
"aku?.... aku adalah penguasa atau bisa dibilang oleh kalian ratu dari istana es" ucap wanita itu dengan bangga
"aku tanya nama kamu bukan berasal dari mana kamu" ucap Li Feng dengan wajah datar seakan tidak peduli dengan asal wanita tersebut
"kauuu!.... haa baiklah nama aku adalah bing xueli" ucap wanita itu dengan menahan amarahnya
"oh begitu jadi ada urusan apa kamu kemari?" tanya li Feng dengan wajah datar lagi
"aku tidak ada urusan dengan kamu tapi dengan istri kamu hpmh..." ucap Bing xueli dengan marah sambil pergi menuju tempat xuer berada
Li Feng hanya menghela nafas melihat tingkah bing xueli seperti anak-anak tersebut
ia tidak terlalu merespon perkataan Bing xueli karena ingin melihat tingkah dan prilaku penguasa istana es tersebut
ketua klan dewa waktu dan ketua klan dewa ruang juga sepikiran dengan Li Feng
tetapi mereka berpikir juga bahwa kecerdasan dan bakat Li Feng tidak seperti anak seusianya
Li Feng kemudian mengalihkan pandangannya kembali ke arah ketua klan dewa waktu dan ketua klan dewa ruang
"jadi siapa nama kalian berdua?"
"saya adalah gu shiming ketua klan dewa waktu" ucap gu shiming sambil mengenalkan dirinya dengan sopan
"saya adalah Li Chiu ketua klan dewa ruang" ucap Li Chiu sambil mengenalkan dirinya dengan sopan
"baiklah aku Li Feng, jadi untuk sekarang kedua klan kalian akan melayani aku?" tanya li Feng memastikan
"anda bisa percaya bahwa kami tidak akan mengkhianati kepercayaan anda" ucap Liu Chiu dengan tegas
"baiklah kalau begitu untuk sekarang aku percaya kepada kalian" ucap Li Feng dengan santai
tentu saja saat ini kepercayaan dirinya pada kedua klan tersebut belumlah mencapai 30%
__ADS_1
walaupun kedua ketua klan tersebut telah bersumpah untuk setia padanya
namun tetap saja terlepas dari dunia apapun pasti ada mata-mata dan penghianat disana
Li Feng kemudian mengendalikan element bumi miliknya untuk membentuk beberapa kursi dan sebuah meja
tidak lupa juga ia membentuk tengko teh dan cangkirnya
lalu dirinya mengalihkan kekuatan element dari bumi ke tumbuhan
dan membentuk daun teh berkualitas di dalam tengko
kemudian ia mengalihkan lagi dengan menggunakan campuran element air dan api
untuk membuat air panas didalam teko dan mengambil gula yang telah ia siapkan sebelumnya
semua itu dengan sangat cepat terjadi di depan gu shiming dan Li Chiu
sementara kakek yang berada di samping Li Feng bahkan belum sempat bereaksi
pengendalian Li Feng akan Qi miliknya sangat sempurna bahkan bisa menciptakan sesuatu dari kehampaan menurut mereka bertiga
Li Feng kemudian melihat keterkejutan dari tiga orang disana dari hal yang ia lakukan
"silahkan duduk dan nikmati teh nya" ucap Li Feng sambil menawarkan teh yang ia sajikan menggunakan energi sihir
saat Li Feng menawarkan teh yang ia suguhi barulah mereka bertiga terlepas dari keterkejutannya
"terima kasih atas keramahan anda tuan muda" ucap gu shiming dan Li Chiu seraca bersamaan
"maaf tuan muda harusnya saya yang menyuguhkan teh untuk anda" ucap kakek itu dengan menyesal
"tidak apa-apa, dan juga kamu belum memberi tahu nama kamu kakek?" tanya Li Feng dengan tersenyum
__ADS_1
"ah maafkan atas ketidak sopanan saya tuan muda, nama saya adalah jishu" ucap jishu dengan menyesal ke Li Feng
"tidak apa-apa, sekarang ayo semuanya duduk dan membahas beberapa hal sampai pembantaian
di lubang dan sekitarnya telah habis" ucap Li Feng dengan santai
saat Li Feng mengatakan hal tersebut mereka bertiga bisa menebak apa yang terjadi disana dan siapa dibalik semua itu
"kalian tampaknya telah menebaknya dan kuharap kalian bisa menjaga ini selamanya bahkan jika kalian bereinkarnasi" ucap Li Feng sambil tersenyum mengerikan
"baik tuan muda" ucap mereka bertiga bersamaan dengan sedikit merinding
anak yang belum mencapai umur 5 tahun bisa merencanakan hal keji dan kejam tersebut tidaklah terbayangkan oleh mereka
"anu... kalau saya boleh tahu apakah benar umur anda sekarang 4 tahun?" tanya Li Chiu dengan penasaran
"iya tentang itu tentu saja dan jika kamu menambahkan hal yang lain mungkin aku lebih tua dari kakek buyut mu" jawab Li Feng dengan santai sambil tersenyum
Li Chiu marah akan perkataan Li Feng namun ia menahan amarah miliknya
sementara gu shiming hanya menghela nafas melihat tingkah kedua anak kecil tersebut
gu shiming lalu maju dengan sedikit takut dan hati-hati
"tuan muda apakah anda ingin memperbaiki kekuatan anda?" ucap gu shiming dengan pelan dan hati-hati
"apakah ada caranya?" tanya Li Feng cukup tertarik
melihat Li Feng cukup tertarik akan hal tersebut membuat gu shiming tersenyum
"tentu saja saya dan nona muda Li Chiu tahu akan cara mengobatinya dari buku yang ditinggalkan oleh dewa kami
dan kami telah mendapatkan obat tersebut dari dulu, namun setahun yang lalu istana es mencuri ramuan obat tersebut" ucap gu shiming mencoba menjelaskan ke Li Feng
__ADS_1
"apa?, istana es!!!" ucap Li Feng dengan sedikit kesal