu paman kenapa mereka mengincar xuer anda pasti tahu bukan?" tanya Li Feng dengan serius ke arah walikota
"xuer memiliki tubuh yin semesta khusus yang diwariskan nya dari ibunya, sebab itulah mereka mengincar xuer saat ini"
"lalu kenapa baru sekarang?" ucap Li Feng dengan bingung
__ADS_1
"saya rasa mereka baru mengetahui ibu xuer tidak lagi perawan dan melahirkan seorang anak yaitu xuer yang masih perawan" ucap pasukan bayangan tersebut
"baammmm!......"
Li Feng meninju keras meja disampingnya saat salah satu anggota pasukan bayangan tersebut memberi informasi
"paman sementara tinggallah di dalam tempat yang akan aku tunjuk"
"baiklah yang mulia pangeran"
"panggil aku Li Feng saja ayah" ucap Li Feng sambil tersenyum
"kalau begitu panggil saya Linus saja pangeran"
"tapi aku dan xuer akan menikah bukan?
jadi aku akan memanggil anda ayah dan anda memanggil saya Li Feng"
urat di kening Linus keluar karena marah namun ia masih menahannya
"tidak tidak anda belum menikahi xuer tentu saja anda harus memanggil saya Linus dulu sebelum ayah" ucap Linus sambil tersenyum menahan marahnya
"baiklah kali begitu" ucap Li Feng sambil tersenyum santai
"eh.." ucap Linus dengan bingung
namun ia tidak lagi mempermasalahkan itu lebih jauh lagi
"kalau begitu saya permisi dulu untuk memanggil xuer kesini" ucap Linus sambil pergi
setelah melihat Linus pergi Li Feng kemudian mengalihkan pandangannya ke arah salah satu pasukan bayangan tersebut
"kamu bisa memberi tahu aku nama kamu bukan sekarang?" tanya Li Feng dengan tegas
"ha anda terlalu pintar yang mulia pangeran" ucap orang itu dengan menghela nafas
"baiklah saya adalah Leoni salah satu komandan pasukan bayangan dibawah perintah langsung yang mulia raja"
"baiklah Leoni kamu kembalilah ke ayah dan bilang bahwa sepulang aku dari sini aku akan melakukan perekrutan prajurit masal" ucap Li Feng dengan serius
"apa ini untuk berperang dengan dua kekuatan besar itu?" tanya Leoni dengan menelan ludah
"iya tentu saja jika ada yang berani mengganggu orang terdekat aku maka hidup mereka harus hancur" jawab Li Feng dengan marah
"baiklah yang mulia pangeran"
kemudian leoni menghilang seperti bayangan tanpa terdeteksi apapun
"memang seperti gelarnya" ucap Li Feng sambil memuji
__ADS_1
Thor: jika ada kesalahan dalam penempatan huruf, kata, maupun tanda baca silahkan dikolom kementar nanti akan Thor usahakan perbaiki😄
TERIMA KASIH