
sudah dua hari orang-orang didalam lubang memulai pertempuran
banyak yang mati bahkan sekarat disana termasuk para putri, pangeran, bangsawan, pedagang, pemimpin klan, bahkan pemimpin sekte
dikarenakan berebut benda-benda harta sangat berharga tersebut
juga tidak terkecuali dengan orang-orang yang memakai pakaian pelindung dari harta tersebut termasuk dengan wanita itu yang pertama memakainya tersebut
"tuan putri kita sudah mendapatkan pedangnya sekarang kita hanya perlu keluar dari sini untuk menyelesaikan tugas" ucap pria tua itu dengan gadis muda disampingnya
mereka sekarang berlari menyelamatkan harta yang sudah didapat oleh mereka
untuk mendapatkan harta tersebut bayaran yang mereka berikan tidak main-main
dari sekian banyak orang yang ikut dengan mereka sekarang hanya tersisa mereka berdua saja
"tentu saja kita harus bertahan apapun yang terjadi" ucap putri sambil menggigit bibirnya
ia adalah putri dari kerajaan Qing namun sekarang disini dirinya tidak lebih hanyalah mangsa untuk diburu
sementara itu pangeran Feng musuhnya telah berhasil mendapatkan busur dan melarikan diri terlebih dahulu
ia sebelum ini tidak pernah menyangka bahwa misinya akan sesulit ini
"tuan putri kita akan sampai ditempat yang tidak diketahui oleh orang-orang yang berada di tepi luar lubang"ucap kakek itu denga. senang
didepan mereka sekarang adalah tebing setinggi 20 meter
dan diatasnya adalah kosong karena jalan ini sudah mereka atur sebelumnya
mereka lalu menapak tebing tersebut dengan berlari sangat cepat
dan benar saja saat mereka sudah keluar dari lubang tidak ada siapapun disana
"baiklah mereka tidak menyadari kehadiran kita ini kesempatan sekarang tuan putri" ucap kakek tua itu dengan senang
"hmm..." putri tersebut hanya mengangguk setuju dengan heran
orang sekuat mereka pasti menyadari kehadiran mereka
dan mereka hanya berdua saja pasti akan lebih muda untuk direbut
namun terlepas dari segala keuntungan mereka semua sebenarnya tidak menghadang maupun mengejar mereka berdua
__ADS_1
"ada yang tidak beres disini..." pikir putri dengan cemas
memang seperti yang diduga putri Qin mereka semua menyadari kehadirannya
namun mereka tidak menyerang dikarenakan mereka ingin meloloskan dia harta dari sana dengan menyebarkan keluar
sebelum ini pangeran Feng juga mendapatkan hal yang sama
dan putri beruntung menjadi yang kedua dan terakhir diberi kesempatan
jika ada lagi yang keluar dari lubang maka mereka akan langsung menghabisinya
orang-orang itu juga heran dengan keputusan yang diambil oleh pemimpin mereka
namun mereka semua tidak berani menanyakan keputusan tersebut
di atas salah satu gunung
sekarang Li Feng mengamati dari atas gunung dengan seksama
sementara xuer sudah tidak mengamati lagi karena tidak berminat
setelah satu hari xuer mengamati Li Feng sadar bahwa pengalaman xuer tidak dibutuhkan lagi
karena sebelumnya setelah ia selesai mengamati, dirinya menanyakan xuer satu persatu pertanyaan
sekarang xuer hanya duduk sambil menikmati secangkir teh yang Li Feng sajikan
"apa Li Feng-gege menyuruh xuer mengamati kotoran debu?" ucap xuer dengan sedih sambil menunjukkan wajah memelas
"ugh..."
saat Li Feng melihat wajah xuer seperti itu lagi ia hanya tidak berdaya
sebelum ini setelah Li Feng menanyakan hal-hal tertentu ke xuer kemarin
xuer menyimpulkan sesuatu bahwa orang-orang disana yang ia anggap serangga sebelumnya terlalu besar dan kuat
jadi ia menyimpulkan kembali bahwa mereka hanyalah seorang kotoran debu yang tidak berguna
saat ia memberitahukan isi kepalanya tentang kesimpulan tersebut ke Li Feng
seketika Li Feng pada saat itu membeku dan hanya memikirkan satu hal
__ADS_1
apa aku membesarkan seorang putri raja iblis? pikir Li Feng sambil membeku pada saat itu
"baiklah kalua begitu padahal ini menarik loh" ucap Li Feng sambil mengamati putri Qin yang sedang lari
xuer menyadari apa yang dibicarakan dan diamati oleh Li Feng
"Li Feng-gege apa kamu tertarik pada gadis itu?" tanya xuer dengan kesal dan cemburu
"aku tidak terlalu tertarik sih..." ucap Li Feng sambil menggaruk pipinya yang tidak gatal dengan jari telunjuk
xuer lalu mengalihkan pandangannya ke arah putri Qi yang bersama kakeknya yang sednag lari
"kalau Li Feng-gege tidak tertarik pada gadis itu lebih baik aku musnahkan saja mereka dari sini hehehe...." ucap xuer sambil tersenyum mengerikan
Li Feng yang melihat tingkah xuer segera memeluk xuer dengan hangat dan lembut
"tidak apa-apa biarkan mereka lari dirinya juga tidak bisa menggantikan xuer milik aku
jadi jangan menunjukkan wajah mengerikan itu lagi jika tidak perlu" ucap Li Feng dengan lembut
xuer kemudian meredakan perasaan cemburu dan kesalahannya
"baiklah Li Feng-gege..." ucap xuer dengan tersenyum sambil memeluk erat Li Feng
"ini baru xuer yang aku kenal" ucap Li Feng dengan tenang
dirinya merasa xuer menanggung terlalu banyak beban saat dirinya tidak bisa menggunakan kekuatan energi disini
dan bahwa merasa xuer seperti pengawal pribadinya bukan istrinya
itu mungkin membuat xuer sedikit emosional dan tidak ingin Li Feng meninggalkannya demi gadis lain
tentu saja hal tersebut hanya ada dipikiran xuer
sementara didalam hati Li Feng dirinya hanya mencintai 2 wanita saja selama ini
baik dikehidupan sebelumnya maupun kehidupan kini
......
Thor: maaf baru sedikit dan jika ada penyusunan kata, huruf, ataupun tanda baca ada yang salah silahkan komentar πππ
dan juga jika ada yang kurang dicerita novel ini silahkan komentar juga nanti Thor akan berusaha perbaiki lagiπππ₯°
__ADS_1
terus dukung novel ini dengan like, share, vote, komen, dan rating π 5
TERIMA KASIH