
sekarang emosi Li Feng menjadi sangat kesal dan marah atas tindakan menjijikkan pangeran Feng serta pria bertopeng tersebut
"hahaha... giliran kami memangnya kamu bisa?.... bahkan untuk selamat dari sini saja aku tidak percaya" ucap pangeran Feng dengan mengejek
"kalian semua keluarlah!" teriak pangeran Feng
seketika muncul beberapa orang yang memakai masker layaknya assassin muncul disana
"mereka adalah pasukan pembunuh khusus dipimpin langsung oleh yang mulia raja dimana bahkan dewa sekalipun akan kalah
jadi mana mungkin mereka kalah dari orang tidak dikenal seperti kamu apa kamu sekarang takut bocah?... hahaha..." ucap dan tawa pangeran Feng mengejek Li Feng
namun jika ia berpikiran Li Feng takut maka ia akan salah besar
Li Feng bukannya takut malah tersenyum mendengar ucapan dari pangeran feng
pangeran Feng yang melihat senyum Li Feng seperti mengejek dirinya
oleh karena itu saat ini ia sangatlah marah dan kesal dengan Li Feng
"kalian semua aku perintahkan serang bocah kurang ajar itu!" teriak pangeran Feng memerintahkan orang-orang bermasker hitam tersebut
mereka tidak baca bicara dan langsung menuruti perintah dari pangeran Feng
mereka juga saat ini tentu sangat marah dengan melihat perlakuan pangeran Feng tadi
namun mereka tidak bisa melawan perintah pangeran Feng sejak raja mengatakan bahwa ia akan memimpin misi kali ini
saat orang-orang menyerang Li Feng secara bersamaan tinggal sedikit lagi menyentuhnya
badan mereka semua langsung tercabik-cabik tanpa sebab
"mana mungkin..." ucap pangeran Feng dan orang bertopeng tidak percaya
__ADS_1
pasukan khusus kerajaan feng yang bahkan bisa mengalahkan dewa bisa terbunuh dengan mudah dan sangat cepat
apalagi dengan bocah yang belum berusia 10 tahun di depan mereka saat ini
"dasar monster.... kamu sebenarnya siapa?.... bahkan bisa membunuh pasukan yang bisa mengalahkan dewa" ucap pangeran Feng dengan takut dan tidak percaya
"pasukan mengalahkan dewa?.... hahaha...." ucap Li Feng dengan tertawa mendengar bahwa pasukan lemah tersebut bisa mengalahkan dewa
"kenapa.....?" tanya pangeran Feng dengan heran
"yah mungkin orang lemah di dunia ini kalian anggap dewa yah" ucap Li feng dengan menebak
"orang.... lemah....?" ucap pangeran Feng dan orang bertopeng tersebut dengan heran
jika pasukan khusus kerajaan Feng dan dewa di dunia ini ia anggap lemah maka siapa yang kuat sebenarnya?
"yah kalian tidak perlu mengerti akan hal itu lagi karena akan mati" ucap Li Feng dengan dingin
ia lalu menebas pangeran Feng dan orang bertopeng itu dengan bersamaan menggunakan tangan dari jarak jauh
"apa kalian tidak apa-apa?" tanya Li Feng dengan tersenyum lembut dan hangat
"iya aku tidak apa-apa" ucap putri kedua negara Qin dengan masih ketakutan
ia merasa harus mengikuti pria didepannya pada saat ini
dan ia tidak tahu kenapa ada rasa hangat yang pernah ia lupakan didalam hatinya pada saat ini saat melihat Li Feng
putri kedua kerajaan Qin itu lalu berdiri dan menepuk debu di bajunya
"aku adalah putri kedua kerajaan Qin bernama Qin lishui senang bertemu dengan anda" ucap lishui sambil sedikit membungkuk dengan elegan
"aku adalah Li Feng senang bertemu dengan kamu juga" ucap Li Feng sambil tersenyum lembut dan hangat
__ADS_1
"oh ya ini adalah kakak pertama saya Qin xiaxia putri pertama kerajaan Qin" ucap lishui sambil mengenalkan kakaknya yang masih memiliki tatapan kosong
"baiklah disini kurang aman jadi aku akan mengantar kalian ke tempat lain" ucap Li Feng sambil memegang pinggang lishui dan xiaxia
saat Li Feng memegang pinggang nya lishui menjadi sedikit malu dengan itu
sementara xiaxia masih memiliki tatapan kosong dan takut dimatanya saat ia disentuh oleh Li Feng di pinggangnya
walau begitu Li Feng tetap memegang pinggang mereka karena ingin mempercepat perjalanan
ia lalu mengerahkan kekuatan di kaki miliknya dan tanah dibawahnya pun hancur
ia lalu melompat tinggi dan membuat kedua saudara itu menutup mata mereka karena takut ketinggian
Li Feng kemudian saat di udara menendang angin dan mereka melesat menuju gunung tempat xuer berada
sesampainya Li Feng di gunung sama seperti ia mendarat sebelumnya
gumpalan debu menyelimuti sekitarnya dan tanah retak dibawah kaki Li Feng
saat gumpalan debu menghilang perlahan Li Feng bisa melihat xuer sedang mengobrol dengan kakek yang ia bicara dua hari yang lalu
"akhirnya kamu kembali juga" ucap kakek itu dengan senang saat ia melihat Li Feng kembali
"kalau boleh tahu ada apa kakek kesini?" tanya Li Feng dengan penasaran
"oh itu karena perintah ketua klan saya" jawab kakek itu sambil tersenyum ke arah Li Feng
"xuer bisaka kamu urus mereka berdua dulu" ucap Li Feng sambil tersenyum hangat ke arah xuer
"baiklah Li Feng-gege" jawab xuer dengan tersenyum balik ke Li Feng
ia lalu membawa kedua putri kerajaan Qin itu untuk menjauh dari tempat Li Feng sekarang
__ADS_1
"baiklah jadi apa maksud ketua klan kamu mengirim kamu kesini?" tanya Li Feng dengan waspada