
"kamu bisa membaca pikiran aku?" tanya Li Feng dengan waspada
"hoamm... tentu saja itu mudah aku adalah master roh" ucap pria itu dengan malas
"master roh?' tanya Li Feng bingung
"hei pemalas nanti saja kita bicarakan itu di kerajaan kecil ini mana mungkin ada yang mengenal master roh" ucap kurcaci itu dengan jengkel
"kerajaan kecil?..."
"benar kerajaan kecil, apa kamu tidak tahu bahwa kerajaan ini termasuk kecil di dunia ini?
apa yang diajarkan orang tua kamu sih?"
mendengar ucapan kurcaci itu xuer geram dan hendak menyerangnya namun ia masih digenggam erat tangannya oleh Li Feng
"apa tujuan kalian kesini?" tanya Li Feng dengan hati-hati
"kami kesini hanya untuk gadis itu jika kamu memberi kami dia akan kami biarkan kamu pergi" ucap pria pemalas tersebut
"hei hei bukankah yang mulia paus sudah memberi perintah bahwa yang ikut bersama anak perempuan itu juga dibawa?" tanya pria yang seperti bangsawan tersebut
"itu kan perintah tuan paus kamu bukan kami, aku hanya menjalankan perintah dari guru saja"
"kamu...." saat pria seperti bangsawan itu hendak menarik pedang di pinggangnya
ia dihentikan oleh si kurcaci dengan sigap sambil menatap pria tersebut
"kenapa kamu menghentikan aku?" tanya pria itu
"kamu tidak lihat?
pemalas itu siap menebas leher kamu saat sudah mencabut pedang" jawab kurcaci
pria bangsawan itu baru sadar dan terkejut dengan hal tersebut
sementara Li Feng bahkan belum bereaksi apapun dengan yang baru saja terjadi
"terlalu cepat!" pikir Li Feng dengan keringat dingin
pria pemalas itu tersenyum mengerikan sambil menyarungkan kembali pedangnya
"jadi bagaimana penawaran aku tadi nak?"
__ADS_1
"Li feng-Gege..." ucap xuer dengan menggigil
ketakutan
"tenang saja xuer tutup mata kamu nanti saat bangun semua sudah berakhir" ucap Li Feng sambil menutup mata xuer menggunakan tangan kanannya
seketika xuer tidak sadarkan diri dan tertidur di pelukan Li Feng
"nak keputusan yang bijaksana" ucap pria pemalas itu dengan tersenyum sambil mengulurkan tangannya
"siapa yang bilang bahwa aku akan menyerahkan xuer pada kalian?" tanya Li Feng dengan tegas
seketika empat orang tersebut mundur saat Li Feng bertanya
mereka mundur bukan karena suara tegas Li Feng melainkan auranya yang berubah
"nak sebaiknya kamu menyerahkan anak perempuan itu sebentar lagi dua kelompok kami akan tiba disini" ucap pria pemalas tersebut
"maaf aku sudah berjanji dan walau aku tidak berjanji sekalipun aku tidak akan menyerahkan xuer pada kalian" ucap Li Feng penuh tekad
"baiklah kalau ini keinginan kamu"
setelah pria pemalas itu berbicara muncul enam orang lagi dari dua arah berbeda
"ini semua salah kamu karena tidak menuruti kata kami untuk menyerahkan anak perempuan itu" ucap pria pemalas itu dengan tersenyum
"kalian berenam serang mereka bersamaan"
"cih... dia memerintah kita"
"apa boleh buat posisi dirinya di asosiasi lebih tinggi dari kita"
"nak salahkan dirimu karena kurang beruntung"
keenam orang yang baru tiba itu menyerang Li Feng secara bersamaan
"10.000 pedang origin menyatu" ucap Li Feng dengan lantang
seketika muncul pedang yang sangat banyak melayang di atas Li Feng dan sekitarnya
"formasi raja pedang tingkat fana"
setelah Li Feng mengucapkan jurusnya pedang-pedang itu membentuk formasi aneh di sekitar Li Feng
__ADS_1
"sword slayh"
"water slash"
"amukan badak"
"pelindung suci"
....
satu demi satu serangan keenam orang itu lancarkan ke arah Li Feng
namun saat serangan itu akan mendekati Li Feng 20 meter serangan itu ditangkis semua oleh pedang
"langkah kaki pedang bayangan cahaya"
seketika Li Feng menghilang dari tempat itu namun yang lebih mengejutkan lagi
pedang disekitar Li feng tadi melesat ke arah keenam orang itu dengan sangat cepat hingga merenggut nyawa mereka
keempat orang yang tidak menyerang Li Feng masih selamat terkejut akan hal itu
"ba... gai... mana mungkin!" ucap orang pemalas itu dengan tidak percaya
bukan hanya ia gagal bereaksi bahkan ia tidak bisa membaca pikiran Li Feng sebelum menyerang keenam orang tersebut
"bagaimana haruskah kita kejar?" ucap assassin
"tidak perlu mereka berenam adalah tingkat kematian dan kehidupan namun terbunuh begitu saja" ucap pria pemalas tersebut
"lalu kita harus bagaiman?" ucap kurcaci
"untuk sementara kita akan adukan hal ini kepada atasan dan meminta mereka mengirim tingkat saint"
"apa kamu bercanda!" teriak orang yang tampak bangsawan tersebut dengan geram
"tentu saja tidak, dan kamu lebih baik jangan teriak lagi dihadapan aku"
"kamu...."
"sudahlah ayo kita pergi melaporkan masing-masing"
"hmph..."
__ADS_1
keempat orang itu lalu menghilang dan pergi dari sana dengan secepatnya