
shou huo sekarang sangat kelelahan di alam spritual miliknya setelah membantu Li Feng menembus 2 tingkatan
"haa.... kayaknya hanya segini yang aku bisa sebagai sisa energi jiwa spiritual" ucap shou huo sambil menghela nafas panjang
ia sekarang hanyalah energi jiwa yang transparan karena membantu Li Feng menaikkan 2 tingkatan langsung
serta energi yang ada pada jiwanya perlahan memudar
"cuma sampai sini kah aku hidup sebagai jiwa spritual haaa..... ya sudah aku hanyalah peninggalan dirinya sebelum ia pergi" ucap shou huo dengan tersenyum
walau tahu ia akan musnah namun dirinya hanyalah sisa energi spritual yang ditinggalkan
meskipun ia sekarang sudah memiliki perasaan namun semua itu percuma
ia hanya lega sekarang sebelum pergi dirinya sudah membantu seseorang demi kebaikan
jiwa shou huo perlahan menghilang begitu juga dengan alam spritual dewa miliknya
"nak aku harap guru dan diriku yang asli tidak salah memilih kamu sebagai pewaris dewa ruang dan waktu selanjutnya
dan kuharap kamu tidak bertemu dengan mereka sebelum menembus tingkat tertinggi..." sebelum shou huo selesai bicara jiwa spritual dan alamnya menghilang dalam sekejap
"alam orang pemalas itu sudah hilang?" dewa api
"mungkinkah hou kecil telah mati?" Dewi air
"hahaha.... dewa sialan itu akhirnya mati juga" dewa iblis
"dengan begini ras aku bisa menyeberang dimensi tanpa khawatir apapun lagi" dewa binatang iblis
menghilangnya alam spritual dewa ruang dan waktu membuat seisi alam dewa lainnya terguncang
dan membuat beberapa perubahan besar pada alam tertinggi
namun Li Feng penyebab sekaligus pewaris dewa ruang dan waktu tidak mengetahui semua itu dan masih belum sadarkan diri sampai sekarang
1 Minggu kemudian
"kenapa Li feng-Gege tidak sadarkan diri padahal ini sudah seminggu?" tanya xuer dengan sedih
"nona tenang saja tuan muda pasti akan baik-baik saja" ucap lie shi sambil tersenyum
"kenapa kamu selalu memanggil Li feng-Gege tuan muda?" tanya xuer heran
"bukannya sudah saya jawab selama seminggu ini terus?
__ADS_1
saya memanggil dia tuan muda karena dirinya adalah pewaris dewa ruang dan waktu
dimana dirinya juga bisa mengontrol ruang dan waktu sesuka hati termasuk seluruh portal di Dunia" ucap lie shi dengan menjelaskan
"aku tidak mengerti" gerutu xuer dengan kesal
"anda masih muda jadi pantas anda tidak mengetahuinya" ucap lie shi sambil tersenyum
"tapi katamu selama seminggu ini Li feng-Gege pasti akan langsung paham ia lebih muda 2 tahun dariku bagaimana caranya?"
"dirinya memang lebih muda dari anda namun umur sebenarnya bahkan lebih tua dari dunia ini" ucap lie shi tersenyum
"???" xuer sama sekali tidak mengerti perkataan dari lie shi
namun saat mereka bicara Li Feng perlahan membuka matanya
"uukhh... dimana ini?" tanya Li Feng dengan bingung
"Li feng-Gege!..." teriak xuer sambil menangis dan memeluk Li Feng
"tenang saja aku tidak apa-apa" ucap Li Feng sambil mengelus rambut xuer dengan lembut
"tapi...." ucap xuer sedih
"aku tidak akan mati hanya karena itu" ucap Li Feng tersenyum
"ehh..." li Feng yang melihat sikap xuer tidak tahu lagi harus berbuat apa
"ehemm.... anda terlalu memanjakan nona dan itu tidak terlalu baik tuan muda" ucap lie shi sambil batuk ringan
Li Feng hanya tersenyum canggung mendengar lie shi sementara xuer tidak mempedulikannya
"jadi kita sekarang berada dimana?" tanya Li Feng lagi sambil mengalihkan pembicaraan
"kita sekarang berada di rumah perawatan didalam pelindung portal"
"jadi begitu.... pantas saja energi disini cukup besar" ucap Li Feng sedikit memuji
"yah ini karena bantuan dari sisa energi saat anda menerobos dan juga sebagai kompensasi atas ganti rugi anda" ucap lie shi tersenyum seram saat mengingat kejadian itu kembali
"ganti rugi?" tanya Li Feng bingung
"benar ganti rugi hehehe... silahkan anda ikut saya keluar sebentar"
"baiklah"
__ADS_1
lie shi membawa Li Feng ketempat ia menerobos tadi
"ini....!" saat Li Feng sampai disana ia terkejut dengan pemandangan nya
tempat dimana ia melaksanakan pernikahan serta beberapa tanah dan bangunan lenyap disana
dirinya merasa memiliki pirasat buruk tentang ini dan ia mengeluarkan keringat dingin
"etto... kami ada sesuatu yang penting harus diurus jadi kami akan pergi dulu" ucap Li Feng sambil tersenyum canggung
ia lalu membawa xuer dipelukannya dan akan bergegas pergi namun tangan lie shi memegang bahu Li Feng
"anda mau pergi kemana tuan muda?
tempat ini sekarang milik anda dan anda hanya perlu membayar beberapa harga saja" ucap lie shi tersenyum mengerikan
"etto... kalau boleh tahu berapa yang harus aku bayar yah?" ucap Li Feng sambil menggaruk pipinya menggunakan jari
"tak banyak sekitar 100 triliun koin emas saja" ucap lie shi sambil mengambil dokumen dan pena
"ini tuan...." saat lie shi ingin menyerahkan dokumen dan pena untuk ditandatangani Li Feng dan xuer telah menghilang
......
"apa ini semua barang kamu xuer?" tanya Li Feng memastikan
"hmmm...." angguk xuer
"baiklah ayo pergi" ucap Li Feng sambil memeluk xuer dan membawa semua barang di ruangan menggunakan cincin penyimpanan yang ada disana
ia lalu berlari sekuat tenaga sambil membawa xuer dalam pelukannya dan menuju ke arah pintu portal
saat ia merasa cukup aman karena tersisa 10 meter dari pintu portal
"anak kurang ajar kembali kesini!" teriak lie shi dengan keras
"maaf tuan aku belum bisa membeli portal ini dan semuanya nanti jika aku punya uang akan aku beli!" teriak Li Feng membalas dengan suara keras
lie shi melihat Li Feng dan xuer mau melangkah masuk ke dalam portal
"jangan tempat itu berbahaya bahkan bagi para tuhan kuno!" teriak lie shi dengan keras memperingati
namun semua itu telah terlambat portal terlanjur sudah menyedot Li Feng dan xuer masuk
"eh... eeeeehh...!" teriak Li Feng saat ia masuk dengan paksa
__ADS_1
"syuuuut..." saat Li Feng dan xuer masuk portal telah tertutup dan membuat lie shi tidak bisa mengejar mereka
"huhh... aku terlambat semoga mereka baik-baik saja disana dan semoga bisa sejalan dengan yang dituliskan di buku dewa ruang dan waktu" lie shi berharap